Kronologi Penyebaran Hoaks Audrey Yu

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 9 Juli 2019 13:46
Kronologi Penyebaran Hoaks Audrey Yu
Media massa turut andil.

Dream - Penyebaran kabar bohong mengenai kisah Audrey Yu Jia Hui yang bekerja di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), menjadi perbincangan warganet.

Kabar itu segera dibantah orangtua Audrey, Budi Loekito. Penerbit Bentang Pustaka, yang menerbitkan dua buku Audrey, mengunggah bantahan Budi tersebut di Twitter.

" Siang ini kami mendapat klarifikasi langsung dari orangtua Audrey terkait berita tersebut. Sudah jelas bahwa berita yang ramai dibahas itu hoax," tulis Bentang Pustaka, