Dua Fitur Teknologi Paling Diinginkan Pemilik Mobil

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 15 April 2019 09:01
Dua Fitur Teknologi Paling Diinginkan Pemilik Mobil
Mereka tak mau teknologi yang dikembangkan oleh produsen otomotif. Apa yang diinginkan?

Dream – Penggunaan teknologi kini sudah semakin banyak disematkan pada mobil keluaran terbaru. Tak hanya di bagian mesin, teknologi baru juga banyak diaplikasikan untuk membantu pemilik kendaraan bermotor di bagian interior.

Dari berbagai teknologi yang tersedia, ternyata pemilik kendaraan hanya menginginkan dua software yang diidamkan bisa hadir dalam tunggangan mereka 

JP Power dalam sebuah survei terbarunya melaporkan pemilik mobil ingin kendarannya memiliki software pengingat suara yang diterapkan oleh pengembang rumah daripada teknologi sama dari produsen mobil.

Dikutip dari Carscoops, Senin 15 April 2019, asisten suara mobil bukanlah hal yang baru. Produsen mobil seperti Mercedes Benz dan BMW mengembangkan asisten suara di teknologi mobil.

Survei JD Power ini menyimpulkan 76 persen pemilik mobil ogah dengan sistem yang dikembangkan oleh produsen otomotif. Responden tak ingin mempelajari teknologi baru.

Mereka lebih suka dengan teknologi yang dimiliki di rumah, yaitu Amazon Alexa dan Google Assistant.

Penelitian ini juga menujukkan hampir 60 persen responden mengatakan akan membeli mobil baru dari perusahaan mobil tertentu jika punya asisten suara yang sama dengan yang digunakan di rumah mereka.

1 dari 1 halaman

Produsen Mobil Ogah Pakai Asisten Suara dari Amazon dan Google?

The Verge melaporkan survei itu disponsori oleh Amazon. Raksasa e-commerce ini berharap datanya bisa membantu meyakinkan produsen mobil untuk memasukkan Alexa ke dalam sistem infotainment mereka.

Sejumlah produsen mobil seperti Ford dan Audi telah mengumumkan integrasi Alexa dengan sistem infotainment mereka di model tertentu.

Kepala Alexa Automotif, Arianne Walker, mengatkan banyak orang frustrasi dengan asisten suara di mobil. Pengguna mobil lebhi suka dengan interaksi yang lebih alami dan organic dengan asisten suara daripada yang tersedia di banyak kendaraan saat ini.

Namun, tak sedikit produsen mobil ogah menggunakan sistem suara Alexa dan Google Assitant. Menurut penelitian McKinsey and Co, produk-produk seperti ini bisa menghasilkan pemasukan baru senilai US$750 miliar (Rp10.569,75 triliun) bagi produsen mobil pada 2030. Makanya, mereka tak ingin uangnya diberikan kepada pihak luar. 

Beri Komentar
Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting