Mas Kawin Mahal, Warga UEA Pilih Pasangan Asing

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 11 Mei 2014 14:00
Mas Kawin Mahal, Warga UEA Pilih Pasangan Asing
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) resah karena banyak warganya yang menikah dengan orang asing.

Dream - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) resah karena banyaknya warga yang menikah dengan orang asing. Dari data statistik pada 2011, lebih dari 500 perempuan Uni Emirat Arab menikah dengan pria asing. Sementara lebih dari 2.000 pria di negara itu menikah dengan perempuan lain.

Oleh karena itu, pemerintah negara Islam kaya itu membuat kebijakan supaya penduduk mereka menikah dengan pasangan dari dalam negeri.

Lembaga Pernikahan di UEA akan melakukan kampanye besar-besaran supaya warga mereka menikah dengan pasangan dari dalam negeri. Kampanye itu digalakkan mulai tahun ini hingga 2016 mendatang.

" Lembaga akan melakukan penyuluhan terhadap orangtua di penjuru UEA untuk mengingatkan mereka atas dampak menikah dengan orang asing," kata Menteri Negara dan Ketua Lembaga Pernikahan UEA Salem Al Shamsi dikutip Dream dari Zawya, Sabtu 10 Mei 2014.

Dalam sebuah survei yang dilakukan beberapa waktu lalu diketahui mengapa para pria enggan menikah dengan perempuan lokal. Sebanyak 87 persen responden pria menyatakan mas kawin untuk menikahi perempuan lokal terlalu mahal.

" Ini tanggung jawab kami untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya keluarga yang utuh dan stabil di UEA," kata Al Shamsi.

" Oleh sebab itu dana itu akan memberikan memberikan pemahaman kepada orangtua terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat mahalnya pernikahan, yang menghambat pemuda Uni Emirat Arab memulai hidup baru," tambah dia.

Kampanye itu juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahagia dan stabilnya hidup, keuangan, dan penyelesaian masalah yang mudah jika menikah dengan sesama warga lokal.

Beri Komentar