Manfaat Perkembangbiakan Hewan Secara Ovipar dan Vivipar, Lengkap dengan Pengertiannya

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 14 Desember 2021 15:30
Manfaat Perkembangbiakan Hewan Secara Ovipar dan Vivipar, Lengkap dengan Pengertiannya
Berikut manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar.

Dream – Hewan merupakan salah satu makhluk hidup yang hidup di bumi selain manusia dan tumbuhan. Hewan ada yang hidup sebagai peliharaan manusia, ada pula yang hidup bebas di alam liar.

Salah satu ciri makhluk hidup seperti hewan adalah berkembangbiak agar jenisnya tidak punah. Selama ini proses perkembangbiakan hewan dilakukan dengan dua cara yaitu hewan yang berkembangbiak dengan cara generatif yaitu bertelur (ovipar), beranak (vivipara), bertelur dan beranak (ovovivipar).

Sementara di dunia tanaman, cara perkembangbiakan tumbuhan dilakukan secara vegetatif yaitu tunas, fragmentasi dan membelah diri.

Manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar, vivipar, dan ovovivipar tentu berbeda pula ya, Sahabat Dream.

Agar lebih jelasnya, kali ini Dream akan membahas tentang manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar lengkap dengan pengertian dan jenis-jenis perkembangbiakan hewan secara generatif dan vegetatif.

1 dari 4 halaman

Perkembangbiakan Generatif

Sebelum memasuki pembahasan manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar, alangkah baiknya kamu juga memahami jenis-jenis perkembangbiakan hewan itu sendiri. Sebab ada dua jenis perkembangbiakan hewan yang pelru diketahui, yaitu secara generatif dan vegetatif.

Dilansir dari Ruang Guru, perkembangbiakan generatif merupakan perkembangbiakan seksual yang terjadi jika sel kelamin jantan (spermatozoid) bertemu dengan sel kelamin betina (sel telur). Perkembangbiakan secara generatif dibagi menjadi tiga jenis, yaitu ovipar, vivipar, dan ovovivipar.

1. Ovipar atau Bertelur

Perkembangbiakan secara ovipar adalah jenis perkembangbiakan secara bertelur. Perkembangbiakan ini biasanya terjadi pada unggas dan reptil. Hewan berjenis ini akan melakukan pembuahan yang mana akan membentuk embrio.

Embrio yang dihasilkan akan tumbuh dan berkembang di dalam cangkang telur. Embrio mendapatkan makanan dari dalam telur yang akan dikeluarkan dari tubuh induknya. Ciri-ciri hewan ovipar yaitu tidak memiliki kelenjar susu dan tidak memiliki daun telinga. Contohnya adalah bebek, angsa, dan ayam.

2. Vivipar atau Melahirkan

Manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar memang perlu diketahui untuk mempermudah aktivitas sehari-hari dalam beternak atau lainnya. Selain hewan ovipar yang berkembangbiak dengan vertelur, ada pula hewan generatif lain yang berkembangbiak dengan cara melahirkan. 

Sel jantan dan sel betina akan bertemu hingga terjadilah pembuahan yang membentuk embrio. Embrio akan tumbuh di dalam rahim induk betina. Selama di dalam tubuh induk, embrio mendapatkan nutrisi dari makanan yang dimakan oleh induknya melalui plasenta. Ciri-ciri hewan vivipar yaitu memiliki kelenjar susu, memiliki daun telinga, dan tubuh dilindungi rambut. Contohnya antara lain: kucing, kambing, dan harimau.

3. Ovovivipar atau Bertelur dan Melahirkan

Ovovivipar adalah kombinasi perkembangbiakan ovipar dan vivipar. Pada hewan ovovivipar, setelah terjadi pembuahan, embrio yang dihasilkan akan tumbuh dan berkembang di dalam telur. Tapi telur pada hewan ovovivipar tidak akan dikeluarkan dari tubuh induknya, melainkan akan tetap berada di dalam tubuh induknya sampai menetas. Setelah menetas, barulah calon anak tersebut akan dilahirkan oleh sang induk.

Hewan yang berkembangbiak secara ovovivipar tidak sebanyak hewan yang berkembangbiak secara ovipar dan vivipar. Contohnya antara lain; platypus, kuda laut, beberapa spesies hiu, dan iguana.

2 dari 4 halaman

Perkembangbiakan Vegetatif

Ada satu jenis lagi perkembangbiakan hewan yang perlu kamu ketahui, yaitu perkembangbiakan vegetatif atau aseksual.

