Tak Mau Isolasi Mandiri, Pasien OTG Covid-19 di Papua Tulari 20 Orang

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 22 September 2020 19:01
Tak Mau Isolasi Mandiri, Pasien OTG Covid-19 di Papua Tulari 20 Orang
Pasien tersebut tidak taat imbauan isolasi mandiri bagi setiap orang yang masuk ke Jayawijaya.

Dream - Sebanyak 20 orang warga di Kabupaten Jayawijaya, Papua, dinyatakan positif Covid-19. Mereka tertular dari satu pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang menolak menjalani isolasi mandiri.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengatakan warga tersebut masuk kategori OTG karena hasil pemeriksaan di Bandara Sentani sebelum terbang ke Bandara Wamena tidak mengindikasi terinfeksi virus Covid-19.

" Dia tidak karantina mandiri, tetapi mengikuti kegiatan di mana-mana, bertamu ke rumah orang, akibatnya kami mendapat 20 orang ini," ujar Jhon, dikutip dari Merdeka.com.

 

1 dari 2 halaman

Tiba di Wamena, Pergi ke Mana-mana

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayawijaya baru mengetahui yang bersangkutan terinfeksi virus corona setelah melakukan tes cepat di puskesmas. Tes memang diwajibkan untuk siapa saja orang yang baru datang dari luar kabupaten tersebut.

" Setelah 14 hari kemudian (usai tiba di Wamena), yang satu orang ini kembali ke puskesmas memeriksakan diri dan ternyata positif," kata Jhon.

Tim Covid-19 langsung melakukan pelacakan kontak orang-orang yang pernah berinteraksi dekat dengan pasien tersebut. Sebagian dari mereka dengan sendirinya datang ke RSUD untuk melakukan tes cepat.

" Dan ternyata mereka positif juga," ucap Jhon.

 

2 dari 2 halaman

Karantina Mandiri Bagi Warga Datang dari Luar

Dia pun mengimbau masyarakat bepergian ke luar Kabupaten Jayawijaya untuk menjalani karantina mandiri ketika kembali. Isolasi minimal dijalankan 14 hari dan tidak melakukan kontak fisik dengan orang-orang sekitar.

" Karantina mandiri 14 hari itu penting untuk menjaga agar tidak terjadi kasus baru di Jayawijaya ini. Dia sudah taat dengan 14 hari harus periksa, tetapi dia tidak taat karantina mandiri, akibatnya virus ke mana-mana," ucap Jhon.

Beri Komentar