Perdebatan Klasik Jumlah Rakaat Sholat Tarawih, Ini Penjelasan Para Ulama 4 Mazhab

Reporter : Arini Saadah
Senin, 21 Maret 2022 16:00
Perdebatan Klasik Jumlah Rakaat Sholat Tarawih, Ini Penjelasan Para Ulama 4 Mazhab
Tidak ada satu hadis pun yang menyebutkan secara eksplisit jumlah rakaat sholat tarawih.

Dream - Jumlah rakaat sholat tarawih sejak dulu sudah menjadi perdebatan yang klasik. Sebagian ulama berpendapat jumlah rakaat sholat tarawih adalah 20 rakaat. Namun sebagian ulama yang lain menyebutkan 8 rakaat. Bahkan ada yang berpendapat jumlah rakaat sholat tarawih adalah 36 rakaat.

Ragam pendapat mengenai rakaat sholat tarawih muncul lantaran tidak ada satu hadis pun yang secara shahih dan eksplisit menyebutkan jumlah rakaat sholat tarawih secara pasti.

Namun demikian perbedaan pendapat mengenai hal tersebut semestinya sudah bukan masalah lagi. Mengingat setiap pendapat memiliki dasar hadis masing-masing.

Agar tidak bingung dengan perbedaan tersebut, kamu bisa mengikuti pendapat mengenai rakaat sholat tarawih di lingkunganmu.

Dalam artikel kali ini, Dream akan mengulas tentang jumlah rakaat sholat tarawih sebagaimana dikutip dari NU Online.

1 dari 5 halaman

Rasulullah Tidak Eksplisit Menyebut Jumlahnya

Rasulullah SAW sendiri memang tidak memberitahu secara eksplisit tentang jumlah rakaat sholat tarawih.

Umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih 11 rakaat pun juga berangkat dari hadis shahih riwayat Aisyah radhiyallahu 'anha:

" Bagaimana sholat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di bulan Ramadan? Aisyah menjawab: “ Beliau tidak pernah menambah, baik di bulan Ramadan atau selainnya dari sebelas rakaat. (HR al-Bukhari-Muslim).

Akan tetapi dalam hadis tersebut Aisyah tidak mengatakan bahwa 11 rakaat itu adalah jumlah sholat tarawih. Maka dari itu muncullah perbedaan pendapat di kalangan ulama dalam menafsirkan hadis tersebut.

2 dari 5 halaman

Pendapat Pertama: 20 Rakaat

Kita akan memulai ulasan rakaat sholat tarawih dari pendapat pertama. Mayoritas ulama mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali menyatakan jumlah rakaat sholat tarawih adalah 20 rakaat.

Ulama mazhab Hanafi, Imam As-Sarakhsi menyatakan:

" Maka sesungguhnya sholat tarawih itu 20 rakaat, selain sholat witir, menurut pendapat kami."

Senada dengan hal itu, Imam Ad-Dardiri dari mazhab Maliki menyatakan dalam Kitab Asy-Syarhu Ash-Shaghir bahwa sholat tarawih setelah sholat isya adalah 20 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat.

" Dan sholat Tarawih di bulan Ramadhan, yaitu 20 rakaat setelah shalat Isya', dengan salam tiap dua rakaat, di luar shalat syafa' dan witir.”

Kemudian, Imam Nawawi dari mazhab Syafi'i juga menyatakan hal senada. Ia menulis dalam Kitab Majmu' yang berbunyi:

" Menurut mazhab kami jumlahnya 20 rakaat dengan 10 kali salam, selain sholat witir.”

Sementara itu, ulama dari mazhab Hanbali Imam Ibnu Qudamah lewat karyanya Kitab Al Mughni menuliskan dalam bahasa Arab yang artinya:

“ Dan qiyam bulan Ramadhan itu 20 rakaat, yaitu sholat tarawih. Hukumnya sunnah muakkadah, dan orang yang pertama kali melakukannya adalah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam."

3 dari 5 halaman

Pendapat Kedua: 36 Rakaat

Ilustrasi© Pixabay.com

Pendapat tentang perbedaan jumlah rakaat sholat tarawih yang kedua adalah sebanyak 36 rakaat.

Mungkin jumlah ini masih terdengar asing di telinga kita. Namun pendapat ini memang ada dan diamini oleh sebagian ulama dari mazhab Maliki.

Sebagian ulama mazhab Maliki menyatakan jumlah rakaat sholat tarawih adalah 36 rakaat.

Imam An-Nafrawi dari mazhab Maliki menegaskan bahwa dulu para ulama salaf memang menjalankan sholat tarawih 20 rakaat di bulan ramadhan. Namun setelah itu para ulama salaf itu sholat tarawih dengan jumlah 36 rakaat. Kemudian Imam Malik memilih jumlah rakaat yang terakhir seperti yang dikatakannya dalam Kitab Al Mudawwanah.

" Dan ulama salaf melaksanakan shalat tarawih pada bulan Ramadhan di masjid-masjid dengan 20 rakaat… Lalu setelah itu mereka shalat dengan 36 rakaat. Imam Malik memilih jumlah rakaat ini dalam kitab Al-Mudawwanah, dan menganggapnya baik."

4 dari 5 halaman

Pendapat Ketiga: 8 Rakaat

Pendapat yang ketiga adalah menyatakan bahwa jumlah rakaat sholat tarawih sebanyak 8 rakaat.

Hal ini disampaikan oleh sebagian ulama mazhab Hanafi, seperti Imam Al-Kamal Ibnu al-Humam. Dalam Kitab Fathul Qadir beliau menyebutkan bahwa jumlah rakaat sholat tarawih adalah 8 rakaat.

" Sesungguhnya Qiyamul Lail di Bulan Ramadhan hukumnya sunnah, yaitu 11 rakaat dengan witir, secara berjamaah. Hal itu dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, lalu ditinggalkannya karena ada uzur… Dan zahir pendapat masyayikh bahwa sunnahnya 20 rakaat. Sedangkan, menurut dalil adalah apa yang kami katakan (8 rakaat tanpa witir)."

5 dari 5 halaman

Cara Menyikapi Perbedaan Pendapat

Berdasarkan ulasan di atas, jelas bahwa para ulama memang berbeda pendapat mengenai jumlah rakaat sholat tarawih.

Dari ketiga pendapat tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah rakaat sholat tarawih sebanyak 20 rakaat merupakan pendapat paling kuat karena diikuti oleh mayoritas ulama dari empat mazhab yaitu mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali.

Namun demikian, perbedaan pendapat tersebut sebaiknya disikapi dengan bijak dan toleran. Sehingga berapapun jumlah rakaat yang akan kamu jalankan, perlu didasari rasa ikhlas dan mengharap ridlo dari Allah.

Jangan sampai perbedaan pendapat membuat silaturahmi menjadi renggang karena tidak mau toleran dengan keragaman. Yang pasti, jumlah rakaat sholat tarawih yang kamu lakukan, kamu juga mengetahui dasar-dasar pelaksanaannya, sehingga tidak hanya taqlid buta.

Beri Komentar