Kabut Asap
Dream - Korban bencana kabut asap di Pulau Sumatera dan Kalimantan terus bertambah. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, 10 orang meninggal dunia di Sumatera dan Kalimantan, baik dampak langsung dan tidak langsung.
" Dampak langsung adalah korban yang meninggal saat memadamkan api lalu ikut terbakar, sedangkan tidak langsung adalah korban yang sakit akibat asap, atau sebelumnya sudah punya riwayat sakit lalu adanya asap memperparah sakitnya," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Sabtu, 24 Oktober 2015.
Menurut data BNPB di enam provinsi sejak 1 Juli hingga 23 Oktober 2015 bencana kabut asap di dua pulau itu telah menyebabkan 503.874 orang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Meski demikian, Purwo mengatakan, kemungkinan jumlah penderita ISPA lebih dari itu.
" Sebab sebagian masyarakat yang sakit tidak berobat ke Puskesmas atau rumah sakit, sehingga tidak tercatat," jelasnya.
Sebaran asap di Sumatera dan Kalimantan itu hingga kini masih meluas. Bahkan, kabut asap telah menyebabkan kualitas udara menurun di Filipina, Malaysia dan Singapura. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan jika pantauan satelit Himawari menunjukkan asap tipis-sedang menutup Laut Jawa dan sebagian Jakarta tersapu asap tipis.