Gibran Geregetan Lihat Komputer Jadul SMK: Kita Tak Ingin Mencetak Pengangguran

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 10 September 2021 13:13
Gibran Geregetan Lihat Komputer Jadul SMK: Kita Tak Ingin Mencetak Pengangguran
"Guru-gurunya ketinggalan dalam teknologi".

Dream - Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, gregetan melihat banyaknya lulusan SMK yang tidak dapat diterima di industri. Sehingga mereka harus menjalani training kembali untuk bekerja.

" Saya juga gregetan melihat komputer di SMK-SMK itu jadul. Guru-gurunya ketinggalan dalam teknologi bahkan tidak tahu bagaimana unmute dan mute saat zoom meeting," katanya di SMK 2 Solo, dikutip dari Merdeka.com, 10 September 2021.

Dia mengatakan, sebenarnya masalah itu bukan tanggung jawab pemerintah kota, namun jika banyak lulusan SMK yang menganggur tetap saja menjadi tanggung jawab Pemkot Solo. Sehingga ia sangat berharap semua SMK di Solo bisa disentuh pelaku industri.

" Kita tidak ingin SMK menjadi pabrik pencetak pengangguran. Nanti selesai lulus langsung bekerja tidak perlu training lagi," ujarnya.

 

 

1 dari 7 halaman

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengapresiasi pelaku usaha yang tergabung dalam konsorsium untuk membantu dan mendampingi SMK.

Namun, dia mengungkapkan, agar bisa mengupdate kebutuhan, para pelaku industri diminta menengok SMK setiap bulan atau dua bulan sekali. Update kebutuhan industri, menurutnya, perlu dilakukan agar bisa menjawab kebutuhan saat ini.

Sumber Daya Manusia (SDM) guru-guru dan kepala sekolah yang tidak memadai lagi, lanjut dia, akan ketinggalan. Sehingga setiap saat perlu diperbarui termasuk kurikulum pelajarannya.

" Jadi tidak hanya sekadar terima CSR atau dana tetapi juga SDM perlu dikembangkan," tutup Gibran.

Sumber: merdeka.com

2 dari 7 halaman

Anggota DPRD Solo Karaoke Saat PPKM, Wali Kota Gibran: Biar Warga Nilai

Dream - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, enggan menanggapi aksi Anggota Dewan yang asyik merayakan ulang tahun dengan berkaroke di ruang komisi. Ia menyerahkan penilaian kepada masyarakat.

" Itu biar warga yang menilai," kata Gibran saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Rabu 28 Juli 2021.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu meminta publik menanyakan kejadian tersebut kepada anggota Dewan. " Tanya saja ke Pak Budi Pras (Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo)," ujarnya.

Gibran bahkan menolak berkomentar saat ditanya apakah menyayangkan tindakan itu atau tidak.

" Biar Pak Budi Pras saja kalau yang itu. Yang jelas di lingkungan Balai Kota Solo tidak ada seperti itu. Kita semua sedang prihatin," tandasnya.

 

   

3 dari 7 halaman

Dianggap Tidak Ada Pelanggaran

Sebelumnya beredar sebuah video di media sosial memperlihatkan dua orang anggota DPRD tengah bernyanyi di ruang komisi 2 DPRD Solo. Diketahui keduanya merupakan anggota Komisi 2 DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Roro Indradi Sarwo Indah dan Hartanti.

Menurut Ketua Fraksi PDIP, YF Sukasno, video tersebut sebenarnya sudah lama yakni tanggal 13 Juli 2021 saat salah satu anggota DPRD, Roro Indradi berulang tahun. Kegiatan itu dilakukan di luar jam kerja.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Solo Budi Prastyo menilai, kegiatan itu tidak ada pelanggaran. Namun pihaknya meminta anggota dewan lebih peka terhadap kondisi masyarakat di tengah pandemi.

" Saya berharap teman-teman dewan sensitif dalam bertindak dan bertingkah laku, apalagi di tengah pandemi," tutup Budi.

Sumber: merdeka.com

4 dari 7 halaman

Beredar Kabar Gibran Lumpuh Total karena Covid-19, Ini Fakta Sebenarnya

Dream - Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu terkonfimasi positif Covid-19. Namun baru-baru ini terdengar kabar kurangmenyenangkan terkait kondisinya.

Anak sulung Presiden Joko Widodo itu disebut lumpuh total akibat Covid-19. Kabar itu dibagikan melalui sebuah video yang diunggah kanal YouTube Suara Politik beberapa waktu lalu dengan judul " Istana Banjir Tangis, Virus Menggrogoti Tubuhnya Hingga Begini" .

Adapun pada thumbnail video itu tampak Gibran sedang terbaring dan Jokowi terlihat berada di sampingnya sedang mendoakan.

5 dari 7 halaman

Respon Gibran Rakabuming

Terkait kabar tersebut, Gibran pun memberikan reaksinya melalui kolom komentar di unggahan akun Instagram @gus_raharjo, yang membagikan tangkapan layar video tersebut dilengkapi narasi menyatakan bahwa berita tersebut merupakan hoaks.

" Dalam masa pandemi seperti ini Masih saja buat propaganda Yang meresahkan. Mas Gibran Baik baik saja, Karena Hanya OTG kebetulan Positif, Jadi hanya Cukup Isoman," tulis @gus_raharjo.

Begitu santai dengan kabar yang beredar luas, Gibran hanya memberikan kata-kata berbentuk candaan.

"  Wkwkkwkwk," tulis akun Instagram @gibran_rakabuming.

6 dari 7 halaman

Bikin Salut

Melihat reaksi Gibran yang begitu santai, lantas netizen langsung memberikan beragam reaksinya.

" @gibran_rakabuming hahaha mas komendan sekali nongol cuma wkwkwk....asekkk," tulis @betdrian_versteegh.

" @gibran_rakabuming salut mas wali, bisa ditanggapi dengan ketawa," tulis @nbt.deflores.

" @gibran_rakabuming saya suka responnya mas kalau boleh saya ikut ketawa 😂😂😂," tulis @wisnusubroto83.

7 dari 7 halaman

Kondisi Terbaru

Dilansir dari Merdeka.com, Jumat 23 Juli 2021, Wali Kota Surakarta itu dikabarkan telah sembuh dari Covid-19 kurang dari satu minggu.

" Saya sudah negatif dari dua hari lalu kok. Tinggal masa pemulihan" kata Gibran, Rabu 21 Juli 2021.

Sebelumnya pada Rabu 14 Juli 2021, Gibran mengumumkan positif terpapar Covid-19 usai menjalani tes di Rumah Sakit Bung Karno (RSBK) Surakarta.

" Hasil tes PCR saya keluar pada Senin (12 Juli 2021) pagi, saat ini saya sedang menjalani isolasi mandiri," ujarnya.

Meski demikian, ayah dua anak ini mengaku dalam kondisi sehat dan tidak merasakan gejala apapun. Sehingga ia tetap bekerja secara daring dan cukup menjalani isolasi mandiri.

" Saat tahu positif saya langsung memisahkan diri. Alhamdulillah anak, istri, ajudan, dan driver semuanya negatif," ungkap Gibran.

Beri Komentar