5 Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Alat Sederhana

Reporter : Siwi Nur Wakhidah
Senin, 21 Oktober 2019 07:02
5 Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Alat Sederhana
Banyak yang bilang menanam hidroponik itu susah. Dengan cara menanam hidroponik ini, siapa saja bisa mencoba menanam hidroponik sendiri di rumah, lho.

Dream - Hidroponik adalah salah satu metode menanam tumbuhan dan melakukan pembudidayaan menggunakan air, tanpa menggunakan tanah. Metode penanaman ini sangat cocok untuk kawasan berlahan sempit.

Walau tidak menggunakan tanah, kita harus tetap memberi nutrisi tanaman dengan menambahkan nutrisi dan unsur hara ke dalam air.

Hampir semua jenis sayur dan buah bisa dibudidayakan dengan menggunakan metode hidroponik. Tanaman yang paling sering dibudidayakan dengan hidroponik adalah selada dan kangkung.

Peralatan yang diperlukan untuk membuat hidroponik memang cukup ribet, apalagi kalau hendak membudidayakan dalam jumlah banyak.

Tapi tenang, bagi Sahabat Dream yang masing ingin menanam hidroponik, bisa mencoba 5 cara menanam hidroponik dengan alat sederhana berikut ini: 

1 dari 5 halaman

Cara Menanam Hidroponik untuk Pemula

Sebelum memulai cara menanam hidroponik, perlu diketahui terlebih dahulu konsep utama metode hidroponik.

Yang paling penting dalam penanaman hidroponik ialah pengairan yang lancar dan pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman yang tepat.

Cara Menanam Hidroponik© Pixabay


Untuk pemula, tak perlu muluk untuk membuat hidroponik besar dengan sistem pengairan yang ribet.

Mulai dengan penanaman hidroponik sederhana terlebih dahulu. Siapkan terlebih dahulu bahan dan peralatan:

-    Benih tanaman
-    Rockwool
-    Botol bekas
-    Air
-    Larutan nutrisi


Setelah semua bahan dan peralatan komplit, mulai penyemaian terlebih dahulu. Buat benih tumbuh menjadi bibit.

Waktu penyemaian memang tidak singkat dan ada kesulitan tersendiri apabila benih tak mau tumbuh. Ikuti langkah penyemaian berikut ini.

2 dari 5 halaman

Cara Menanam Hidroponik, Tahap Penyemaian

Bahan untuk menyemaian benih cukup mudah, hampir sama dengan bahan di atas. Tambahan beberapa peralatan seperti:
-    Gunting
-    Nampan plastik berbentuk persegi

Cara Menanam Hidroponik© Pixabay


Lalu, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Potong rockwool dengan bentuk persegi ukuran kurang lebih 3 cm x 3 cm.
  2. Tata potongan rockwool yang sudah diberi cekungan ke dalam nampan persegi.
  3. Kemudian, basahi rockwool dengan menggunakan air. Jangan buat rockwool terlalu basah. Cukup basahi dengan disemprot.
  4. Setelah itu, beri cekungan bagian tengah rockwool dengan kedalaman kira-kira 0.25 cm. Atau bisa dengan membuat lubang kecil dengan menggunakan lidi.
  5. Masukkan benik ke dalam lubang kecil tersebut, dengan menggunakan lidi. Cukup satu benih saja.
  6. Tutup nampan dengan menggunakan plastik hitam dan simpan selama 2-3 hari, dan benih akan mulai tumbuh.
  7. Begitu muncul daun, segera pindahkan bibit ke tempat dengan cahaya yang cukup.
  8. Periksa setiap hari kondisi bibit. Jangan lupa untuk menyirami rockwool dengan menggunakan semprotan air kecil.
  9. Tunggu sampai bibit menumbuhkan daun sejati. Setelah itu, pindah bibit ke media hidroponik. Bisa mencoba 3 media di bawah ini.
3 dari 5 halaman

Cara Menanam Hidroponik dengan Botol

Cara menanam hidroponik dengan botol adalah cara termudah. Selain itu, banyak keuntungan yang diperoleh, seperti hemat tempat.

