Berkembang Pesat, eSport Indonesia Bisa Jadi Raja di Asia

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 30 Januari 2020 07:24
Berkembang Pesat, eSport Indonesia Bisa Jadi Raja di Asia
IESPL rela berkorban demi pengembangan gim komputer.

Dream - Presiden Indonesia eSport Premier League (IESPL), Giring Ganesha menilai olah raga elektronik di Indonesia semakin pesat. Perkembangan itu terlihat dari kenaikan peserta IESPL Piala Presiden 2020 yang mencapai 177 ribu orang.

“ eSport di Indonesia itu memiliki kesempatan yang sangat besar untuk kita support ya, seperti cita-cita IESPL yaitu menciptakan platfrom E-Sport profesional, baik itu liga atau pun turnamen, agar atlet-atlet kita dapat berlatih dan juga sejahteran serta nantinya bisa menjadi kejuaraan dunia,” kata Giring di Jakarta Selatan, Rabu, 29 Januari 2020.

Mantan vokalis grup band Nidji tersebut memprediksi, eSport Indonesia akan menjadi yang terbaik di tingkat regional Asia Tenggara.

“ Pasti sih saya percaya itu, bisa lagi menjadi yang terbaik di seluruh dunia, cuma kan kalau kita mau mendunia, kita harus mengembangkan PC games eSport-nya,” kata dia.

1 dari 3 halaman

Moba Games Lebih Berkembang

Giring mengatakan, permainan berbasis komputer di Indonesia sudah berkembang. Tapi, kata dia, gim berbasis ponsel (moba games) lebih banyak diminati.

Meski demikian, Giring siap berkorban dengan mengembangkan gim berbasis komputer. " Tapi kalau memang dibutuhkan pengorbanan untuk lebih mengembangkan PC games, kita siap untuk berkomitmen,” kata dia.

Mantan vokalis Nidji yang memutuskan menjadi politisi in mengungkapkan, kejuaraan eSport di 2020 ini beda dari tahun sebelumnya.

“ Tahun lalu kan hanya satu game ya, kalau tahun ini kita lebih dari satu game, ada game lokal, dan tahun ini eventnya regional. Jadi, bukan hanya lawan sesama atlet Indonesia saja, tapi Indonesia melawan Malaysia, Singapore, Kamboja, Thailand, Filipina, Vietnam,” ucap dia.

(Sah, Laporan: Michelle Rachel Evangelista Maramis)

2 dari 3 halaman

Uji Ketangguhan, Samsung Galaxy A71 Smartphone Resmi Piala Presiden eSports 2020

Dream - Setelah peluncurannya di pertengahan bulan kemarin, Galaxy A71 ingin menonjolkan kemampuannya dengan mendukung kompetisi gim se-Asia Tenggara, Piala Presiden eSports 2020, Februari mendatang.

Kesempatan ini menjadi ajang pembuktian ponsel Quad Camera 64 megapiksel sebagai perangkat yang mampu mendukung kemampuan Gen Z.

" Ponsel ini merupakan enabler untuk passionate Gen Z untuk meraih cita-cita. Makanya, kita kasih dukungan untuk social activity esports dan jadi official smartphone di Piala Presiden eSports," tutur Irfan Rinaldi, Product Marketing Samsung Indonesia di Satoo Retaurant, Jakarta Pusat, Senin, 27 Januari 2020.

Dalam kompetisi tersebut, Samsung Galaxy A71 ini akan menguji performa chipset Snapdragon 930G, dengan memori 8 RAM, penyimpanan 128 gigabita, baterai 4.500 mAh serta fitur AI Gaming Booster yang membuat pengalaman bermain gim lebih halus tanpa lag.

Samsung A71 (Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda)© Dream.co.id/Cynthia Amanda

 

3 dari 3 halaman

Harganya

Peluncuran Samsung A71 (Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda)© Peluncuran Samsung A71 (Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda)

Selain itu, kemampuan layar Super Amoled Plus yang membuat pengalaman bermain gim menjadi lebih nyaman.

" Ponsel dengan layar 6,7 inchi ini lebih ringan untuk main game, sehingga lebih nyaman dipegang saat bermain. Layar imersif besar Super Amoled Plus juga meningkatkan kualitas gambarnya," kata dia.

Selain kemampuan memainkan gim 'berat', ponsel ini telah banyak ditingkatkan dari seri sebelumnya, A70. Mulai dari fitur kamera makro yang dapat mengambil gambar detail sejauh 3 hingga 5 sentimeter, hingga user interface (UI).

" Main resolution kameranya 64 megapiksel. Ada kamera makro dan lensa ultrawide di-upgrade jadi 12 megapiksel. A71 sekarang juga pakai Android 8 dan Samsung One UI 2. Perubahannya jadi lebih simpel," ucap dia.

Ingin juga menjajal ponsel ini, Samsung membanderol ponsel ini seharga Rp6.099.000.

Beri Komentar