Perkembangbiakan vegetatif hanya terjadi pada hewan tingkat rendah, yaitu hewan yang tidak memiliki struktur tubuh sempurna. Hewan-hewan ini tidak memiliki tulang belakang (avertebrata) dan memiliki struktur anatomi yang lebih sederhana daripada hewan bertulang belakang (vertebrata). Ada tiga jenis perkembangbiakan vegetatif yaitu tunas, fragmentasi, dan membelah diri.

1. Tunas

Perkembangbiakan secara tunas dilaukan karena hewan memiliki tunas kecil pada tubuhnya yang akhirnya akan berpisah dengan induknya untuk membentuk individu baru. Contohnya antara lain hydra, porifera (bunga karang), dan coelenterata (ubur-ubur).

2. Fragmentasi

Kemudian, ada hewan yang berkembangbiak secara fragmentasi. Fragmentasi adalah cara hewan untuk berkembangbiak dengan memutus atau memotong tubuhnya menjadi dua bagian atau lebih. Lalu potongan-potongan tubuh itu akan tumbuh menjadi individu-individu baru. Contohnya yaitu cacing pipih atau planaria dan cacing pita.

3. Membelah Diri

Hewan bersel satu seperti amoeba akan berkembangbiak secara membelah diri. Ketika membelah diri, inti sel hewan akan membelah menjadi dua dan diikuti dengan pembelahan cairan dan juga dinding selnya. Lalu jadi dua individu yang baru. Membelah diri berbeda dengan fragmentasi. Sebab pada cara membelah diri, induk yang membelah jadi dua akan secara langsung menjadi individu lengkap.

3 dari 4 halaman

Manfaat Perkembangbiakan Hewan Secara Ovipar dan Vivipar

Ilustrasi© Freepik.com

Setelah mengetahui pengertian perkembangbiakan hewan di atas, selanjutnya kamu akan mengetahui manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar. Sebab kali ini Dream hanya akan fokus pada manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar. Sementara untuk manfaat perkembangbiakan hewan yang lain akan dibahas pada artikel lainnya.

Manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar, antara lain akan dipaparkan sebagai berikut:

  1. Pertama embrio hewan akan terlindungi dengan adanya cangkang pembungkus (cangkang telur). Cangkang ini akan melindungi salah satunya dari suhu lingkungan yang terlalu dingin atau panas.
  2. Manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar yang kedua adalah pada kulit telur terdapat amnion yang fungsinya adalah sebagai sumber protein.
  3. Selain itu kulit telur juga mengandung air yang berperan sebagai pelindung embrio dari goncangan dan benturan yang bisa terjadi.
  4. Kemudian di dalam kuning kulit telur dilengkapi dengan cadangan makanan bagi embrio. Sehingga kebutuhan nutrisi embrio tetap tercukupi dengan adanya kuning telur.
  5. Manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar selanjutnya adalah telur dapat ditempatkan di sarang yang telah dibangun oleh induk yang diharapkan bisa berperan untuk menyembunyikan dan melindungi dari predator, seperti telur penyu diletakkan di lubang pasir yang kemudian ditutup.
4 dari 4 halaman

Manfaat Perkembangbiakan Hewan Secara Ovipar dan Vivipar

Ilustrasi© Freepik.com

Selain manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar, ada pula manfaat dari adanya perkembangbiakan hewan secara vivipar, yaitu:

  1. Embrio terhindar dari serangan predator karena sang induk selalu membawanya kemana-mana saat perkembangan dan pertumbuhannya di dalam tubuh induk.
  2. Selain aman dari predator, manfaat perkembangbiakan hewan secara vivipar juga berkaitan dengan kebutuhan makanan karena ketika embrio berkembang, makanannya dapat terjamin oleh induknya.
  3. Selain manfaat di atas, manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar juga sebagai sumber ilmu yang mana menambah ilmu pengetahuan manusia.
  4. Dengan mempelajari manfaat perkembangbiakan hewan secara ovipar dan vivipar ini juga akan membantu agar bisa melestarikan hewan-hewan tersebut agar tidak terjadi kepunahan. 
  5. Secara tidak langsung juga mempelajari terkait lingkungan, suhu, iklim, dan faktor lainnya yang berpotensi untuk menghambat perkembangbiakan hewan-hewan tersebut.

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar