Urutan Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal Sebagai Hadiah dan Permohonan Ampunan

Reporter : Arini Saadah
Senin, 27 Juni 2022 20:01
Urutan Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal Sebagai Hadiah dan Permohonan Ampunan
Hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah doa dan permohonan ampunan kepada Allah (istighfar) untuk mereka.

Dream - Orang tua wajib dihormati meskipun sudah tiada. Kedudukan orang tua yang sangat tinggi di sisi Allah SWT yang membuat Islam mengajarkan pemeluknya untuk sealu memanjatkan doa untuk orang tua yang sudah meninggal. Sebab doa anak sholeh kepada orang tuanya yang sudah meninggal termasuk amalan yang tidak terputus. 

Membaca doa untuk orang tua yang sudah meninggal juga merupakan wujud kebaktian seorang anak. Karena orang tua telah merawat dan membesarkan kita dengan kasih sayangnya. Doa untuk orang tua yang sudah meninggal baik dibaca setiap selesai sholat fardhu atau saat berziarah ke makamnya.

Mengutip kalimat dari Syekh Nawawi Banten dalam Kitab Nihayatuz Zain disebutkan, hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah doa dan permohonan ampunan kepada Allah (istighfar) untuk mereka.

Lantas bagaimana bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dirangkum Dream dari berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Dalil Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua

Kedudukan orang tua dalam Islam sangatlah mulia. Hal ini tergambar dalam ayat Alquran dan hadis Rasulullah SAW tentang pentingnya berbakti kepada kedua orang tua.

Allah SWT berfirman: “ Tuhanmu memerintahkanmu agar kamu tidak menyembah kecuali kepada-Nya dan untuk berbakti kepada kedua orang tua.” (Surat Al Isra’: 23)

Kemudian, dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Rasulullah SAW pernah ditanya: “ Wahai Rasulullah, amal apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “ Shalat tepat pada waktunya”. Kemudian beliau ditanya apalagi amal yang paling dicintai sesudahnya. Beliau pun menjawab, “ Berbakti kepada kedua orang tua."

Begitu tingginya kedudukan orang tua dalam Islam, maka jika sampai durhaka akan mendapat dosa yang tiada terkira. Siapa saja yang durhaka kepada kedua orang tua, maka dosa besar akan menjadi balasannya.

Rasulullah SAW bersabda:

" Maukah kalian kuberitahukan tentang dosa besar yang terbesar?" Maka para sahabat mengatakan, " Tentu mau wahai Rasulullah" . Maka beliau mengatakan, " Yaitu mempersekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua." (HR. Bukhari dan Muslim)

2 dari 4 halaman

Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Berbakti kepada orang tua tak lekang oleh waktu, baik masih hidup maupun sudah meninggal dunia. Berikut bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal:

Allahummaghfir li dzunubi, wa li walidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira, wa li jami‘il mu’minina wal mu’minati, wal muslimina wal muslimat al-ahya’i minhum wal amwati, wa tabi‘ baynana wa baynahum bil khayrati.

Rabbighfir warham wa anta khayrur-rahimina, wala hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi, wa shallallahu ‘ala khayri khalqihi sayyidina muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wa sallama. Subhana rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifuna, wa salamun ‘alal mursalina, wal hamdulillahi rabbil ‘alamin.

Artinya:

" Tuhanku, ampunilah dosaku dan kedua orang tuaku. Kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasuhku ketika kecil, (ampunilah dosa) orang beriman dan orang Islam baik laki-laki maupun perempuan, yang masih hidup dan yang sudah wafat. Iringilah kebaikan antara kami dan mereka. Tuhanku, ampunilah dan kasihilah. Sungguh, Kau sebaik-baik pengasih,–Tiada dan upaya kecuali berkat Allah yang maha tinggi dan maha agung. Salam sejahtera untuk sebaik-baik makhluk-Nya, Nabi Muhammad saw, keluarga, dan sahabatnya, Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul.  Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

3 dari 4 halaman

Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal Lainnya

Melansir NU Online, berikut bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal. Bisa kamu baca setiap hari setelah sholat fardhu.

 رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ.

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.

Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.

Artinya:

" Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.

Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.

Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.”

4 dari 4 halaman

Doa Penutup

Bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal di atas sebaiknya ditutup dengan doa sapu jagad, sholawat Nabi, dan surat Al-Fatihah.

 رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ …

Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

Artinya:

“ Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. (baca Surat Al-Fatihah).”

Doa untuk orang tua yang sudah meninggal di atas bisa kamu hadiahkan kepada mereka. Selain itu, doa di atas bisa menjadi permohonan ampunan atas segala dosa orang tua selama hidupnya. Wallahu a’lam bisshawab.

Beri Komentar