Ini Syarat KPI Bisa Awasi Tayangan Netflix

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 16 Januari 2020 19:09
Ini Syarat KPI Bisa Awasi Tayangan Netflix
Layanan streaming berbayar ini sama seperti TV berlangganan.

Dream - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Priono menyatakan rencana pengawasan penayangan program Netflix hanya bisa dilaksanakan jika undang-undang mengamanatkan kewenangan tersebut kepada lembaganya. 

Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan pernyataannya di sosial media yang sempat viral soal KPI akan mengawasi penayangan program Netflix di Indonesia. 

“ Pernyataan saya yang viral di twitter, yaitu saya bilang saya akan mengatur penayangan netflix padahal, ada lanjutannya adalah kalau diamanahkan oleh Undang-Undang,” kata Agung, di Bakoel Koffie, Jakarta, Kamis 16 Januari 2020.

Menurut Agung, jika Undang-undang memberikan kewenangan tersebut, KPI akan melakukan pengawasan layaknya terhadap tayangan televisi berbayar. Sistem ini dijalankan karena layanan streaming Netflix mirip dengan TV berlangganan.

“ Soal norma, sebenarnya ciuman boleh, asalkan jangan menayangkan telanjang. Sudah menyalahi pornografi,” kata dia.

Agung menegaskan pengawasan yang dilakukan KPI selama ini berpegang pada Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Namun, aturan tersebut hanya berlaku untuk penyiaran konvensional.

“ Belum menjangkau,” kata dia.

Melihat dinamika industri media yang semakin canggih, KPI berharap akan ada definisi yang lebih luas tentang tayangan streaming. Agung juga berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerbitkan Perpres tentang pengawasan layanan streaming tentang Netflix.

(Laporan : Diah Tamayanti)

1 dari 5 halaman

Nadiem Makarim Gandeng Netflix

Dream - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka kerja sama dengan layanan media streaming digital Netflix. Kerja sama ini ditempuh untuk meningkatkan pertumbuhan perfilman di Indonesia.

" Kami apresiasi Netflix yang memberikan dukungan terhadap pertumbuhan perfilman Indonesia. Kemitraan ini kita lakukan sebagai upaya mendukung dan menginternasionalkan produksi film anak bangsa," kata Mendikbud, Nadiem Makarim, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 9 Januari 2019.

 

 © Dream

 

Nadiem mengatakan, kerja sama dengan Netflix ini berfokus pada kemampuan kreatif, di antaranya, penulisan kreatif (creative writing), pelatihan pasca-produksi, serta undangan untuk mengirim konsep cerita film pendek.

Tidak hanya teknis pembuatan film, kerja sama juga mendukung upaya pelatihan bidang keamanan online serta tata kelola industri kreatif.

" Kami percaya, inovasi-inovasi yang terus dihasilkan Kemendikbud seperti ini akan mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif Indonesia, memungkinkan pembuat film Indonesia untuk mengekspor lebih banyak produk kreatif ke luar negeri," kata dia.

2 dari 5 halaman

Film-film Indonesia

Kuek Yu-Chuang Managing Director, Netflix Asia Pacific, mengaku sangat terkesan dengan cerita-cerita film dari Indonesia yang ditayangkan di Netflix. Dengan kerja sama ini diharapkan akan ada lagi film yang mengangkat tema Indonesia.

" Kami percaya akan ada banyak cerita hebat yang dihasilkan dari Indonesia. Melalui inisiatif-inisiatif ini, kami ingin bisa berkontribusi pada pertumbuhan komunitas kreatif di Indonesia. Netflix juga berharap cerita-cerita tersebut bisa membawa tema-tema unik mengenai Indonesia dan dapat dinikmati oleh masyarakat dunia," ucap dia.

Dalam hal kemitraan ini, Kemendikbud dan Netflix akan membuat suatu workshop yang akan diikuti oleh 100 peserta dari penulis naskah film di Indonesia. Nantinya, 15 orang akan diberangkatkan ke Los Angeles, California.

Sumber: Liputan6.com

3 dari 5 halaman

Sri Mulyani Bakal Pajaki Google, Amazon, dan Netflix

Dream – Menteri Keuangan Sri Mulyani tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perpajakan.

Salah satu yang menjadi perhatian publik yakni tarif pajak untuk perusahaan digital internasional atau Over The Top Company (OTT).  Sebut saja Google, Netflix, dan Amazon. 

 

 © Dream

 

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 4 September 2019, Sri Mulyani mengatakan, perusahaan tersebut sebelumnya tidak bisa dijadikan subjek pajak luar negeri dan menyetorkan ke pemerintah Indonesia.

" Kami tetapkan bahwa mereka perusahaan digital internasional, Google, Amazon, Netflix mereka bisa memungut, menyetor, dan melaporkan PPN," kata Sri Mulyani di Jakarta.

4 dari 5 halaman

Definisi Badan Usaha Tetap Juga Diubah

Mantan pejabat Bank Dunia ini juga akan mengubah definisi Badan Usaha Tetap (BUT) dalam RUU ini. Definisi BUT tak lagi berdasar kepada kehadiran fisik berupa kantor cabang di Indonesia.

Tujuan penyusunan RUU Perpajakan yaitu untuk meningkatkan iklim kompetitif di Indonesia di tengah perekonomian global yang lesu.

Apalagi kata dia, Jokowi selalu mewanti-wanti terkait tantangan perekonomian nasional yakni kinerja ekspor dan investasi yang sempat melambat.

" Presiden meminta supaya kita lakukan kebijakan yang permudah investasi dan ekspor. Semua hal yang halangi harus dihilangkan. Filosofinya, buat ekonomi Indonesia menjadi kompetitif," kata dia.  (ism)

5 dari 5 halaman

Viral Buah Alien di Tayangan Netflix Ternyata Rambutan

Dream - Serial Another Life yang dirayangkan Netflix pada 25 Juli 2019 memicu obrolan panjang di media sosial. 

Dilaporkan World of Buzz, adegan Katee Sackhoff dan Selma Blair, menginvestigasi artefak alien memang diselumuti horor. Tapi, pada adegan salah satu aktris mengonsumi buah alien, warganet mulai tertawa.

Pengguna Twitter, @hash_1993 menyebut buah alien itu sesungguhnya rambutan. " Serial Netflix mengenai eksplorasi luar angkasa dan pendaratan di bulan menemukan buah asing. Dan aku menebak buah itu buah rambutan," kata dia.

Warganet menyambut celetukan ini. Mereka merasa rambutan memang mewakili ciri buah asing.

Tapi, warganet yang pernah tinggal di dekat kebun rambutan membuat lelucon. " Aku pasti hidup di bulan," kata warganet.

Beberapa yang lain menyarankan buah-buahan lain yang mungkin tampak asing bagi orang Barat, seperti belimbing atau durian harus masuk kategori ini.

Sementara beberapa netizen menunjukkan bahwa pria itu memegang buah seperti balsam bibir ke bibir wanita.

Buah rambutan mungkin banyak tersedia di wilayah tropis. Tapi, sepertinya orang Barat tak biasa dengan penampilannya yang penuh bulu dan menganggapnya sebagai " buah luar angkasa."

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'