Tak perlu menanam banyak tanaman dan bisa disesuaikan dengan keinginan kita. Siapkan terlebih dahulu bahan berikut ini:

-    Botol minum bekas ukuran 1 liter
-    Air
-    Larutan nutrisi
-    Kain flannel bekas
-    Gunting atau cutter

Cara Menanam Hidroponik© Pixabay


Cara membuat media hidroponik botol:

  1. Langkah pertama, belah botol bekas menjadi dua bagian. Buang tutup botol.
  2. Buat larutan nutrisi, dengan mencampurkan air dengan nutrisi tanaman hidroponik yang bisa dibeli di pasaran, seperti AB-MIX. Ikuti cara pembuatannya.
  3. Setelah itu, tuangkan larutan nutrisi ke potongan botol bagian bawah.
  4. Ambil bagian botol atas, dan beri sumbu air dengan menggunakan kain flannel.
  5. Letakkan potongan botol bagian atas ke dengan posisi terbalik ke dalam botol berisi larutan nutrisi.
  6. Kemudian, ambil bibit hidroponik yang sudah disemai ke atas kain flannel dalam botol.
  7. Jangan lupa untuk mengganti dan mengisi persediaan larutan air di botol bagian bawah.
4 dari 5 halaman

Cara Menanam Hidroponik dengan Pipa Bekas

Selain menggunakan botol bekas, kita bisa menggunakan pipa bekas untuk membuat media hidroponik.

Keuntungan menggunakan pipa bekas untuk hidroponik ialah kemampuan pipa menampung banyak tanaman, dan kemudahan dalam mengalirkan air dan larutan nutrisi.

Cara Menanam Hidroponik© Pixabay


Bahan:
-    Pipa bekas
-    Alat untuk melubangi pipa
-    Gelas plastik bekas
-    Air
-    Ember
-    Larutan nutrisi


Cara membuat media hidroponik pipa bekas:

  1. Lubangi pipa bekas sesuai dengan ukuran gelas plastik yang akan digunakan.
  2. Buat jarak antar lubang sekitar 20 cm, agar tanaman bisa tumbuh optimal.
  3. Tutup lubang ujung pipa dengan penutup pipa.
  4. Selesai dengan pipa, siapkan gelas plastik. Beri lubang kecil di bagian bawah untuk penyerapan air dan pergerakan akar tanaman.
  5. Masukkan bibit yang sudah tumbuh ke dalam gelas plastik. Penuhi gelas plastik dengan sisa-sisa rockwool.
  6. Buat larutan nutrisi dalam ember, sesuai petunjuk dalam larutan nutrisi yang dibeli.
  7. Letakkan pipa bekas yang sudah dilubangi pada posisi tetap, bisa digantung atau diberi penyangga. Sebelumnya beri jalur air dua arah di setiap ujung pipa menggunakan pipa atau selang kecil.
  8. Alirkan air dari ember ke pipa bekas, lalu letakkan bibit hidroponik ke dalam lubang yang sudah dibuat di awal.
  9. Beri perawatan yang baik, dan tunggu waktu panen.
5 dari 5 halaman

Cara Menanam Hidroponik dengan Perawatan yang Baik

Cara Menanam Hidroponik© Pixabay

Tahap terakhir dalam cara menanam hidronik sekaligus tahap terpenting ialah perawatan. Tanpa perawatan yang tepat, tanaman hidroponik bisa saja tidak bisa bertahan sampai waktu panen tiba. Ada beberapa cara merawat hidroponik, seperti berikut ini:

  1. Rajin melakukan pengamatan dan pemeriksaan harian, tentang kondisi tanaman.
  2. Penambahan larutan nutrisi, disesuaikan dengan kondisi tanaman.
  3. Segera pindahkan tanaman yang layu atau mati agar tidak mempengaruhi tanaman yang lain.
  4. Pastikan aliran air lancar dan nutrisinya cukup.
  5. Pastikan tidak ada hama atau tanaman pengganggu lainnya.



Selamat mencoba!

Dari berbagai sumber. (ism)

Beri Komentar