Instagram Perketat Keamanan Pengguna Remaja, Pengaturan Akun Diatur Privat

Reporter :
Kamis, 29 Juli 2021 12:01
Instagram Perketat Keamanan Pengguna Remaja, Pengaturan Akun Diatur Privat
Ada aturan khusus bagi warganet IG yang berusia di bawah 16 tahun.

Dream – Platform sosial media, Instagram, semakin memperketat keamanannya terutama untuk kalangan pengguna remaja. Tak hanya mencegah akun-akun mencurigakan, Instagram juga akan membatasi pengiklan menyasar promosi mereka kepada kalangan anak-anak muda ini. 

Seperti diketahui, sosial media yang dapat diunduh secara gratis banyak digunakan kalangan remaja untuk memantau informasi atau sekadar eksis. Fenomena munculnya idola baru, yang tenar disebut selebgram atau influencer, juga membuat banyak orang mengunduh aplikasi gratis tersebut.

Mengutip keterangan tertulis Instagram, menciptakan pengalaman yang aman dan privat tapi tetap menyenangkan bagi para pengguna remaja merupakan tantangan tersendiri. Tanpa membatasi kemudahan mencari teman baru dan mengikuti minatnya, Instagram juga harus berhadapan dengan isu Pesan Langsung (Direct Message/DM) atau komentar yang tidak diinginkan dari orang yang tidak dikenal kepada pengguna remaja mereka.

Salah satu cara menjaga keamanan pengguna remaja itu dilakukan Instagram dengan membuat akun mereka menjadi privat, atau hanya bisa diakses teman-teman yang dikenalnya. Aturan ini akan berlaku untuk pengguna yang diketahui berusia di bawah 16 tahun.   

Ketentuan ini sebelumnya telah diuji coba dengan hasil 8 dari 10 pengguna remaja menerima pengaturan bawaan akun privat mereka saat mendaftar Instagram.  

“ Akun privat mendorong mereka untuk mengembangkan kenyamanan, kepercayaan diri, dan kemampuan sebagai warga digital di masa muda mereka, serta membantu mereka mengembangkan kebiasaan-kebiasaan digital positif di kemudian hari,” kata Senior Vice President Tren Global Dubit, David Kleeman, dikutip dari keterangan tertulis Instagram, Kamis 29 Juli 2021.

Dengan ketentuan baru ini, pengguna Instagram remaja akan mengontrol siapa pihak yang melihat atau merespons konten mereka. Pengguna lain juga tidak dapat mengomentari konten mereka, dan unggahan para remaja ini tidak akan tersedia di Explore.

 

1 dari 3 halaman

Berikan Kesempatan Bagi Remaja yang Tetap Ingin Akunnya Publik

Meski membuat pengaturan bawaan akun privat, Instagram masih membuka opsi untuk pengguna remaja membuat akun mereka menjadi publik. Untuk pengguna ini, perusahaan milik Marz Zuckerberg ini akan rutin menampilkan notifikasi yang menjelaskan kelebihan dari akun privat dan cara untuk mengubah pengaturan privasi mereka.

Langkah Instagram mendapat apresiasi dari Penasihat Internasional di Insight SA, Janice Richardson. Secara umum, para remaja telah mengetahui risiko dalam berbagi informasi pribadi, tetapi mereka acapkali kurang memahami hal-hal terkait pengaturan privasi.

“ Menerapkan pengaturan bawaan untuk menjadikan akun para pengguna remaja sebagai akun privat akan memberi mereka waktu untuk beradaptasi dan belajar mengelola privasi, tanpa membatasi kebebasan mereka dalam memilih,” kata Janice.

2 dari 3 halaman

Unggahan Pengguna Remaja Tak Tampil di Explore

Selain membuat pengaturan bawaan akun privat, Instagram juga mengklaim telah mengembangkan teknologi baru yang bisa menelusuri akun-akun dengan perilaku yang berpotensi mencurigakan. Teknologi itu akan mencegah akun tersebut berinteraksi dengan para pengguna muda.

Contoh dari “ Perilaku yang berpotensi mencurigakan” adalah akun milik orang dewasa yang mungkin baru saja diblokir atau dilaporkan oleh pengguna remaja lainnya.

Dengan teknologi ini, Instagram tidak akan menampilkan akun pengguna remaja di Explore, Reels, Accounts Suggested For You pada akun orang-orang dewasa tersebut. Jika mereka menemukan akun pengguna remaja dengan mencari nama akun mereka, orang-orang dewasa tersebut tidak akan dapat mengikuti akun pengguna remaja yang mereka cari.

Para pengguna Instagram dewasa ini juga tidak akan dapat melihat komentar dari pengguna remaja di postingan orang lain, serta tidak akan dapat meninggalkan komentar di postingan mereka. Instagram akan terus mencari cara untuk memperluas dan menerapkan teknologi ini di fitur-fitur Instagram lainnya.

3 dari 3 halaman

Begini cara kerjanya

CEO ConnectSafely, Larry Magid, mengatakan perusahaan teknologi itu menggunakan mesin pembelajaran (machine learning) untuk memahami ketika ada orang dewasa yang berinteraksi dengan remaja secara kurang pantas.

Teknologi ini juga akan memberikan kendali bagi remaja untuk menentukan dengan siapa mereka berinteraksi, serta menerapkan pengaturan bawaan untuk menjadikan akun pengguna di bawah usia 16 tahun. Menjadikan akun privat bsa membantu menjaga konten mereka agar sulit ditemukan oleh orang dewasa

“ Pembaruan-pembaruan ini menunjukkan sebuah langkah penting dari perjalanan Instagram dalam menciptakan pengalaman online yang lebih aman dan lebih privat bagi pengguna remaja di layanannya,” kata Larry.

Beri Komentar