Aldrin Percaya Bahwa Adanya Kehidupan Selain Di Bumi (foto Ilustrasi)
Dream - Manusia kedua yang menjajaki kaki di Bulan, Buzz Aldrin, sangat mendukung perjalanan pesawat berawak ke Mars. Aldrin ingin siapa saja astronot yang pergi ke Mars untuk tinggal di sana dan membangun koloni atau pemukiman permanen.
" Meski ada sedikit keraguan di pikiranku, tapi apa yang menjadi pencapaian monumental manusia di Bumi berikutnya adalah mendarat di planet Mars," kata Aldrin di sela-sela Reddit AMA kepada Reuters.
Aldrin berharap dalam dua dekade perayaan ke-5 pendaratan manusia di bulan, Amerika memimpin dunia internasional terbang ke Mars. Namun dia menganggap pendaratan di Mars lebih baik dilakukan oleh perusahaan swasta.
" Meski bertentangan dengan ide, konsep dan keyakinanku, tapi manusia pertama yang mendarat di Mars tidak boleh kembali lagi ke Bumi. Mereka harus membangun koloni atau pemukiman di sana," kata dia.
Aldrin juga membantah klaim bahwa itu adalah misi bunuh diri. Menurutnya, pemukiman tersebut mungkin bisa dikunjungi satu atau dua kali dan setelah yakin baru bisa ditempati secara permanen.
Aldrin menyadari bahwa apa yang dikatakannya itu tidak masuk akal. " Beberapa orang bahkan menganggapnya sebagai misi bunuh diri. Tapi bagiku tidak, tidak sama sekali," kata Aldrin dengan yakin.
Menurut Aldrin, hal itu mungkin saja dilakukan jika sudah direncanakan. Para astronot bisa menyelesaikan pembuatan laboratorium atau pemukiman melalui bulan milik Mars selama 6 atau 7 tahun.
Setiap bahan untuk membangun pemukiman atau koloni didaratkan di tempat pendaratan yang telah ditentukan untuk kemudian dibentuk kembali secara lengkap. Itu sama seperti yang dilakukan selama ini di Bulan.
Aldrin kemudian mengkritik wisata ruang angkasa yang akhir-akhir banyak ditawarkan. Menurut Aldrin, menerbangkan turis ke Mars dan kembali ke Bumi merupakan cara yang kurang tepat untuk mengenal Planet Merah itu. Selain biayanya sangat mahal, itu akan menunda orang untuk membangun pemukiman di Mars.
Aldrin juga menyikapi pernyataan bahwa pendaratan di bulan adalah palsu. Dia mengatakan sudah tidak ambil pusing dengan teori-teori yang menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menginjakkan kaki di Bulan.
" Aku tak ingin membuang waktu menanggapi hal itu. Kita lihat saja apa yang sudah dikatakan Carl Sagan bahwa pengamatan yang luar biasa membutuhkan bukti luar biasa untuk membuat mereka dipercaya," terang Aldrin.
" Dan aku tidak melihat bukti 'yang luar biasa' yang menyatakan bahwa kami tidak pergi ke Bulan," sambungnya.
Aldrin juga percaya bahwa adanya kehidupan selain di Bumi. " Mungkin ada kehidupan alien di luar galaksi kita. Dan galaksi itu jumlahnya miliaran dan aku yakin di antaranya ada kehidupan."
Namun Aldrin tidak setuju jika NASA kembali menjalankan misi pendaratan manusia di Bulan. Alasannya, sumber dana dan SDM untuk itu lebih baik digunakan untuk misi-misi yang berorientasi masa depan, seperti penerbangan ke Mars dan membangun koloni di sana.
(Ism, Sumber: Daily Mail)