Cuitan Pertama Bos Twitter Laku Rp41 M, Ini Isi Tweetnya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 26 Maret 2021 08:48
Cuitan Pertama Bos Twitter Laku Rp41 M, Ini Isi Tweetnya
Sang pembeli menyebut cuitan itu seperti `Mona Lisa`.

Dream – CEO Twitter, Jack Dorsey, mencuit pertama kali di Twitter pada 21 Maret 2006. Cuitan pertamanya ini ini ternyata laku terjual 15 tahun kemudian senilai puluhan miliar rupiah.

Dikutip dari World of Buzz, Jumat 26 Maret 2021, cuitan pertama Dorsey ini bertuliskan “ hanya mengatur Twitter-ku” dalam bahasa Inggris. Kemudian, cuitan ini dibeli oleh seorang bos asal Malaysia, Sina Estavi.

Cuitan ini dilelang di platform Valuables dan laku senilai 12 juta ringgit atau hampir Rp42 miliar. Meskipun masih berada di platform, Estavi akan mendapatkan sertifikat kepemilikan dan ditandatangani oleh Dorsey.

Cuitan ini terjual sebagai nonfungible token (NFT), sebuah sertifikat kepemilikan digital yang unik. Sertifikat ini menandakan kepemilikan suatu foto, video, atau formulir apa pun di media online.

1 dari 4 halaman

Seperti Lukisan Mona Lisa

Lantas, bagaimana perasaan Estavi setelah membeli cuitan pertama bos Twitter? Pria ini menyebut cuitan pertama itu bagaikan lukisan.

“ Saya berpikir bertahun-tahun ke depan orang-orang akan sadar seberapa penting nilai cuitan ini, sama seperti lukisan Mona Lisa,” kata Estavi.

Rencananya, uang hasil penjualan itu akan dikonversi menjadi bitcoin. Kemudian, dia akan menyumbangkannya kepada Yayasan Give Directly’s Africa Response.

2 dari 4 halaman

Saham Blackberry Ujug-Ujug Naik Bekas Pengguna Auto-Nostalgia, Baca Cuitannya!

Dream – Saham Blackberry (BB) mendadak menjadi idola di pasar modal Amerika Serikat setelah banyak spekulan menaruh posisi beli di tengah kondisi bursa efek yang berisiko seperti saat ini. Saham Blackbery di perdagangan awal pekan ini mendadak meroket 30 persen meski tanpa sentimen positif baru apapun. 

Kenaikan saham yang fantastis itu memaksa manajemen Blackberry meski melapor ke otoritas bursa AS. Dalam laporannya, Blackberry menyatakan tak ada info material baru yang membuat harga saham mendapat melonjak.

Dikutip dari Yahoo Finance, Rabu, 27 Januari 2021, koder saham BB mendadak menjadi saham paling banyak diperdagangkan di laman tersebut dibawah GameStop.

 

3 dari 4 halaman

Sudah Tak Main Ponsel

Pemicu kenaikan harga saham diduga akibat penjualan 90 paten BB kepada Huawei. Namun transaksi itu  sudah berlangsung beberapa minggu lalu. Tapi dengan kondisi krisis saat ini, para maniak cuan saham pasti mau berspekulasi membeli saham BB.

Tidak seperti saham sangat berisiko lainnya yang sedang jadi incaran investor, BB harus dikaui memiliki fundamental terbaik. Di bawah CEO lama John Chen, BB telah cukup sukses menjadi pemasuk teknologi infotainmen untuk perushaaan pembuatan mobil dan solusi keamanan siber.

Selama 9 bulan yang berakhir pada 30 November, BB melaporkan penjualan senilai US4 704 juta dan laba bersih US$85 juta. 

Meski sudah mengubah model bisnis, banyak orang yang masih menganggap BB sebagai pembuat ponsel saja. Lonjakan harga saham kemarin membuat para pengguna Twitter bernostalgia dengan kenangan lama saat menggunakan perangkat BB mereka.

4 dari 4 halaman

Ini Cuitan Nostalgia Pemilik Blackberry

Berikut beberapa cuitan yang diunggah para pengguna BB saat menjadi trending topik Twitter sepanjang Senin kemarin

1. Untuk beberapa alasan BB jadi trending lagi, ini membuat saya kangen disaat ponsel hanya sebuah alat yang tidak menganggu jiwa, oleh @adamhunteratc

2. Karena BB lagi trending, aku kangen Storm-ku, bawa kembali ke pasaran, oleh @frk4shoes

3. Karena BB trending lagi, ini adalah ponsel terfavorit ku. Blackberry blod 9000, oleh @lancemann

4. Banyak menghabiskan waktu bermain break bricker dengan blackberry di bawah kolong meja semasa SMA, oleh @kayshefar

5. Karena BB lagi trending, aku kangen blackberry curve ku 10 tahun lalu. Aku pikir ini ponsel yang keren sekarang ini, oleh @i_Balou

(Sah, Laporan: Josephine Widya, Sumber: Yahoo Finance)

Beri Komentar