Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Yang Dilengkapi Dengan Asisten Suara. (Foto: Shutterstock)
Dream – Penggunaan teknologi kini sudah semakin banyak disematkan pada mobil keluaran terbaru. Tak hanya di bagian mesin, teknologi baru juga banyak diaplikasikan untuk membantu pemilik kendaraan bermotor di bagian interior.
Dari berbagai teknologi yang tersedia, ternyata pemilik kendaraan hanya menginginkan dua software yang diidamkan bisa hadir dalam tunggangan mereka
JP Power dalam sebuah survei terbarunya melaporkan pemilik mobil ingin kendarannya memiliki software pengingat suara yang diterapkan oleh pengembang rumah daripada teknologi sama dari produsen mobil.
Dikutip dari Carscoops, Senin 15 April 2019, asisten suara mobil bukanlah hal yang baru. Produsen mobil seperti Mercedes Benz dan BMW mengembangkan asisten suara di teknologi mobil.
Survei JD Power ini menyimpulkan 76 persen pemilik mobil ogah dengan sistem yang dikembangkan oleh produsen otomotif. Responden tak ingin mempelajari teknologi baru.
Mereka lebih suka dengan teknologi yang dimiliki di rumah, yaitu Amazon Alexa dan Google Assistant.
Penelitian ini juga menujukkan hampir 60 persen responden mengatakan akan membeli mobil baru dari perusahaan mobil tertentu jika punya asisten suara yang sama dengan yang digunakan di rumah mereka.
The Verge melaporkan survei itu disponsori oleh Amazon. Raksasa e-commerce ini berharap datanya bisa membantu meyakinkan produsen mobil untuk memasukkan Alexa ke dalam sistem infotainment mereka.
Sejumlah produsen mobil seperti Ford dan Audi telah mengumumkan integrasi Alexa dengan sistem infotainment mereka di model tertentu.
Kepala Alexa Automotif, Arianne Walker, mengatkan banyak orang frustrasi dengan asisten suara di mobil. Pengguna mobil lebhi suka dengan interaksi yang lebih alami dan organic dengan asisten suara daripada yang tersedia di banyak kendaraan saat ini.
Namun, tak sedikit produsen mobil ogah menggunakan sistem suara Alexa dan Google Assitant. Menurut penelitian McKinsey and Co, produk-produk seperti ini bisa menghasilkan pemasukan baru senilai US$750 miliar (Rp10.569,75 triliun) bagi produsen mobil pada 2030. Makanya, mereka tak ingin uangnya diberikan kepada pihak luar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya