Aplikasi Ini Diklaim Bisa Mengukur Kadar Gula di Minumanmu

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 22 Juli 2019 19:01
Aplikasi Ini Diklaim Bisa Mengukur Kadar Gula di Minumanmu
Sangat bermanfaat untuk kamu yang ingin memulai hidup sehat

Dream - Gaya hidup sehat telah menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia saat ini. Beragam menu sehat atau jenis olahraga dipilih agar kesehatan tubuh mereka selalu terjaga. 

Tak hanya metode training, masyarakat juga banyak yang mengunduh berbagai aplikasi penunjang gaya hidup sehat mereka. 

Meski sudah muncul dalam banyak ragam, aplikasi yang dapat menunjukan kadar gula di sebuah minuman sepertinya masih minim. Aplikasi ini tentu sangat membantu di tengah gempuran beragam jenis minuman manis. 

Gaya hidup sehat akan berakhir percuma jika asupan minum kamu masih banyak mengandungkan gula berlebih. Tak menutup kemungkinan kamu juga bisa terserang penyakit berbahaya.

1 dari 5 halaman

Bagaimana Cara Kerjanya?

Hal itulah yang membuat pengembang aplikasi asal Jepang, Daiki Shimizu membuat aplikasi penghitung jumlah gula dalam minuman. Aplikasi bernama 'Sato-San' ini akan segera diperkenalkan ke publik.

Cara kerjanya cukup mudah. Kamu cukup men-scan barcode pada jenis minuman kemasan yang kamu beli.

Setelah itu aplikasi akan memperlihatkan berbagai informasi lengkap terkait minuman tersebut, khususnya mengenai kadar gula.

Hingga saat ini belum diketahui kapan aplikasi itu akan diperkenalkan. Namun sudah banyak masyarakat yang antusias menyambut kedatangan aplikasi ini.

Saat ini Daiki tengah mengurus izin kepada Google PlayStore dan iOS AppStore untuk memungkinkan pengguna mengunduh aplikasi ini di ponsel mereka.

Wah sangat bermanfaat bukan. Yuk intip bagaimana cara bekerjanya pada video dibawah ini:

2 dari 5 halaman

Ini Videonya

3 dari 5 halaman

Meski Menyegarkan, Ini Risiko Konsumsi Bubble Tea

Dream - Siapa yang enggak tahu minuman teh segar bubble tea? 

Sampai saat ini minuman berbahan dasar teh, susugula, es, yang dicampur bola-bola hitam ini tengah laris di pasaran.

  Dikira Jeli Pas Minum Bubble Tea, Muntah Saat Tahu Aslinya

Namun tahukah kamu? Meski memiliki cita rasa yang lezat, mengkonsumsi bubble tea terlalu sering cukup berbahaya bagi tubuh.

Seperti dilansir dari The Vocket, berikut penjelasannya:

4 dari 5 halaman

Kandungan Bubble Tea

Secara umum teh adalah minuman yang baik untuk kesehatan. Mengandung anti-oksidan tinggi dan beberapa mineral penting seperti magnesium, fosfor, kalium, dan fluorida.

Namun untuk Bubble Tea yang dijual di pasaran, sudah mengandung banyak gula.

Bahkan tanpa topping, teh itu sendiri dapat mengandung 30 sampai 40 gram (sekitar 6 sampai 8 sendok teh) gula dan rasa buatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kebutuhan maksimum manusia adalah 5 hingga 10 sendok teh gula per hari. Bayangkan sekali minum Bubble Tea sudah memenuhi kebutuhan gula mu per hari.

Selain itu, seperempat cangkir bubble menambah lebih dari 100 kalori. Bahkan bisa menambah dengan mudah hingga 300 kalori.

Bubble tea juga mengandung rendah vitamin, rendah mineral, dan rendah serat.

Bubble hanya menyediakan sejumlah kalori kosong. Karena itu, kamu cenderung menjadi sembelit setelah mengonsumsi bubble tea.

Jujur saja, kandungan gula dalam minuman ini saja cukup mengkhawatirkan. Lantas bagaimana jika ditambah dengan Topping mutiara atau yang dikenal dengan boba?

5 dari 5 halaman

Seberapa Bahaya Bubble Tea

Toping mutiara atau yang dikenal dengan Boba terbuat dari tapioka. Sejenis pati yang diekstrak dari tanaman singkong.

Tumbuhan ini sangat umum di sumber makanan kita sehari-hari dengan kandungan karbohidrat. 

Tetapi ada beberapa kasus boba dibuat dengan dilapisi gula merah, jadi tak hanya mengandung karbo melainkan juga gula.

      View this post on Instagram

Royal 9 Milk tea is the best of our best! Must get a try! #thealleymy #royal9milktea#thealleykotalaksamana

A post shared by THE ALLEY MALAYSIA 鹿角巷 (@thealley.my) on 

Dan tahukah kamu, jika tidak ditangani dengan benar sebelum dikonsumsi, sisa sianida pada tapioka mungkin tertinggal?

Ini adalah senyawa beracun yang ketika dicerna dapat menyebabkan sakit kepala, mual, muntah, dan bahkan kelumpuhan. Tapi jangan khawatir, memasaknya sudah cukup untuk menghilangkan semua racun.

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan