5 Tips Mengatur Persediaan Barang Agar Tetap Terkontrol

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 23 Oktober 2021 12:11
5 Tips Mengatur Persediaan Barang Agar Tetap Terkontrol
Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatur persediaan barang agar tetap terkontrol. Berikut ini beberapa cara yang bisa bisa lakukan.

Dream - Mengatur persediaan barang merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh pelaku bisnis agar stok barang selalu tersedia sesuai dengan permintaan konsumen. Selain itu, stok barang yang tetap terkontrol akan menghindari dari penumpukan barang di gudang yang kemungkinan akan rusak jika tidak segera terjual atau tersalurkan kepada konsumen.

Mengatur persediaan barang perlu diperhatikan bagi setiap pebisnis, khususnya bisnis retail yang memiliki banyak barang. Bagi yang memiliki gudang penyimpanan stok barang, sudah pasti membutuhkan tenaga yang besar dan waktu yang tidak sedikit untuk mengontrolnya.

Namun, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatur persediaan barang agar tetap terkontrol. Berikut ini beberapa cara yang bisa bisa lakukan.

1. Melakukan Stock Opname Secara Berkala

Stock Opname adalah tahapan yang harus terjadi dalam sebuah bisnis, khususnya untuk bisnis retail dengan banyak jenis barang. Tahapan ini sangat penting untuk memastikan barang yang dijual selalu terdata, layak dikonsumsi, dan selalu tertata rapi di gudang.

Kegiatan stock opname sangat menyita waktu, karena ketersediaan barang produksi yang ada di gudang akan dihitung secara langsung. Tidak peduli berapa jumlahnya, semua stok barang harus didata dengan lengkap.

Di dalam gudang, biasanya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti barang hilang, rusak, atau dipindahkan tanpa disadari. Dengan kejadian tersebut, tentu informasi mengenai jumlah stok yang ada akan berbeda dengan jumlah stok fisik yang ada di gudang.

Untuk mengaturnya, kamu perlu melakukan pengecekan barang secara berkala. Standar operasional ini harus dilakukan agar kamu bisa tahu saat ada barang yang hilang dan rusak secara periodik.

Beberapa hal yang perlu kamu lakukan dalam standar operasional ini adalah dengan melakukan pengecekan sebelum barang disimpan dan melakukan pencatatan secara rutin.

Mengatur persediaan barang© shutterstock.com

2. Menggunakan Aplikasi Stok Barang

Mengontrol stok barang saat ini sangat mudah dengan bantuan teknologi. Kalau dulu dilakukan secara manual atau konvensional, sekarang kamu melakukan dengan mudah pakai aplikasi atau software. Bahkan, beberapa aplikasi stok barang sudah bisa terintegrasi langsung dengan media internet.

Dengan adanya aplikasi, maka mengelola stok barang dalam jumlah banyak akan dapat dilakukan cepat serta akurat. Aplikasi stok barang akan membantu kamu untuk mengatur stok barang di dalam gudang. Aplikasi saat ini sudah sangat beragam dan semakin lengkap fiturnya.

Kamu bisa melakukan banyak hal seperti pencatatan keluar-masuk barang, pemindahan barang, dan pengecekan stok barang tersisa. Selain itu, dengan memanfaatkan aplikasi stok barang maka setiap data dan aktivitas dalam gudang akan terekam dalam sistem sehingga membuat pekerjaan menjadi lebih menghemat waktu, tenaga, dan biaya.

3. Membuat Daftar Dan Jumlah Stok Barang

Cara mengatur stok barang yang sangat penting lainnya adalah dengan membuat daftar dan jumlah stok barang. Kamu harus selalu tahu daftar dan jumlah stok barang yang up to date agar bisa mengontrol aktivitas inventaris.

Dengan membuat daftar stok barang, kamu bisa menganalisis barang yang sering terjual dan yang sudah mulai menumpuk karena tidak kunjung terjual. Selanjutnya, kamu bisa melakukan tindakan yang tepat dan sesuai dengan keadaan stok barang yang ada.

1 dari 4 halaman

4. Melakukan Forecasting

Salah satu keputusan penting yang harus dilakukan adalah membuat forecast untuk memperkirakan pergerakan stok barang. Dalam tindakan ini, kamu harus lebih dulu mengetahui jumlah stok barang yang dibutuhkan pada beberapa waktu ke depan, khususnya kalau menjual berbagai macam jenis barang.

