Awas Dibajak, Begini Cara Amankan Rekening Bank

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 9 September 2021 17:34
Awas Dibajak, Begini Cara Amankan Rekening Bank
Selain menggunakan kombinasi password yang kuat, apa lagi, ya?

Dream – Belakangan ini kejahatan digital marak terjadi, misalnya pembobolan rekening bank. Penipu bisa mengambil alih alias membajak rekening bank dengan mencuri data-data pribadi korbannya.

Cyber Security Researcher dan Consultant, Teguh Aprianto, mengatakan pembajakan rekening ini disebut account hijacking. Biasanya account hijacking digunakan untuk membajak akun media sosial dan rekening bank. Ada tiga cara yang digunakan pelaku untuk merampas akun korban.

Pertama, phising, Teguh mengatakan metode ini menjebak calon korban dengan halaman login palsu yang dibuat miring dengan aslinya. Dengan cara ini, pelaku mudah mendapatkan data pribadi seperti e-mail dan password.

Kedua, social engineering. Pelaku ini biasanya mendekati korban dengan memanipulasinya. Dengan begitu, korban akan memberikan apa yang diminta pelaku, termasuk rekening dan password rekening bank. Teguh mengibaratkan social engineering ini seperti dengan gendam.

“ Korban ikut termakan (omongan) orang lain,” kata dia dalam konferensi pers virtual “ Peluncuran Kolaborasi Kampanye Edukasi #DatamuRahasiamu”, ditulis Kamis 9 September 2021.

Yang terakhir, password guessing. Pelaku menebak kombinasi password korban. Ini dilakukan secara manual atau tools.

“ Korban menggunakan kombinasi password yang lemah,” kata dia.

1 dari 5 halaman

Bisa Gunakan Cara Ini Agar Aman

Yang bisa dilakukan adalah menggunakan kombinasi password yang aman. Kombinasi password yang aman, kata dia, adalah perpaduan huruf kapital, simbol, dan angka. Dia mencontohkan kombinasi password yang kuat adalah Sassygvrl$%^123.

“ Kombinasi huruf kapital di awal, simbol, dan angka ini yang paling aman digunakan,” kata Teguh.

Cara kedua adalah memastikan e-mail dan nomor ponsel itu aktif saat mendaftarkan akun, termasuk untuk rekening.

Selanjutnya adalah verifikasi dua langkah. Cara ini bisa dilakukan dengan Google Authenticator atau aplikasi sejenis.

Yang tak kalah penting, kata dia, adalah tidak pernah menyimpan data pribadi, seperti password di tempat yang rawan, seperti note atau dokumen berekstensi .docx atau .txt. Password bisa disimpan di tools password manager.

2 dari 5 halaman

Hati-Hati Dibobol, Lindungi Rekeningmu dengan 6 Cara Ini

Dream – Seiring dengan perkembangan digital, modus kejahatan baru terus bermunculan. Dengan memanfaatkan kelalaian dan ketidaktahuan pengguna, kejahatan siber menjadi ancaman nyata masyarakat karena dapat menimbulkan kerugian secara finansial, terutama di sektor perbankan.

Salah satu kejahatan siber yang paling sering dilakukan adalah pembobolan rekening. Mereka bisa menguras saldo rekening korban, bahkan sampai habis tak tersisa.

© Dream

Lalu, bagaimana caranya agar kita semua bisa terhindar dari pembobolan rekening?

Dikutip dari akun Instagram @ojkindonesia, Selasa 25 Mei 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berbagi info tentang cara mengamankan rekening.

3 dari 5 halaman

Aktifkan Fitur Notifikasi SMS

Pertama, kamu harus mengaktifkan fitur notifikasi SMS transaksi. Mungkin hal ini terdengar sederhana, namun dengan melakukan hal ini kamu dapat mengetahui pemberitahuan dana masuk dan keluar ke nomor telepon yang terdaftar di kartu rekeningmu melalui SMS yang dikirimkan oleh bank. Jika ada transaksi masuk dan keluar yang mencurigakan, kamu bisa mengetahuinya.

Ke dua, cek histori dan rekening secara berkala. Dengan melakukan pengecekan berkala ini, kamu juga dapat segera mengetahui apakah ada transaksi yang mencurigakan.

Kamu dapat dengan mudah memantau histori dan saldo milik-mu melalui aplikasi mobile banking atau internet banking dari bank tersebut.

4 dari 5 halaman

Gunakan Fitur Verifikasi Dua Langkah

Ke tiga, menggunakan fitur verifisikasi dua langkah. Tidak hanya rumah yang membutuhkan kunci atau gembok untuk menjaga keamanan dari penjahat.

Namun perangkat seluler kamu juga harus terproteksi dengan baik dalam menjaga keamanan data yang ada. Pastikan kamu melakukan fitur verifikasi dua langkah seperti menggunakan pindak sidik jari atau wajah, agar perangkat seluler terkunci dengan baik.

Ke empat, menggunakan internet pribadi. Saat bepergian, kamu pasti sering menemukan free wifi atau wifi publik sehingga tertarik menggunakannya.

Namun jika kamu akan melakukan kegiatan perbankan pada perangkat seluler-mu seperti internet banking, pastikan untuk menghindari penggunaan wifi tersebut dan lebih baik untuk menggunakan jaringan internet pribadi.

5 dari 5 halaman

Jaga Data Pribadi

Ke lima, menjaga data pribadi. Menjaga data pribadi sangat penting, untuk itu jangan pernah memberikan informasi yang bersifat rahasia seperti user ID, password, kode OTP, pin rekening, bahkan nama ibu kandung kepada siapapun termasuk pihak Bank sekalipun. Selain itu penting untuk mengubah password secara berkala.

Ke enam, waspada penggunaan ATM. Saat menggunakan ATM pastikan tidak ada benda mencurigakan berupa tempelan, nomor telepon bank yang tidak resmi di mesin ATM untuk menghindari terjadinya skimming.

Saat terjadi kesulitan, sebaiknya segera datang ke bank. Hindari menerima bantuan dari orang lain yang berisiko bisa mengetahui password atau melakukan kloning kartu kamu.

(Laporan: Yuni Puspita Dewi)

Beri Komentar