iPhone 12 Pro Eksklusif Dijual Rp94 Juta, tapi Nggak Ada Kameranya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 8 Desember 2020 08:33
iPhone 12 Pro Eksklusif Dijual Rp94 Juta, tapi Nggak Ada Kameranya
Lho, kok bisa?

Dream – Jika kamu terlalu kaya dan privasi menjadi prioritas utama, iPhone cocok bagimu. Smartphone ini memiliki magnet tersendiri yang bisa membuat orang-orang rela antre untuk mendapatkan produk terbarunya.

Di jajaran gawai dunia, Apple memang memposisikan diri sebagai smartphone premium sehingga berani membanderol produknya sangat mahal. Yang terbaru mereka melepas iPhone 12 Pro yang dijual dengan harga selangit.

Saking eksklusifnya, satu unit iPhone 12 di Malaysia berani dijual 20.250 ringgit-27.405 ringgit atau sekitar Rp70,06 juta-Rp94,86 juta, seperti dilansir dari World of Buzz, Senin 7 Desember 2020.

Namun dengan harga setara 5 motor bebek termurah, gawai iPhone 12 ini punya penampilan berbeda. Smarphone ini tidak dilengkapi kamera sama sekali!

Gawai yang disebut dengan iPhone 12 Pro Stealth ini merupakan gadget yang dimodifikasi oleh Caviar—perusahaan asal Rusia. Perusahaan ini merupakan produsen merek merchandise kelas atas nan mewah dan ekslusif.

1 dari 5 halaman

Modifikasi untuk Privasi

Menurut perusahaan, modifikasi ini dilakukan karena pengguna ingin merasa lebih aman. “ Banyak dari kita yang hanya ingin merasa lebih aman karena tidak jarang penipu mendapatkan akses ke kamera smartphone modern,” kata perusahaan.

Dalam modifikasi, ada beberapa komponen iPhone 12 Pro yang “ dikorbankan”, misalnya kamera belakang dan pemindai. Untungnya, komponen ID Face iPhone masih utuh dan bisa digunakan.

Smartphone yang dibalut titanium dan emas ini dirancang untuk menghindari deteksi dari radar. Tentu saja bahan-bahan ini membuat iPhone 12 Pro Stealth lebih berat daripada biasanya.

Caviar membuat gadget modifikasi ini terbatas. Mereka hanya menjual 99 unit iPhone 12 Pro Stealth. Kamu tertarik untuk membelinya?

© Dream
2 dari 5 halaman

Beli iPhone Rp79 Ribu, Pembeli Ini Marah-Marah

Dream – Saat membeli barang di e-commerce atau toko online lainnya, kita memerlukan ketelitian yang ekstra. Ketidaktelitian bisa membuat rugi bandar, seperti dialami pelanggan toko online ini.

 

© Dream

 

Dikutip dari World of Buzz, Rabu 25 November 2020, orang-orang biasanya antusias menyambut pesta diskon e-commerce, misalnya 11.11. Produk-produk yang dijual bisa dikorting hingga 50 persen.

Bayangkan, iPhone dijual seharga 23 ringgit (Rp79.334). Murah sekali, bukan? Apakah produk ini palsu?

3 dari 5 halaman

Asli, Tapi...

Ternyata, tidak. Jika dilihat dengan jelas, ternyata produk itu adalah model untuk iPhone 11, 11 Pro, 11 ProMax. Ada juga keterangan bahwa model ini hanya untuk display toko (dan bukan gadget sebenarnya).

Namun, sayangnya, ada saja yang tidak teliti. Seorang warganet Twitter berakun @jib mengunggah kecerobohan orang-orang dalam membeli dummy tersebut.

“ Saya selalu berpikir bahwa saya orang bodoh. Tapi, ada beberapa orang di luar sana yang ternyata lebih bodoh daripada saya,” cuit dia.

iPhone dummy.© World of Buzz

© Dream
4 dari 5 halaman

Ada Pembeli yang Sampai Marah-marah

Ternyata, ada orang-orang yang membeli model tersebut tanpa melihat keterangan. Mereka mengira barang yang dijual itu adalah gadget beneran.

Bahkan, ada yang marah-marah saat mengetahui bahwa yang dibelinya adalah ponsel dummy.

“ Ini ponsel palsu dan tidak nyata. Itu hanyalah model ponsel,” tulis seorang pembeli di review.

“ Pengiriman paketnya aman, tapi saya tidak mendapatkan charger dan lainnya seperti yang ada di review. Bahkan, ponsel ini tidak bisa digunakan,” tulis pembeli lainnya.

5 dari 5 halaman

“ Waktu pengirimannya lama. iPhone tak bisa dinyalakan meskipun berusaha dinyalakan berkali-kali. Penyimpanannya juga sangat buruk,” tulis lainnya.

“ Saya sudah menerima ponsel ini, tapi tidak bisa dinyalakan. Saya membeli dua, tapi tidak bisa dinyalakan semua,” tulis yang lainnya lagi.

Penjual merespons beberapa pembeli yang ceroboh dan bersimpati terhadap pengalaman berbelanja yang membuatnya frustrasi. Penjual menjelaskan bahwa yang dibelinya adalah ponsel palsu. Sudah tentu tidak bisa digunakan.

“ Itu adalah ponsel palsu. Tentu saja tak bisa dinyalakan,” tulis sang penjual.

© Dream
Beri Komentar