Ilmuwan Jepang Sebut Face Shield Tak Efektif Cegah Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 25 September 2020 11:33
Ilmuwan Jepang Sebut Face Shield Tak Efektif Cegah Covid-19
Ini penjelasannya.

Dream - Sejak pandemi Covid-19 melanda, selain masker, pelindung wajah atau face shield juga menjadi salah satu produk kesehatan yang sering kali digunakan banyak orang.

Namun, beberapa kali ditemukan, penggunaan face shield tidak dibarengi dengan masker, misalnya ketika berada di salon kecantikan atau toko.

Baru-baru ini, ilmuwan di Jepang telah membuktikan, face shield tidak cukup untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Superkomputer, Fugaku, di RIKEN Center for Computational Science di Kobe, Jepang telah mengihitung presentase tetesan yang keluar dari kaca face shield.

Fugaku mengatakan, hampir 100 persen tetesan udara yang berukuran kurang dari 5 mikrometer bisa keluar dan menyebar meskipun ada pelindung wajah.

Para ilmuwan di pusat RIKEN mengatakan, sekitar setengah dari tetesan yang lebih besar, berukuran 50 mikrometer juga bisa berhasil melewati pelindung wajah, sehingga membuatnya sanga tidak efektif dalam mengehentikan penyebaran virus.

" Dilihat dari hasil simulasi, sayangnya efektivitas perisai wajah dalam mencegah penyebaran tetesan dari mulut orang yang terinfeksi, masih terbatas dibandingkan dengan masker. Hal ini terutama berlaku untuk tetesan kecil yang berukuran kurang dari 20 mikrometer. Pada saat yang sama, cara ini bekerja untuk tetesan yang lebih besar dari 50 mikrometer," jelas ketua tim, Mato Tsubokura, dikutip dari Sputnik News, Kamis 24 September 2020.

1 dari 3 halaman

Sebelumnya sejumlah otoritas kesehatan juga sudah mengingatkan perihal penggunaan face shield yang tak akan efektif mengurangi penularan virus Corona, bila tidak dibarengi dengan pemakaian masker.

Termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang sempat mengingatkan bahwa face shield bukan untuk menggantikan penggunaan masker.

Di Inggris sendiri, face shield dianggap sebagai salah satu produk yang bisa menutup hidung dan mulut dengan aman.

" Tetapi ini harus (terpasang) pas di sekeliling wajah," tegas pemerintah Inggris dalam situs resminya.

Sumber: Sputnik News

2 dari 3 halaman

Face Shield Vs Masker, Manakah yang Efektif untuk Anak?

Dream - Mungkin, memakai masker telah menjadi kebiasaan bagi orang dewasa. Namun, bagaimana dengan anak-anak? Tidak semua anak mau mengenakan masker.

Terkadang, masker yang diberikan tidak terpakai dengan benar. Sehingga, perlindungannya kurang efektif. Oleh karena itu, face shield seringkali menjadi solusinya.

Tapi, manakah yang lebih efektif di antara masker kesehatan dan face shield? Dilansir oleh Times of India, CDC merekomenasikan untuk memakai face shield yang bisa menutupi kedua sisi wajah hingga ke dagu jika tidak menggunakan masker.

Pemakaian face shield dapat mencegah seseorang menyentuh wajah dan menyebarkan kuman, bakteri maupun virus. Sangat tepat digunakan untuk anak-anak.

Face shield juga lebih nyaman dan mudah digunakan daripada masker. Membersihkan face shield tidak serepot masker kain dan bisa digunakan berkali-kali.

3 dari 3 halaman

Sedangkan, kelebihan masker daripada face shield adalah pencegahan penularan virus Covid-19 melalui cairan batuk atau bersin.

Meski face shield terlihat memberi perlindungan lebih ekstra, namun tetap tidak akan efektif juga kurang pas dengan ukuran wajah maupun kepalamu.

Jadi, face shield tidak disarankan untuk digunakan pada bayi atau balita. Kamu bisa memakai masker dan face shield untuk memberikan perlindungan yang efektif terhadap virus Covid-19.

Ajarkan juga cara menjaga kebersihan tubuh selama beraktivitas dan mengonsumsi makanan sehat untuk mencegah penularan Covid-19.

(Sumber: Times of India)

Beri Komentar