Kisah Kakak Beradik Penjual Serabi Berpenghasilan Rp10 Ribu Ketiban Rejeki, Menangis Tak Bisa Menghitung

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 26 Oktober 2021 14:00
Kisah Kakak Beradik Penjual Serabi Berpenghasilan Rp10 Ribu Ketiban Rejeki, Menangis Tak Bisa Menghitung
Dua bocah di bawah umur jualan serabi, dapat rejeki nomplok dari politikus Dedi Mulyadi.

Dream - Kisah haru datang dari kakak-adik penjual serabi. Demi membantu sang ibu, keduanya rela berjualan serabi di usia sangat belia.

Keduanya bahkan mengaku sama sekali tidak berani mengambil keuntungan. Semua hasil jualannya diserahkan kepada sang ibu.

Kisah mengharukan ini dibagikan Dedy Mulyadi melalui akun Instagram @dedimulyadi71. Dia berpapasan dengan dua anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor. Kemudian ia mencegat dan menanyainya.

Penasaran seperti apa lanjutan kisahnya? Simak selengkapnya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Kakak-Adik Jualan Serabi

Ilustrasi© Instagram/@dedimulyadi71

Dedi Mulyadi saat itu sedang berjalan-jalan pagi. Tak sengaja ia berpapasan dengan dua anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor.

" Saat berjalan pagi saya berpapasan dengan anak di bawah umur yang mengendarai motor dengan cara boncengan," tulisnya menyertai unggahan.

Anak di bawah umur mengendarai motor adalah suatu pelanggaran, apalagi jika berboncengan yang mana sama-sama masih anak-anak. Karena hal itulah pemilik akun itu pun mencegatnya.

" Saya cegat mereka sambil membercandai bahwa mereka melanggar peraturan," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Menangis Tak Bisa Berhitung

Ilustrasi© Instagram/@dedimulyadi71

Setelah ditanya-tanya, rupanya kedua anak itu adalah kakak beradik yang sedang berjualan serabi. Pemilik akun lantas mengetes kedua anak itu untuk mengetahui apakah mereka bisa berhitung ataukah tidak.

Namun rupanya sang kakak pun belum pandai berhitung. Bahkan keduanya dibercandai akan dibawa dagangannya jika tak bisa berhitung. Mendengar hal tersebut kedua anak itu pun lantas menangis.

" Ternyata keduanya adalah adik kakak yang sedang berjualan surabi. Kakaknya sangat sulit berhitung. Saya bercandain lagi, kata saya, jika tidak bisa berhitung, maka dagangannya saya bawa. Akhirnya adik kakak itu pun menangis," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Ketiban Rejeki Nomplok

Kerja keras kakak adik itu pun perlu diacungi jempol. Keuntungannya berjualan serabi hanya Rp10 ribu. Semuanya diberikan kepada sang ibu dan mereka tak sedikitpun mengambilnya.

" Saya mengagumi kerja keras kedua adik kakak ini. Keuntungan dari hasil berjualan surabi adalah Rp10 ribu. Semua diberikan kepada sang ibu. Sedikitpun mereka tidak mengambilnya," lanjutnya.

Melihat kerja keras dari kedua anak tersebut, pemilik akun pun menitipkan modal berjualan kepada mereka. Namun rupanya mereka hanya bisa berhitung sampai Rp900 ribu, belum sampai hitungan jutaan.

" Akan tetapi kemampuan berhitung angkanya hanya sampai Rp900 ribu saja, belum mengenal angka Rp1 juta. Sang adik menyebut 10 seratus sampai 21 seratus," ucap pemilik akun.

Beri Komentar