Keren, Masjid Rusia Pakai Mesin Pembungkus Sepatu

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 6 November 2019 13:01
Keren, Masjid Rusia Pakai Mesin Pembungkus Sepatu
Pengunjung yang hanya ingin masuk tapi tidak sholat tak perlu lagi melepas sepatu.

Dream - Melepas alas kaki setiap kali masuk mungkin sudah menjadi aturan umum yang berlaku di masjid manapun. Aturan ini untuk menjaga kesucian masjid sebagai tempat sholat.

Di sisi lain, aturan ini cukup merepotkan bagi pengunjung yang hanya ingin melihat-lihat bangunan masjid dan bukan untuk sholat.

Menghadapi persoalan ini, pengurus masjid di Moskow, Rusia, membuat inovasi berupa alat pembungkus sepatu. Dengan alat ini, pengunjung yang ingin masuk masjid hanya sekadar menyaksikan bangunannya tidak perlu repot melepas sepatu.

Akun Instagram @infodunia.id mengunggah video memperlihatkan alat tersebut. Ada beberapa pengunjung yang mencoba memanfaatkannya.

 

1 dari 5 halaman

Begini Cara Kerjanya

Pengunjung cukup meletakkan sepatu yang sedang dipakai ke dalam lubang pada alat tersebut. Pada mulut lubang terletak selembar plastik.

Pengunjung cukup menginjak plastik tersebut hingga masuk ke dalam lubang. Alat itu kemudian bekerja dan seketika plastik akan membungkus sepatu.

Tujuan alat ini diadakan untuk memudahkan wisatawan non-muslim yang ingin melihat-lihat masjid. Sehingga mereka tidak perlu melepaskan melepaskan sepatunya.

 

      View this post on Instagram

kemajuan teknologi semakin jauh berkembang. ? kini ada alat untuk membungkus sepatu dengan plastik guna membuat sepatu tetap bersih dan steril ketika memasuki sebuah ruangan. ? salah satunya yang sudah menggunakannya adalah mesjid di Moskow, dimana mereka menggunakan alat tersebut untuk para wisatawan yang datang untuk melihat keindahan mesjid dari dalam tanpa harus melepas sepatu. ? wah .. keren ya guys. ? bagaimana tanggapan kalian guys? ? @infodunia.id #infoduniaid ???????????

A post shared by INFO DUNIA . ID ???? (@infodunia.id) on

2 dari 5 halaman

Riuh Tanggapan Netizen

Beragam warganet turut berkomentar melihat video yang diunggah @infodunia.id.

" Banyak yang bilang nambah limbah plastik memang benar. Tapi itu Rusia, bukan Indonesia," komentar @andres_tanjung.

" Positinya meningkatkan wisatawan, negatifnya menambah limbah plastik," kata @daffahzq.

" Bukan masalah agar masjid tidak kotor, tapi masalahnya apakah kita punya adab dalam masuk rumah Allah," ujar @muhammadsaifurrijal.

3 dari 5 halaman

Kini Pertanyaan Seputar Agama Bisa Dijawab Robot

Dream - Otoritas Dubai, Uni Emirat Arab, membuat terobosan berupa layanan penyediaan fatwa keagamaan Islam. Uniknya, layanan ini beroperasi dengan basis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang diberi nama Virtual Ifta.

Layanan tersebut diluncurkan pada Selasa, 29 Oktober 2019. Umat Islam yang membutuhkan fatwa mengenai segala persoalan keagamaan dapat melayangkan pertanyaan lewat aplikasi percapakan online dan langsung dibalas.

Tetapi, jawaban bukan diberikan oleh manusia melainkan mesin. Mesin akan menjawab semua pertanyaan seputar sholat, dia, dan lain sebagainya.

" Saat ini, layanan yang mampu memberikan jawaban untuk sekitar 205 pertanyaan terkait sholat," ujar Kepala Bidang Fatwa Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal (IACAD), Tariq Al Emadi, dikutip dari Gulf News.

Pada fase pertama, layanan AI tersedia dalam bahasa Arab dan Inggris di laman resmi IACAD, www.iacag.gov.ae. Sedangkan pada fase berikutnya akan bisa diakses via WhatsApp dan mencakup lebih banyak topik seperti puasa, kesucian dan wudu, serta masalah keuangan.

" Juga akan ditambahkan lebih banyak bahasa," ujar Emadi.

4 dari 5 halaman

Sokong Program `Dubai 10X`

Layanan ini dapat diakses pada laman IACAD dengan mengklik ikon " Chat With Us"  yang terletak di sudut kanan bawah halaman. Pengunjung dapat memilih bahasa yang diinginkan, dan akan muncul pesan pop up.

Para pengunjung dapat memilih salah satu dari empat topik yang tersedia saat ini seperti sholat, zakat, bersuci (thaharah), dan ibadah. Setelah mengajukan pertanyaan, pengunjung akan mendapat jawaban secara otomatis.

Virtual Ifta yang beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari sepekan diperkenalkan untuk menyokong 'Dubai 10X'. Program pemerintah untuk menjaga agar Dubai selalu lebih maju 10 tahun dari kota-kota lainnya dalam menyediakan layanan publik dan menggunakan inovasi terbaru untuk menyelesaikan masalah.

 

5 dari 5 halaman

Terus Dikembangkan

Virtual Ifta dapat diakses oleh semua orang, di mana pun, kapan pun lewat laman IACAD dan secepatnya akan tersedia dalam bentuk aplikasi gratis yang bisa diunduh di Apple Store dan Google Play Store.

Di masa depan, masyarakat bisa mendapat jawaban lewat suara di samping tanggapan tertulis dari Virtual Ifta. Pengguna dapat menanyakan apapun sesuai keinginannya.

" Ini adalah proses intelijen, Virtual Ifta akan memahami Anda. Tapi jika tidak dapat dipastikan apa yang Anda tanyakan, layanan ini akan memberikan beberapa pilihan kepada Anda, apakah yang Anda maksud seperti ini atau seperti itu, untuk memastikan Anda dapat tanggapan yang relevan," kata Emadi.

Sumber: Gulf News

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone