Pemuda Malang Nekat Pulang Seberangi Teluk Balikpapan Pakai Galon Air

Reporter : Sugiono
Jumat, 18 Desember 2020 09:45
Pemuda Malang Nekat Pulang Seberangi Teluk Balikpapan Pakai Galon Air
Kisah pemuda 27 tahun ini cukup mengharukan.

Dream - Miris, seorang pemuda dari Malang, Jawa Timur, pulang kampung dari Kalimantan tak punya biaya. Akhirnya dia berenang menyeberangi Teluk Balikpapan memakai galon air.

Aksi nekat Dedik Purnomo, warga Desa Putuk Rejo RT 005 RW 005, Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, langsung bikin heboh jagat maya.

Kisah pemuda 27 tahun ini sebenarnya cukup mengharukan. Namun aksinya yang terbilang nekat sangat disayangkan karena membayakan keselamatan jiwanya.

1 dari 5 halaman

Merantai Cari Pekerjaan, Malah Jadi Pengangguran

Menurut ceritanya, Dedik sebelumnya merantau ke Kalimantan Timur. Namun sayang, Dedik justru jadi pengangguran di Balikpapan.

Selama berada di Balikpapan, Dedik mengaku tinggal bersama kakaknya di perumahan Rengganis, Balikpapan Selatan.

" Sudah empat bulan di Balikpapan, tidak punya pekerjaan. Saya tinggal sama kakak saya di perumahan Rengganis, Balikpapan Selatan," kata Dedik.

2 dari 5 halaman

Membuat Pelampung Sederhana dari Galon Air

Karena tidak bisa dapat pekerjaan, Dedik akhirnya memutuskan untuk pulang kampung ke Malang. Sayang dia tidak punya biaya untuk beli tiket kapal laut, pesawat.

Akhirnya, dia memutuskan untuk pulang ke Malang lewat laut dengan menghanyutkan diri menggunakan pelampung sederhana yang dibuatnya sendiri.

Pelampung itu dibuat dari dua buah galon air yang diikat jadi satu dengan sebuah papan kayu sebagai tempat dirinya berpegangan selama berada di lautan.

3 dari 5 halaman

Baru 300 Meter Mengapung Sudah Dijemput Polisi

Namun baru tiga jam terapung di air, Dedik sudah diamankan polisi pada Rabu, 16 Desember 2020.

Dedik terapung-apung selama 3 jam di Teluk Balikpapan.© Instagram @makassar_iinfo

Dedik sebenarnya sempat mengapung sejauh 300 meter dari dermaga Pelabuhan Chevron Semayang, Balikpapan

Menurut informasi, warga di sekitar lokasi sempat kaget melihat ada manusia mengapung di Teluk Balikpapan, persis di Pelabuhan Chevron.

Dedik (kaos biru) dengan pelampung yang dibuat dari 2 galon air dan kayu.© Instagram @makassar_iinfo

4 dari 5 halaman

Polisi yang mendapat informasi, segera menyusul dan mengevakuasi Dedik untuk diberi pertolongan medis.

Dedik diberi pertolongan medis oleh polisi.© Instagram @makassar_iinfo

Setelah itu, dia dibawa ke kantor Polsek Pelabuhan Semayang, untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada polisi, Dedik mengaku tak punya uang buat mudik.

" Karena tidak punya uang dan tidak ada pilihan lain, saya nekat menghanyutkan diri," ujar Dedik.

5 dari 5 halaman

Banjir Dukungan dan Rasa Iba dari Netizen

Cerita pemuda Malang ini langsung mendapat respons netizen. Rata-rata merasa kasihan dengan Dedik yang berjuang keras demi bisa pulang kampung.

Bahkan ada salah satu netizen yang siap menanggung biaya tiket Dedik agar bisa pulang ke Malang.

" Kirim info lengkap nya nanti saya kirimkan uang tiketnya."

" Kasian banget, ngerasa ngerantau 12 tahun sendiri."

" Astagfirullah, merasa tertampar sy ini yg msh bs foya2 blnja online.sedangkan msh ada org susah skli smpe bgni nya ya Allah."

" Segitunya sampek gk punya uang mau pulang kampung."

" Jangan ada yg hujat orang kayak gini, sampe dia berbuat nekat, alhamdulillah selamat."

Sumber: Instagram

Beri Komentar