Kabar Wiranto Ditusuk Disorot Dunia, Jadi Breakingnews Media Internasional

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 10 Oktober 2019 15:26
Kabar Wiranto Ditusuk Disorot Dunia, Jadi Breakingnews Media Internasional
Salah satu media di Tanah Arab menjadikan kabar penusukan Wiranto sebagai berita breakingnews.

Dream - Kabar penusukan yang dialami Menkopolhukam Wiranto tak hanya mengejutkan publik di Tanah Air. Media internasional turut menyoroti peristiwa tak diduga tersebut.

Dari pantauan Dream, Kamis, 10 Oktober 2019, berita tentang Wiranto ditusuk juga dipantau oleh media Perancis, TV5 Monde. Lewat akun twitternya, @TV5MondeINFO, media tersebut mengabarkan penusukan Wiranto dilakukan oleh dua orang pelaku.

" Menteri Keamanan Indonesia Wiranto (72) ditikam dengan pisau. Sebuah serangan dikaitkan dengan seorang Islamis. Dua orang ditangkap," cuit akun media Perancis tersebut.

Laporan yang sama dicuitkan akun Twitter media di Timur Tengah, Al Jazeera News lewat akunnya @AJEnews.

Dari akun Twitternya, media berbasis di Uni Emirat Arab itu melaporkan pelaku penusukan diduga terpapar paham radikal ISIS. Wiranto dilaporkan menderita duka luka tusukan dalam.

Media Arab ini bahkan menjadikan cuitan tentang penusukan Wiranto sebagai berita Breaking News.

Berita tentang penusukan Wiranto juga dikabarkan media Israel. Akun @Jerusalem_Post yang sudah terverifikasi Twitter memberitakan kondisi Wiranto telah stabil setelah ditusuk pria. Akun ini mengutip pernyataan dari kepolisian.

Masih dari Tanah Arab, berita Wiranto ditusuk juga turut dicuitkan akun Al Arabiya. Sama seperti media lain, akun ini juga mengutip pernyataan resmi dari kepolisian.

Dari Asia, kabar penusukan Wiranto juga dilaporkan laman media South China Morning Post. Akun @SCMPNews menurunkan artikel ini setelah mendapat pernyataan resmi dari pihak kepolisian.

1 dari 7 halaman

Ini Tampang Wajah Dua Penusuk Wiranto

Dream - Karo Penmas Div Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan upaya penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto telah digagalkan. Pelaku penusukan juga sudah diamankan.

" Pelaku sudah diamankan," ujar Dedi, dikutip dari 

Dedi belum dapat memberikan informasi mengenai perkembangan lebih lanjut mengenai peristiwa ini. Seperti dilansir Merdeka.com, Kepolisian saat ini masih menjalankan investigasi.

Wiranto diserang secara tiba-tiba oleh pria berjaket hitam. Pria itu menggunakan pisau dan berusaha menusuk Wiranto.

Mantan Panglima ABRI ini mengalami luka di bagian perut. 

 

2 dari 7 halaman

Tampang Pria Penusuk Wiranto

Berikut pria tak dikenal penusuk Menko Polhukam Wiranto 

 Penusuk Wiranto

(Foto: Istimewa)

3 dari 7 halaman

Tampang Wanita Penusuk Wiranto

Berikut tampang wanita penusuk Menko Polhukam Wiranto 

 Penusuk Wiranto

(Sumber: Istimewa)

4 dari 7 halaman

Kondisi Menkopolhukam Wiranto Usai Serangan di Banten

Dream - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto disebut mengalami di bagian tubuh depan karena upaya penusukan saat berada di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019.

Dilaporkan , Wiranto ke Serang dalam rangka peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.

Dalam video yang beredar. Upaya penusukan itu terjadi dengan sangat cepat.

Kejadian itu bermula ketika Wiranto turun dari mobil dinasnya. Tiba-tiba, seorang pria mendekati Wiranto dari sisi kiri mobilnya.

Pria berjaket hitam itu segera menyerang Wiranto. Pengawal Wiranto dengan sigap menghalangi. Wiranto sempat terjatuh menghindari serangan itu.

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, pelaku sudah diamankan pihak kepolisian.

" Pelaku sudah diamankan," kata Dedi.

5 dari 7 halaman

Alami 2 Luka Tusuk, Wiranto Dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto

Dream - Direktur RS Berkah Pandeglang, Banten, Dokter Firmansyah menyebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

" Beliau tidak mengatakan apa-apa. Tidak ada mengatakan apa-apa kondisinya sudah stabil dan dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto," kata Firmansyah, saat diwawancarai Kompas TV, Kamis, 10 Oktober 2019.

Wiranto dievakuasi ke RSPAD Gatot Soebroto menggunakan helikopter.

" Kita tangani, tapi ada permintaan dari pihak kementerian dan deputi, ini tetap dirujuk ke RSPAD, dengan kondisi yang stabil dulu. Baru kita rujuk," ujar dia.

Wiranto, kata dia, mengalami dua luka tusuk di perut bawah sebelah kiri. Meski terluka, Wiranto dalam kondisi stabil.

Selain Wiranto, luka juga dialami ajudannya. Firmansyah mengatakan, ajudan Wiranto mengalami luka di dada sebelah kiri. " Stabil, dia hanya luka lecet saja, tapi sudah kita tangani," ucap dia.

 

 

6 dari 7 halaman

Ini Identitas Dua Penusuk Wiranto di Banten

Dream - Polri mengungkap identitas dua pelaku penusukan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, Kamis 10 Oktober 2019. Dua pelaku tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan.

" Saat salaman diduga dua orang pelaku laki-laki dan perempuan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Deddy Prasetyo, di Jakarta.

Menurut Dedy, pelaku perempuan berinisial FA yang merupakan warga Brebes, Jawa Tengah. Sementara, pelaku pria berinisial SA alias Abu Rara. " Kelahiran Medan 1968," tambah Dedy.

Setelah penyerangan itu, Wiranto langsung dibawa ke rumah sakit setempat. Sementara, kedua pelaku ditangkap dan dibawa ke Mapolres Pandeglang, Banten. " Diepriksa Polres Pandeglang," kata Deddy.

7 dari 7 halaman

Terpapar ISIS

Menurut Dedy, SA terpapar paham radikal ISIS. Meski demikian, polisi masih mendalami jaringan SA.

" Coba kita dalami apakah SA masih punya jaringan JAD di Cirebon atau JAD lain di Sumatera," tutur Dedy.

Wiranto ditusuk saat berkunjung ke Pandeglang, Banten, untuk meresmikan Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar, Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi. Wiranto diserang saat berada di Alun-alun Menes.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik