Badai Matahari Terpa Bumi Hari Ini, Apa Akibatnya?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 15 Maret 2019 10:17
Badai Matahari Terpa Bumi Hari Ini, Apa Akibatnya?
Dikabarkan bahwa angin `muntahan` matahari akan sampai ke bumi hari ini.

Dream – Badai matahari dikabarkan akan menerpa Bumi hari ini, Jumat 15 Maret 2019. Hal ini diungkapkan oleh lembaga layanan cuaca Inggris, Space Weather.

“ Lubang berbentuk ngarai di atmosfer matahari menghadap bumi. Itu memuntahkan aliran angin matahari ke kita,” tulis Space Weather, dikutip dari Express.co.uk.

Lembaga ini menyebut badan geomagnetik minor G1 ini tidak berbahaya. Sebagian besar, medan magnet Bumi melindungi manusia dari rentetan radiasi.

Tapi, badai ini bisa berdampak kepada teknologi berbasis satelit. Aliran angin dari matahari akan mengembangkan atmosfer bumi dan mempengaruhi satelit. Ini berpotensi akan mengurangi navigasi GPS, sinyal ponsel, dan TV satelit.

Gelombang partikel yang dibawa oleh angin matahari bisa membuat arus tinggi di magnetosfer serta menyebabkan transformator listrik dan pembangkit listrik meledak, plus kehilangan daya. Radiasi yang tinggi juga bisa membuat orang rentan terhadap kanker.

Selain itu, gelombang partikel dapat menyebabkan arus tinggi di magnetosfer, yang dapat menyebabkan lebih tinggi dari listrik normal di saluran listrik, mengakibatkan transformator listrik dan pembangkit listrik meledak dan kehilangan daya.

1 dari 1 halaman

Tenang, Semua Aman

Menanggapi kabar tersebut, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) RI meminta masyarakat untuk tenang. LAPAN menyebut belum ada dampak signifikan dari badai matahari.

“Tenang, semua aman berdasarkan asesmen dari Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN, belum ada dampak signifikan,” tulis LAPAN di akun Instagramnya, @lapan_ri.

Dikatakan pula bahwa lubang korona di sekitar ekuator matahari memang bisa melepaskan angin matahari dengan cepat. Diperkirakan juga angin bisa sampai di bumi selama dua hari.

“Tetapi efeknya tidak seperti yang diberitakan. Info rinci cuaca antariksa bisa dilihat juga di situs LAPAN. http://swifts.sains.lapan.go.id/,” tulis LAPAN.

 

      View this post on Instagram

Tenang, semua aman berdasar asesmen dari Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN, belum ada dampak signifikan. Dan ini adalah gambar lubang korona 13 Maret kemarin. Posisi lubang korona di sekitar ekuator matahari memang bisa melepaskan angin matahari cepat yang diperkirakan mencapai bumi dalam 2 hari. Tetapi efeknya tidak seperti yang diberitakan. Info rinci cuaca antariksa bisa dilihat juga di situs LAPAN. http://swifts.sains.lapan.go.id/ . #matahari #sun #korona #corona #antariksa #antihoax #waspadahoax #LAPAN #Indonesia

A post shared by LAPAN (@lapan_ri) on

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya