Heboh Netizen Arab Tuntut Lagi Peta Palestina Muncul di Google Maps

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 17 Juli 2020 13:47
Heboh Netizen Arab Tuntut Lagi Peta Palestina Muncul di Google Maps
Label Palestina kembali hilang di Google Maps. Tuntutan yang sama pernah di sampai tahun 2016 lalu.

Dream - Desakan netizen negeri Arab untuk mengembalikan peta Palestina di fitur Google Maps kembali muncul. Isu ini pernah juga muncul di tahun 2016 lalu dan membuat geger peselancar media sosial.

Kali ini sejumlah pengguna media sosial memajang dua gambar peta Google Maps. Satu peta memuat wilayah " Tepi Barat" dan " Jalur Gaza" dilabeli dengan kata " Palestina"

Sedangkan gambar lainnya tetap mencantumkan dua dua wilayah tersebut juga memajang label " Israel" . Tetapi, label " Palestina" tidak ditemukan.

Pada unggahan yang kemudian viral itu menyatakan istilah " Palestina" telah dihapus. Netizen menyebarkan unggah tersebut menyatakan mereka marah karena tidak ada kata " Palestina" baik di Apple maupun Google Maps.

 

1 dari 3 halaman

Kasus serupa pernah terjadi pada 2016. Kala itu, juru bicara Google sempat menyatakan nama Palestina tidak pernah eksis di Maps.

Juru bicara tersebut menyatakan ada bug yang telah menghapus label untuk " Tepi Barat" dan " Gaza" .

" Kami segera bekerja cepat untuk mengembalikan label tersebut (Palestina) pada area ini," kata juru bicara Google.

Fakta ini muncul di tengah upaya Presiden Israel Benjamin Netanyahu memperluas pencaplokan wilayah di Tepi Barat. Hal ini memicu gelombang kritik dari banyak negara, menyebut upaya itu sebagai kejahatan hak asasi manusia.

Sumber: Arab News

2 dari 3 halaman

3 dari 3 halaman

Petisi yang Sama di Tahun 2016

Dream - Raksasa internet Google menghapus Palestina dalam peta yang disediakan melalui aplikasi Google Maps. Pada tampilan aplikasi tersebut hanya memuat kata Israel.

Saat Anda mencari Palestina di Google Maps, maka yang muncul adalah peta buta Israel, yang ditandai dengan eilayah Gaza, Judea, dan Samaria.

Hal ini memicu kemarahan para netizen dan memunculkan petisi online yang mendesak Google mencantumkan Palestina. Hingga kini, petisi ini sudah mendapat 120.000 tandatangan sebagai bentuk dukungan.

Petisi ini menyebut penghapusan kata Palestina di Google Maps sebagai 'penghinaan pedih'. " Apakah disengaja atau Google yang membuat sendiri dan terlibat dengan upaya penghapusan etnis oleh pemerintah Israel terhadap Palestina," bunyi petisi itu.

Zak Martin, pembuat petisi tersebut, mendesak Google untuk mengakui Palestina dalam Google Maps. Sejumlah pengguna Twitter mempertanyakan mengapa setiap kali mencari Palestina malah tidak muncul.

Salah satu pengguna Twitter menulis, " Mengapa Palestina dihapus dari Google Map!!!"

Sumber: dailystar.co.uk

Beri Komentar