Mewahnya Ultah Pangeran Tajir 'Generasi Milenial', Serba Wah!

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 19 April 2017 13:02
Mewahnya Ultah Pangeran Tajir 'Generasi Milenial', Serba Wah!
Acara ulang tahun Pengeran Tajir yang dimeriahkan dengan...

Dream - Kehidupan 'mewah' seorang anak muda bergelar Datuk menjadi sorotan warganet Malaysia. Video perayaan ulang tahunnya yang ke-21 menjadi viralnya di dunia maya. 

Nama pemuda itu Datuk Muhammad Saiful Muhammad Ali. Dalam video berdurasi 6 menit itu, Saiful terlihat merayakan ulang tahun dengan mewah.

Ditemani seorang pria yang kemungkinan ayahnya, keduanya terlihat turun dari sebuah jet pribadi. Mereka lalu naik mobil mewah Rolls Royce diiringi sejumlah pengawal.

Dalam adegan berikutnya, sang pangeran itu terlihat memasuki sebuah aula untuk merayakan acara ulang tahun. Acara itu dimeriahkan tarian serta nyanyian.

Sang pangeran itu ternyata....

1 dari 4 halaman

Lihat Aksinya

Sementara itu melalui akun Instagram miliknya, Saiful tampil dengan busana resmi. Dia terlihat menerima gelar kebangsawanan pada tahun 2015.

Sang jutawan muda itu dikabarkan merupakan seorang pengusaha yang memiliki perusahaan rekaman Superstar Records. Dia juga seorang direktur dari tujuh perusahaan lainnya.

(mynewshub.cc)

2 dari 4 halaman

Si Tajir Sombong Pamer Kekayaan: Unta Pakai Kalung Emas

Dream - Sebuah video klip memperlihatkan seekor unta yang 'memakai kalung' rantai emas tebal pada lehernya. Namun bukannya mengundang kekaguman, pemilik unta justru mendapat kecaman dari pengguna media sosial.

Pemilik unta turut terlihat dalam video tersebut memamerkan kekayaannya dengan memakaikan kalung emas pada hewan peliharaannya.

Sementara beberapa pemuda merekam momen tesebut di lokasi yang tidak diungkapkan di Arab Saudi.

Ulah pria tajir ini tak pelak membuat...

 

3 dari 4 halaman

Umpatan Buat Juragan Unta

Langsung saja apa yang ditunjukkan pria itu mengundang kecaman di media sosial. Kebanyakan menyebut pria itu sangat sombong dengan kekayaannya.

" Tindakannya memang patut dikecam. Saya berharap otoritas keamanan akan mengambil tindakan hukum terhadapnya," tulis seorang pengguna yang menggunakan nama Tahtooh.

Seorang pengguna lainnya menggambarkan perbuatan juragan unta itu memalukan.

 

4 dari 4 halaman

Masya Allah, Pria Pemilik Baju Emas Rp 2 Miliar Itu Kini...

Dream - Masih ingat dengan Pankaj Parakh, politisi dan saudagar kaya raya asal Maharashtra, India, yang punya baju emas? Pada Selasa kemarin, pria berjuluk ‘The Man With The Golden Shirt’ itu mendapar sertifikat Guinness World Records.

Ya, Guinness World Records menobatkan Parakh sebagai lelaki pemilik baju emas paling mahal di dunia, dengan harga Rs9,835,099 atau sekitar Rp 2 miliar.

“ Ini tak bisa dipercaya. Saya seorang pria kecil dari daerah terpencil di Maharashtra. Saya senang bahwa prestasi ini telah melambungkan nama desa saya ke seluruh dunia,,” kata Parakh, dikutip Dream dari Gulf News, Rabu 4 Mei 2016.

Pria 47 tahun yang pernah di-drop out dari sekolah ini menumpuk pundi-pundi kekayaan dari perusahaan garmen. Dia juga menjadi Wakil Walikota Yeola di Distrik Nashik, wilayah yang berjarak 260 kilometer dari Mumbai.

Baju seberat 4,1 kilogram saat ini dihargai lebih dari Rs 13 juta atau sekitar Rp 2,5 miliar, dilengkapi dengan perlengkapan emas lainnya, termasuk jam tangan emas, beberapa rantai emas, cincin emas yang besar, penutup ponsel emas, dan kacamata berbingkai emas berbingkai. Berat total barang mewah ini adalah 10 kilogram.

Setiap kali Parakh berjalan-jalan di Yeola, dia selalu bersinar dengan pakaian emas itu. Diam-diam dia juga melengkapi diri dengan pistol revolver, untuk menjaga keamanan. Selain itu, dua pengawal pribadi juga tak pernah jauh-jauh berdiri darinya.

“ Saya membuat kemeja emas khusus dengan tujuh kancing emas untuk ulang tahun ke-45 saya, dua tahun yang lalu. Saya telah terpesona oleh emas sejak masa sekolah dan selama bertahun-tahun itu menjadi gairah, hampir menjadi obsesi,” tutur Parakh sambil tersenyum.

Kemeja itu didesain oleh Bafna Jewellers dan dibuat oleh Shanti Jewellers di Parel, Mumbai. Sebanyak 20 orang dipilih untuk membuat baju ini dalam waktu 3.200 jam, lebih dari dua bulan untuk memasang perhiasan emas 18 sampai 22 karat.

Meski terbuat dari emas, kemeja itu sangat fleksibel dan nyaman saat dipakai, sangat lembut dan tak membahayakan. Di bagian dalam dipasang puring untuk mencegah kulit pemakainya terluka.

Itulah lambang kemakmuran Parakh, pria yang tiga dekade silam masih melarat. Dia di-DO saat kelas VIII, dan akhirnya menjalani bisnis garmen kecil milik keluarga di Yeola. Pada 1982 mendirikan bisnis sendiri dan sukses beberapa dekade berikutnya.

“ Pada saat pernikahan saya 25 tahun silam, banyak tamu yang mengolok saya karena memakai emas lebih banyak ketimbang pengantin perempuan,” kenang dia.

Tahun demi tahun dia menumpuk kekayaan, tapi tak dia gunakan sendiri. Dia memenuhi kebutuhan seluruh keluarganya. Pria yang benar-benar sudah mentas dari kemiskinan itu punya rumah mewah yang dirawat istrinya, Pratibha. Anak-anaknya pun tak di-DO seperti dia. Siddharth (24) and Rahul (21) mendapat pendidikan tinggi.

Meskipun tampil glamor dengan baju emas, Parakh merupakan sosok yang merakyat. Dia sangat peduli dengan sesama dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.

Misalnya, dia telah sepenuhnya membiayai 150 operasi polio dalam tujuh tahun terakhir melalui Rumah Sakit Narayan Seva Sansthan di Rajasthan.

Dia menghabiskan seminggu setiap tahun untuk menawarkan layanan sukarela, pembiayaan pasien miskin, menyediakan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya. (Ism) 

Beri Komentar