Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Robot (Foto:Pexels.com)
Dream - Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, banyak hal yang sebelumnya tak mungkin terjadi, akhirnya dapat dilakukan, salah satunya yang bakal dilakukan oleh para peneliti dari University of Delaware, Amerika Serikat.
Dalam American Chemical Society Fall 2020, para peneliti mengumumkan telah menemukan sebuah materi bio-sintetik yang diklaim dapat menggabungkan otak manusia dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Temuan materi bio-sintetik ini diharapkan akan dapat memberikan jalan keluar untuk menciptakan robot " cyborg" .
" Kami mendapat ide untuk proyek ini setelah sebelumnya gagal mencoba menghubungkan mikroelektroda organik. Karena otak terbuat dari bahan organik dan hidup, haslnya kurang maksimal," jelas Dr David Martin, yang memimpin penelitian tersebut.
Tim peneliti ini mulai melihat materi elektronik organik seperti polimer terkonjugasi yang digunakan dalam perangkat non-biologis.

Sebelumnya, para peneliti pernah mencoba menghubungkan elektronik ke jaringan tubuh manusia, namun gagal karena ada masalah dalam jaringan parut manusia.
Bekas luka tersebut dapat menghentikan sinyal elektronik yang terhubung antara komputer dan jaringan otot atau otak.
Para peneliti di University of Delaware akhirnya mencoba sebuah bahan baru untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Mereka menyebutnya dengan material 'pedot'.
Berkat temuan tersebut, Daily Star Online mengumumkan rencana untuk menempatkan teknologi ini pada rongga mata robot seks. Nantinya, robot akan mampu mengenali manusia di ruangan yang ramai, atau memulai percakapan dengan seseorang yang tidak mereka kenal.
Saat ini pihaknya masih melakukan pengerjaan sistem penglihatan pada robot. Setelah itu, akan dilakukan percobaan pengenalan wajah sehingga robot dapat mengenali manusia.
" Setelah sistem seluruh tubuh tersedia, robot ini juga akan dilengkapi dengan sensor suhu dan satu set sensor internal dan eksternal. Jadi, robot tahu kapan dia disentuh." tambahnya.
Sumber Daily Star
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya