Niat Puasa Idul Adha 2 Hari sebelum Hari H, Lengkap dengan Dalil dan Keistimewaannya

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Kamis, 2 Juni 2022 20:01
Niat Puasa Idul Adha 2 Hari sebelum Hari H, Lengkap dengan Dalil dan Keistimewaannya
Puasa yang dilaksanakan 2 hari sebelum Idul Adha adalah puasa sunah Tarwiyah.

Dream – Idul Adha menjadi salah satu perayaan besar bagi umat Islam di seluruh dunia yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali atau lebih tepatnya pada tanggal 10 Zulhijah. Hampir sama seperti Idul Fitri, di mana pada hari raya Idul Adha umat Islam juga melaksanakan sholat ied secara berjamaah di pagi hari, baik itu di masjid maupun di tanah lapang.

Bedanya pada Idul Adha dilaksanakan pemotongan hewan kurban yang dagingnya akan dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar, khususnya warga kurang mampu. Sebelum menyambut hari raya Kurban, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan beberapa amalan sunah jelang Idul Adha, salah satunya adalah puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah.

Bernilai ibadah dengan pahala sebagai bekal di hari akhir kelak, Sahabat Dream dianjurkan untuk bisa menunaikan ibadah puasa ini. Untuk kamu yang bersiap menunaikan puasa sunnah ini, yuk ketahui bacaan niat puasa Idul Adha 2 hari sebelum hari H tersebut. Dengan terlebih dahulu mengucapkan niat, Insya Allah puasa sunah Shabat Dream akan diterima oleh Allah SWT. 

Nah, berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang puasa Tarwiyah dan niat puasa Idul Adha 2 hari sebelum hari H tersebut yang dirangkum Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Dalil Keutamaan Puasa di Bulan Zulhijah

Dalil Keutamaan Puasa di Bulan Zulhijah© Shutterstock.com

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan Zulhijah. Puasa ini dianjurkan agar dilaksanakan oleh umat Islam sebelum menyambut kedatangan Idul Adha. Tentunya anjuran tersebut hadir dengan alasan tersendiri, yakni karena ada keutamaan yang bisa diperoleh umat Islam yang mengerjakannya.

Keutamaan menjalankan puasa di bulan Zulhijah dijelaskan oleh Ibnu Abbas ras berikut ini:

" Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah, daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: 'Ya Rasulullah, walaupun jihad di jalan Allah? Sabda Rasulullah, 'Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian kembali tanpa membawa apa-apa."  (HR Bukhari).

Perlu sahabat Dream ketahui bahwa kata Tarwiyah sendiri artinya adalah berpikir atau merenung. Sehingga, hari Tarwiyah disebut juga dengan hari merenung, berpikir, dan keragu-raguan. Hal ini berhubungan erat dengan kisah Nabi Ibrahim as yang bermimpi untuk mengorbankan sang putra, Nabi Ismail as. Setelah mimpi tersebut hadir, Nabi Ibrahim as pun merenung dan bingung dengan apa yang seharusnya diperbuat.

Kemudian, di malam tanggal 9 Zulhijah, Nabi Ibramin as pun mendapatkan mimpi lagi. Dalam mimpi tersebut ia merasa yakin bahwa mimpi itu adalah perintah dari Allah SWT. Oleh karena itulah, pada tanggal 9 Zulhijah dinamakan dengan hari Arafah yang artinya sudah mengetahui atau yakin.

2 dari 3 halaman

Niat Puasa Tarwiyah

Puasa sunah Tarwiyah dilaksanakan dua hari sebelum Idul Adha, yakni pada tanggal 8 Zulhijah. Bagi sahabat Dream yang hendak menjalankan puasa Tarwiyah, jangan lupa untuk membaca niatnya terlebih dahulu. Berikut adalah bacaan niat puasa Idul Adha 2 hari sebelum hari H yang bisa sahabat Dream hafalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَ

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: " Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta'ala."

Niat di atas bisa sahabat Dream baca di dalam hati atau bisa juga secara langsung. Dan untuk tata cara puasanya adalah sama dengan puasa yang lain. Yakni dianjurkan makan dan minum saat sahur dan menahan makan, minum, serta nafsu sampai maghrib tiba.

3 dari 3 halaman

Keistimewaan Puasa Tarwiyah

Keistimewaan Puasa Tarwiyah© Shutterstock.com

Menjalankan puasa sunah Tarwiyah memiliki keistimewaan tersendiri yang sayang jika sahabat Dream lewatkan begitu saja. Seperti dikutip dari jatim.nu.or.id, keutamaan dari puasa Tarwiyah dijelaskan dalam sebuah hadis berikut ini:

صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين

Artinya: Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun. (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar).

Meski begitu, ada sebagian ahli yang mempermasalahkan tentang hadis di atas karena ada perawinya yang bermasalah. Oleh karena itu, hadis di atas tidak bisa dijadikan sebagai landasan.

Kemudian ada hadis lainnya yang menjelaskan tentang ajakan melakukan amal sholeh, terutama di 10 hari pertama bulan Zulhijah. Berikut bunyi hadisnya:

 قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر

Artinya: Rasulullah SAW bersabda: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk diisi dengan ibadah sebagaimana (kesukaan-Nya pada) sepuluh hari ini. (HR At-Tirmidzi).

Lalu ada juga hadis lain yang memperkuat hadis di atas untuk melakukan amalan sholeh pada 10 hari pertama bulan Zulhijah. Berikut adalah bunyi hadisnya yang diriwayatkan oleh Bukhari:

عن ابن عباس مرفوعا: " ما من أيام العمل الصالح أحب إلى الله فيهن من هذه الأيام" -يعني عشر ذي الحجة -قالوا: ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: " ولا الجهاد في سبيل الله، إلا رجلا خرج بنفسه وماله، ثم لم يرجع من ذلك بشيء

Artinya: Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadits marfu': Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Dzulhijjah. Kemudian para sahabat bertanya: Bukan pula jihad, ya Rasulullah? Rasul menjawab: Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tanpa membawa apa-apa lagi. (HR Bukhari).

Beri Komentar