Survei: 80 Persen Anak Indonesia Pilih Internet Ketimbang TV

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 25 Februari 2019 15:15
Survei: 80 Persen Anak Indonesia Pilih Internet Ketimbang TV
Kondisi itu membuat anak-anak menjadi pasar bagi produsen.

Dream - Kecenderungan anak-anak Indonesia pada `dunia layar` tak terelakkan. Setelah kegandrungan terhadap televisi di era 1990-an, belakangan anak-anak Indonesia menemukan dunia baru bernama ponsel pintar.

Studi tahunan perusahaan media digital anak, TotallyAwesome, menyebut, 80 persen anak di Indonesia lebih memilih akses internet ketimbang televisi.

Iterasi ke-empat dari “ Indonesia Kids’ Digital Insights” juga menganalisa perilaku digital anak-anak, penggunaan media online (daring), perangkat, konten, dan juga pilihan merek (brand preferences).

“ Kami melihat anak-anak di Indonesia sangat vokal dan fanatik dengan konten yang mereka lihat secara online. Dengan tingginya penetrasi ponsel pintar, masuk akal bahwa itu menjadikan mereka lebih mudah dipengaruhi oleh influencer anak online," kata TotallyAwesome Chief Executive Officer, Quan Nguyen, dalam keterangan resminya, Senin 25 Februari 2019.

Quan mengatakan, tren anak menggunakan gawai meningkat selama beberapa tahun terakhir. Anak-anak yang menggunakan ponsel pintar meningkat sebanyak 86 persen, televisi sebanyak 55 persen, dan tablet sebanyak 40 persen. TotallyAwesome menemukan salah satu bukti tren tersebut yaitu fakta bahwa lebih dari 70 persen anak memiliki ponsel pintar.

Lebih dari 90 persen anak yang disurvei mengatakan bahwa mereka mendapatkan informasi tentang peluncuran mainan terbaru melalui internet. Kegandrungan anak-anak pada dunia online juga berbanding lurus dengan peningkatan iklan media daring.

Sebanyak 9 dari 10 orang tua mengakui bahwa mereka membeli produk-produk untuk anak mereka setelah anak-anak melihat iklannya. Sisi lain dari meriahnya informasi di dunia internet juga membuat sebanyak 92 persen anak di Indonesia memiliki kemampuan belanja.

Menurut hasil survei, anak-anak turut menentukan apa yang ingin dia beli. Sebanyak 60 persen anak ingin makanan, minuman 54 persen, makan di luar 54 persen, mainan 31 persen, dan buku atau komik 24 persen.

“ Studi menunjukkan kekuasaan yang dimiliki anak-anak atas apa yang mereka mau. Mereka mendapatkan apa yang diinginkan dengan menggunakan uang saku mereka sendiri, atau melalui orang tua mereka dengan menggunakan pester power. Para pemasar harus mengenali dan mengakui influencer besar dari Generasi Alfa dan GenX,” kata Nguyen.

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya