Update Corona 12 Mei 2020: Kasus Positif Sudah 14.749 Pasien, Sembuh 3.063 Orang

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 12 Mei 2020 16:35
Update Corona 12 Mei 2020: Kasus Positif Sudah 14.749 Pasien, Sembuh 3.063 Orang
Terjadi peningkatan jumlah pasien positif karena laboratorium TCM telah bertambah dua unit.

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, merilis data terkini kasus infeksi virus corona di Indonesia. Jumlah spesimen yang telah diperiksa mengalami penambahan disebabkan adanya tambahan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) sebanyak dua unit.

" Spesimen yang kita periksa sudah bertambah lagi dengan penambahan dua laboratorium Tes Cepat Molekuler di sejumlah daerah. Sehingga ini akan menambah kekuatan pemeriksaan," ujar Yurianto.

Menurut Yurianto, hingga hari ini sudah ada 165.128 spesimen yang telah diperiksa. Jumlah tersebut didapat dari 119.728 orang terperiksa.

" Kasus positif akumulasi 14.749 orang, di antaranya kita dapatkan dari real time PCR 14.557 orang dan TCM 192 orang," kata dia.

Angka kasus negatif, kata Yurianto, mencapai 104.979 orang. " Ini yang perlu kita pahami, inilah data-data yang kita miliki," ucap Yurianto.

Sementara, terdapat penambahan kasus positif selama 24 jam terakhir sebanyak 484 orang. Sehingga, total kasus positif saat ini mencapai 14.749 orang.

" Kasus sembuh meningkat 182 orang menjadi 3.063 orang. Kasus meninggal 16 orang sehingga menjadi 1.007 orang," kata Yurianto.

Sedangkan kasus Orang Dalam Pemantauan saat ini sebanyak 251.861 orang dan sebagian besar sudah selesai dipantau. " Kasus PDP akumulasi adalah 32.147 orang," terang Yurianto.

1 dari 4 halaman

Update Corona 11 Mei 2020: 14.265 Kasus Positif, 2.881 Pasien Dinyatakan Sembuh

Dream - Pemerintah terus memperbarui data penanganan Covid-19. Hingga Senin, 11 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, akumulasi kasus positif infeksi virus corona mencapai 14.265 orang.

" Pasien positif hari ini sebanyak 233 orang, sehingga total menjadi 14.265 orang," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Kasus sembuh mengalami peningkatan sebanyak 183 pasien. " Total secara akumulatif sebanyak 2.881 orang," kata Yurianto.

Selain itu, angka kematian turut bertambah. Dalam 24 jam terakhir, kasus kematian bertambah 18 pasien.

" Sehingga total pasien meninggal dunia menjadi 991 orang," kata dia.

Selanjutnya, Yurianto menjelaskan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat 415 juta. Sehingga akumulasi jumlahnya mencapai 294.105 pasien.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan bertambah sebanyak 1.677 orang. Sehingga totalnya menjadi 31.994 jiwa.

Lebih lanjut, Yurianto kembali mengingatkan agar masyarakat selalu disiplin dan taat pada ketentuan pemerintah.

" Menjaga jarak sesuatu yang penting, tetap berada di rumah dan bisa produktif di rumah. Tidak keluar rumah terkecuali terpaksa, dan tidak melakukan perjalanan ke mana pun termasuk tidak mudik," kata dia.

2 dari 4 halaman

Update Covid-19 Minggu 10 Mei, Kasus Positif Capai 14.032

Dream - Data terkait korban dan penularan Covid-19 kembali diperbarui hari ini, Minggu 10 Mei 2020 oleh Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona Covid-19. Ia menuturkan jumlah pasien meninggal karena Covid-19 hingga Minggu 10 Mei 2020 bertambah 14 orang.

Dengan demikian, totalnya mencapai 973 orang. " Hari ini jumlah yang meninggal sebanyak 14 orang, sehingga total jumlah meninggal sebanyak 973 orang," ujar Yurianto melalui konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta Timur, Minggu, 10 Mei 2020.

Sementara untuk penambahan kasus positif, hari ini ada 387 orang sehingga total menjadi 14.032 orang. Yuri mengatakan, dari total kasus tersebut, jumlah pasien sembuh dari infeksi Corona sebanyak 2.698 orang.

Semua data pasien Corona Covid-19 tersebut dikumpulkan dari pukul 12.00 WIB, Sabtu 9 Mei hingga pukul 12.00 WIB, Minggu, 10 Mei 2020. Yurianto pun kembali mengingatkan kepada semua masyarakat untuk menjaga jarak, lebih dari 2 meter, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan tetap produktif selama di rumah.



 

3 dari 4 halaman

Metode Deteksi Virus Corona

Sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, saat ini ada tiga jenis tes untuk mendeteksi virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Pertama adalah tes menggunakan Real Time - Polymerase Cgain Reaction (RT-PCR). Tes ini memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup tinggi bahkan hampir 95 persen.

" RT PCR inilah yang dipakai di seluruh dunia untuk memastikan apabila sampel berupa swabnya diambil dari hidung atau tenggorokan, itu bisa dites dan menunjukkan positif atau negatif terhadap virus SarsCov 2 ini," kata Wiku di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020).

 

4 dari 4 halaman

Tes TCM

Tes kedua yakni Tes Cepat Molekuler (TCM). Tes ini menggunakan sebuah relatif yang begitu cepat yang dilakukan secara molekuler dan memunyai sensitifitas sekitar 95 persen.

Tes Corona© Shutterstock

" TCM, tes cepat molekuler, menggunakan sebuah yang relatif cepat, dilakukan secara molekuler, dan ini memiliki sensitivitas dan spesifisitas cukup tinggi sekitar 95 persen," kata Wiku.

Kendati hampir sama dengan RT-PCR untuk mendeteksi Corona, TCM dinilai lebih cepat. Pasalnya, tes RT-PCR harus memerlukan reagen dan sampel.

" Kalau yang RT PCR tadi sering disebut sebagai open system jadi sistemnya terbuka, memerlukan reagen dan sampel, dan bisa di lakukan tes dengan relatif cepat beberapa jam sudah bisa ketemu hasilnya," kata Wiku.

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar