Fenomena Langka Penampakan Awan Pelangi Terjadi di Langit Tokyo

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 2 Juli 2020 07:32
Fenomena Langka Penampakan Awan Pelangi Terjadi di Langit Tokyo
Fenomena astronomi langka ini biasa disebut Circumhorizontal Arc.

Dream - Kejadian tak biasa tentunya selalu menarik perhatian. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Tokyo, Jepang.

Sebuah fenomena langka yang disebut 'awan pelangi' belum lama ini terlihat menghiasi langit Tokyo. Banyak orang mengabadikan momen itu di media sosial.

Dilansir dari Oddity Central, Rabu 26 Juni 2020, terlihat awan yang berwarna-warni di langit tokyo. Netizen pun langsung heboh dan membagikan fenomena langka tersebut di sosial media Twiter.

Tak seperti awan biasa yang berwarna putih, awan unik itu malah nampak seperti sebuah pelangi dengan beragam warna. Akan tetapi, fenomena optis ini lebih dekat kaitannya dengan halo es daripada pelangi.

Fenomena astronomi langka ini biasa disebut Circumhorizontal Arc. Fenomena awan multicolor ini juga dikenal sebagai 'fire rainbow' karena terkadang terlihat seperti awan warna-warni menyala di langit.

1 dari 4 halaman

Ketika matahari melewati awan cirrus dengan lebih banyak “ Kristal es” di langit atas, akan menghasilkan 58 derajat pembiasan. Sehingga awan-awan itu akan nampak seperti pelangi yang terbakar di langit.

Fenomena ini sebenarnya umum di beberapa negara seperti Amerika Serikat, di mana awan tersebut akan muncul setiap musim panas.

Sedangkan untuk orang-orang yang tinggal di kawasan Eropa Utara, hal ini akan jarang dialami.

(Sumber: Oddity Central)

2 dari 4 halaman

Penampakan Awan Aneh Muncul di Langit Irak, Pertanda Apa?

Dream - Fakta kita jarang melirik awan memang benar adanya. Kecuali ketika awan menuntut perhatian kita untuk melihat ke arah mereka.

Baru-baru ini seorang netizen Twitter dengan akun Omed (OmedMuhammad666) mengunggah foto penampakan awan yang sangat langka muncul di Irak.

Secara detail Omed menjelaskan bentuk awan seperti gumpalan kapas yang bermunculan dalam jumlah banyak di langit sore Kota Kurdis, Irak.

3 dari 4 halaman

Melansir dari World of Buzz, awan yang bergerombol dan berbentuk seperti kapas itu disebut Mammatus clouds. Awan jenis ini tergolong sebagai awan langka yang jarang terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan menurut penelitian, kemunculan aawan ini hanya berlangsung dalam waktu singkat sekitar 10-15 menit.

Menurut pengamatan ilmuwan, awan ini merupakan hasil perkembangan dari awan cumulonimbus, meski dapat juga ditemukan dalam lapisan altostratus ataupun cirrus.

Adapun kemunculan awan ini dipercayai oleh para ilmuwan sebagai tanda akan munculnya badai atau cuaca yang buruk.

4 dari 4 halaman

Undang Komentar Netizen

"  Hari ini di Amedi,"  tulis Omed dalam unggahannya.

Sontak saja, berselang dua hari, unggahan foto awan langka itu telah disukai lebih dari 6.400 Netizen dan juga sudah dibagikan kembali sebanyak 26 ribu kali.

Sementara itu, netizen Twitter secara otomatis langsung menanggapi fenomena langka kemunculan awan Mammatus Clouds ini.

"  Wow, Seandainya aku bisa menyentuh awan tersebut," tutur salah seorang netizen.

 

Sumber: World Of Buzz

Beri Komentar