Dengan melakukan forecasting, maka kamu bisa menyiapkan stok yang cukup untuk periode berikutnya. Selain itu, forecasting juga berguna untuk menjaga stabilitas pada bisnis yang dijalani.

Mengatur persediaan barang© shutterstock.com

5. Memberi Kode Untuk Setiap Barang

Kode akan sangat membantu kamu dalam bisnis, khususnya kalau kamu menjual berbagai macam barang. Kode pada setiap barang berguna untuk mengetahui jenis barang yang lebih spesifik pada saat penjualan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam membuat kode, misalnya dengan huruf, angka, atau warna.

© Dream
2 dari 4 halaman

Sistem Manajemen Stok Barang

Sistem manajemen stok barang atau sistem manajemen inventory telah menjadi bagian yang sangat penting dalam penjualan seperti perusahaan ritel, grosir, F&B, dan berbagai industri lainnya yang melibatkan pengelolaan stok barang. Sistem manajemen inventory pada awalnya hanya berfungsi sebagai spreadsheet sederhana untuk melacak persediaan di gudang, namun sekarangi fungsinya menjadi semakin kompleks dan luas.

Sebagai perusahaan yang memproduksi banyak barang sebelum didistribusikan, maka perlu manajemen inventory atau manajemen persediaan stok barang. Manajemen ini merupakan proses yang kompleks, terutama untuk perusahaan-perusahaan yang lebih besar. Tapi sebenarnya dasar-dasarnya sama saja terlepas dari ukuran atau jenis perusahaannya.

Mengatur persediaan barang© shutterstock.com

Pada perusahaan besar, biasanya barang ditempatkan pada area penerimaan gudang terlebih dahulu, kemudian dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan stok atau rak. Sementara di perusahaan yang lebih kecil, barang yang diterima dapat langsung ditaruh di tempat penyimpanan stok. Barang-barang tersebut kemudian diambil dari area stok dan dipindahkan ke fasilitas produksi menjadi barang jadi. Selanjutnya, barang jadi dapat dikembalikan lagi ke rak-rak terlebih dahulu atau langsung dikirim ke pelanggan.

3 dari 4 halaman

Manfaat Sistem Manajemen Stok Barang

Sistem manajemen inventory atau sistem manajemen stok barang merupakan kombinasi teknologi yang terdiri atas hardware dan software untuk proses dan prosedur yang mengawasi pemantauan dan pemeliharaan barang-barang yang disimpan oleh suatu perusahaan. Barang-barang tersebut bisa merupakan aset perusahaan, bahan baku, atau produk jadi yang siap dikirim ke vendor atau konsumen akhir.

Persediaan barang© shutterstock.com

Sekarang, kebanyakan sistem manajemen inventory dapat diintegrasikan dengan sistem-sistem lainnya seperti sistem akuntansi, sistem pembelian, dan sistem ERP. Sistem manajemen inventory yang canggih memungkinkan perusahaan bisa mengelola stok barang yang disimpan pada setiap gudang yang tersebar. Selain itu, beberapa manfaat sistem inventory yaitu:
● Penyimpanan data terpusat, meskipun stok barang berada pada tempat yang berbeda.
● Sebagai Stock Control agar perusahaan selalu bisa menyediakan barang yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan konsumen.
● meningkatkan Efisiensi dari berbagai aktivitas kompleks yang termasuk dalam penanganan stok dapat dibuat menjadi lebih sederhana.
● Produktivitas yang Optimal, karena karyawan bisa lebih fokus pada tugas-tugas lain yang tidak kalah penting.
● menghemat Biaya
● Mudah diimplementasikan.
● Meningkatan Kepuasan Pelanggan
● Memberikan Prakiraan dan Perencanaan yang Akurat

© Dream
4 dari 4 halaman

Mengelola Stok Barang Pada Gudang Menggunakan Aplikasi Stok Barang Jurnal By Mekari!

Sistem yang bagus akan menjadi aset bisnis Anda karena dapat mengamankan stok dan memberikan keuntungan.

Jurnal adalah aplikasi stok gudang terbaik, memiliki aplikasi stok barang dan aplikasi gudang yang cocok untuk membantu Anda agar sukses dalam manajemen barang.

Nah, di atas telah diulas kalau mengelola manajemen stok barang pada gudang dengan baik akan sangat mempengaruhi penjualan. Karena itu anda perlu melakukannya dengan baik. Kalau perlu, Anda harus gunakan aplikasi khusus untuk keperluan manajemen stok barang tersebut. Semoga informasi ini berguna, dan jangan lupa untuk dibagikan di media sosial.

Beri Komentar