Gandeng Markeplace, Pemprov Jabar Pacu Transformasi Digital

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Januari 2020 15:24
Gandeng Markeplace, Pemprov Jabar Pacu Transformasi Digital
Langkah ini juga bertujuan untuk membuat pengadaan kebutuha dinas makin akuntabel dan efisien.

Dream - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat transformasi digital di lingkungan kerja. Instansi pemerintah di bawah komando Gubernur Ridwan Kamil ini menggandeng PT Brilliant Ecommerce Berjaya untuk memanfaatkan Mbizmarket.co.id.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 20 Januari 2020, Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Barat, Daud Achmad, mengatakan kerja sama itu bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, efektivitas, serta akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa.

" Dengan kerja sama ini bahwa kita dari pihak Pemerintah Daerah bisa berbelanja untuk kebutuhan kedinasannya secara efisien, efektif dan lebih akuntabel. Hingga secara umum bisa lebih meningkatkan roda pemerintahan," kata Daud di Bandung, Jawa Barat.

Daud mengatakan Mbiz akan menyediakan Mbizmarket.co.id sebagai platform marketplace berbasis toko dalam jaringan (online) bagi instansi-instansi di lingkungan Pemprov Jabar.

Selain itu, kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen Pemprov Jabar dan Mbiz dalam mendukung percepatan transformasi digital sekaligus pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Jabar.

" E-marketplace serta aktivitas transaksi online. memberikan efek positif bagi pertumbuhan ekonomi," kata dia.

1 dari 6 halaman

Perluas dan Buka Peluang Persaingan Usaha

Sekadar informasi, kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah Perjanjian Kerja Sama oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Daud Achmad dan CEO PT Brilliant Ecommerce Berjaya Rizal Paramarta. Penandatanganan perjanjian tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang sudah disepakati Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan CEO PT Brilliant Ecommerce Berjaya, Rizal Paramarta.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Jabar, Ika Mardiah, menyatakan, pemanfaatan dan pengembangan e-marketplace dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah akan memperluas dan membuka peluang persaingan usaha yang kompetitif, sehat, serta wajar.

" Tujuannya untuk melakukan digitalisasi barang/jasa efektif efisien dengan dukungan TIK untuk nilai manfaat yang sebesar-besarnya. Juga untuk mendukung UMKM di Jawa Barat," kata Ika.

Sasaran pengguna platform ini adalah pejabat pengadaan, pejabat pembuat komitmen, UMKM, dan pemerintah kota/kabupaten. Perjanjian tersebut berlaku selama tia tahun sejak ditandatangani dan bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan para pihak.

" Keuntungan yang ditawarkan di antaranya transparasi, semua aktivitas yang terjadi di platform kita tercatat, dari harga hingga segala detil lainnya. Kedua, efisiensi, dari segi harga maupun segi proses. Tiga, automasi, banyak aktivitas administrasi yang bisa dilakukan secara digital. Keempat networking yang luas," kata Rizal.

2 dari 6 halaman

'Oleh-oleh' Ridwan Kamil dari UEA, 1.500 Lowongan Kerja

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendampingi Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan, dalam kunjungannya ke Uni Emirat Arab. Dari kunjungannya, ada “ buah tangan” yang dibawa pria yang akrab dipanggil Kang Emil untuk warga Jawa Barat.

“ Dari semua negosiasi, setengah rezekinya Alhamdulillah berlokasi di Jawa Barat. Delapan oleh-oleh untuk warga Jawa Barat,” tulis Ridwan Kamil di akun Instagramnya, @ridwankamil, Rabu 18 Desember 2019.

Pertama, ada 1.500 lowongan kerja dari Lulu Group untuk anak-anak muda Jawa Barat untuk bekerja di Dubai dan Abu Dhabi. Kedua, pengembangan kota baru berbasis teknologi 4.0 di atas lahan 1.500 hektare di Subang di Segitiga Rebana.

 

© Dream



Yang ketiga adalah program renewable energy, floating solar farm di Waduk Cirata. Keempat. Ada kesepakatan kehadiran distrik industri baru di Balongan, Indramayu. Industri ini berbasis petrokimia.

“ Kelima, kerja sama digital antara pemerintah Uni Emirat Arab dan Indonesia melalui Universitas Telkom di Kabupaten Bandung,” tulis Ridwan Kamil.

Poin yang keenam adalah pertanian buah tropis berbasis ekspor di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Ketujuh, pengembangan industri teknologi keamanan infrastruktur di Bekasi atau Karawang.

“ Kedelapan, pembangunan West Java Expo and Convention project di stasiun akhir Kereta Api Cepat di Tegal Luar,” tulis dia.

3 dari 6 halaman

Diteken Tahun Depan

Ridwan Kamil mengatakan kesemua kesepakatan ini akan ditandangani oleh pihak-pihak terkait.

Penandatangan ini akan disaksikan oleh Presiden Jokowi di Abu Dhabi dalam kunjungan kenegaraan.

Rencananya, penandatanganan ini akan dilakukan pada pertengahan Januari 2020.

“ Insya Allah ikhtiar jemput bola ini akan membawa Jabar menuju provinsi Juara,” tulis dia.

5 dari 6 halaman

Aplikasi e-TanamRidwan Kamil Bakal Wajibkan Pasangan Bercerai Tanam 100 Pohon

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sedang menggagas gerakan menanam pohon untuk pemulihan daerah aliran sungai (DAS). Salah satu caranya untuk melengkapi kebijakan tersebut, dia meminta pasangan yang bercerai menanam 100 pohon.

" Akan kita siapkan, seperti yang mau menikah bisa menyumbang sepuluh pohon, yang cerai 100 pohon, yang lulus SD, SMP, SMA sepuluh pohon, dan lain-lain untuk pertisipasi," kata Emil, sapaan Ridwan Kamil.

 

© Dream

 

Gerakan pemulihan DAS Citarus sudah dimulai dengan penanaman 17.150 pohon Blok Caringin Tilu, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Tahun depan, gerakan ini akan dimaksimalkan dengan penanaman 25 juta pohon.

" Saya amati secara teori filosofi, manusia menganggap alam sebagai supporting system bukan partner. Jadi, alam boleh dirusak, boleh ditebang untuk eksistensi manusia. Itu pikiran keliru," ujar dia.

 

6 dari 6 halaman

Aplikasi e-Tanam

Untuk mengawasi keberadaan pohon yang sudah ditanam, dia meluncurkan aplikasi e-Tanam. Aplikasi tersebut memungkinkan publik mengetahui progres penghijauan yang dilakukan di Provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil Jalankan Hukuman Ngepel Jalan Braga Usai Jumatan© MEN

Aplikasi ini akan memuat informasi pohon per lokasi, mulai dari kabupaten, kecamatan, dan desa. Selain lokasi, publik juga dapat mengetahui jenis pohon, jumlah pohon, tahun tanam, sampai foto kegiatan penanamannya.

Masyarakat pun dapat terlibat dengan melaporkan sendiri pohon yang telah ditanam melalui aplikasi tersebut.

" Aplikasi ini untuk mengajak warga berpartisipasi dan mengetahui hasil tanamannya itu direkam di koordinat yang bisa dicek di e-Tanam tadi. Sehingga kalau ada 25.000 penanam, ada 25.000 titik yang sering kita monitor," ujar dia. (mut)

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar