Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal, Puasa 6 Hari dengan Pahala Setahun Penuh

Reporter : Arini Saadah
Senin, 9 Mei 2022 14:36
Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal, Puasa 6 Hari dengan Pahala Setahun Penuh
Hukum puasa sunnah bulan Syawal adalah sunnah muakkadah.

Dream - Bulan Ramadhan telah usai, kini umat Islam telah memasuki bulan Syawal. Bulan Syawal disebut sebagai simbol kemenangan bagi umat Islam di seluruh dunia. Setelah Idul Fitri tiba, manusia dismbolkan seperti bayi yang terlahir kembali di dunia, bersih tanpa dosa.

Pada bulan Syawal ini terdapat amalan sunnah yang pahalanya sangat luar biasa besar, yaitu puasa sunnah Syawal selama enam hari.

Anjuran ini tercantum dalam hadis Rasulullah Saw bersabda: “ Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian ia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, ia akan mendapat pahala seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Menjalankan ibadah puasa sunnah bulan Syawal ini akan memberikan keutamaan dan manfaat yang besar bagi para pelakunya. Jika Sahabat Dream hendak menjalankannya, maka perlu mengetahui niat puasa sunnah bulan Syawal sekaligus tata caranya yang benar sesuai sunnah.

Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1 dari 4 halaman

Hukum dan Waktu Puasa Bulan Syawal

Amalan puasa sunnah bulan Syawal memang sangat dianjurkan oleh agama. Hukum menjalankannya adalah sunnah muakkadah, artinya puasa sunnah ini sangat dianjurkan sebagaimana sabda Rasulullah Saw yang telah dipaparkan sebelumnya.

Biasanya puasa sunnah ini dilakukan selama enam hari pada tanggal 2 sampai 7 Syawal. Akan tetapi ternyata Rasulullah Saw tidak menyebutkan secara pasti waktunya, sebab hanya disampaikan jumlahnya saja yaitu enam. Sehingga puasa Syawal bisa dilakukan kapanpun selama masih dalam bulan yang saa.

Perlu dipahami juga, makruh hukumnya puasa sunnah pada hari Jumat apabila tidak diiringi puasa pada hari Kamis dan Sabtu. Puasa sunnah bulan Syawal ini boleh dilakukan berurutan atau berselang-seling.

Para ulama Mazhab Imam Syafi’I menyampaikan, berpuasa sunnah Syawal tetap mendapatkan keutamaan meskipun tidak dilakukan berurutan.

“ Namun jika tidak berutan atau diakhirkan hingga akhir Syawal maka seseorang tetap mendapatkan keutamaan puasa Syawal, setelah sebelumnya melakukan puasa Ramadan. karena seperti itu pun disebut menjalankan puasa enam hari Syawal setelah Ramadan.”

2 dari 4 halaman

Ketentuan Puasa Syawal

Sebelum mengetahui niat puasa sunnah bulan Syawal, ketahui juga ketentuan menjalankannya. Pertama, puasa ini boleh dikerjakan tidak berurutan yang penting jumlahnya enam hari. Meski demikian, dianjurkan untuk menyegerakan puasa sunnah di awal-awal bulan Syawal.

Kedua, puasa Syawal boleh dilakukan hanya ketika semua utang puasa Ramadhan sudah diqadha'. Sehingga bagi wanita yang memiliki utang puasa ramadhan, sebaiknya mengqada’ terlebih dahulu baru kemudian menjalankan puasa sunnah Syawal.

Sementara itu orang yang masih memiliki utang puasa Ramadhan dan tetap berpuasa syawal, maka ia tidak mendapat pahala puasa 6 hari di bulan syawal, kecuali setelah selesai mengqadha’. (Majmu’ Fatawa, 19/20).

3 dari 4 halaman

Ketentuan Puasa Syawal Selanjutnya…

Ketentuan puasa sunnah Syawal yang ketiga adalah dibolehkannya untuk membatalkan puasa sunah ini baik karena suatu udzur syar’i maupun tanpa udzur.

Syaikh Aziz bin Baz menjelaskan, “ jika puasa tersebut adalah sunah, maka boleh membatalkannya, tidak wajib menyempurnakannya. Ia boleh membatalkannya secara mutlak. Namun yang lebih utama adalah tidak membatalkannya kecuali karena sebab yang syar’i, semisal karena panas yang terik, atau badan yang lemas, atau ada orang yang mengundang ke pernikahan, atau hal-hal yang memaksa untuk membatalkan puasa lainnya, maka tidak mengapa”.

Keempat, bagi wanita yang hendak menjalankan puasa sunnah Syawal harus meminta izin suaminya terlebih dahulu. Sebagaimana Rasulullah SAW pun bersabda: “ Tidak halal bagi seorang wanita untuk berpuasa sedangkan suaminya hadir (tidak sedang safar) kecuali dengan seizinnya. Dan tidak halal seorang wanita membiarkan orang lain masuk kecuali dengan seizin suaminya”. (HR Bukhori no. 5195)

4 dari 4 halaman

Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal dan Manfaatnya

Mengetahui niat puasa sunnah bulan Syawal penting diketahui bagi Umat Islam. Niat puasa sunnah bulan Syawal ini dibaca di malam hari atau saat sahur.

Berikut bacaan niat puasa sunnah bulan Syawal:

Nawaitu shouma ghodin ‘ansittatin min syawaali sunnatan lillahi ta’aalaa

Artinya: “ Saya niat berpuasa sunnah enam hari di bulan Syawal karena Allah.”

Itulah niat puasa bulan Syawal yang perlu diketahui. Melakukannya tentu akan mendapatkan pahala yang luar biasa.

Beberapa manfaat menjalankan puasa sunnah Syawal adalah mendekatkan diri kepada Allah Swt, doanya segera diijabah, mendapatkan pahala puasa setahun, sistem kekebalan tubuh semakin meningkat, dan berkhasiat mencegah gangguan pencernaan setelah puasa ramadhan.

Beri Komentar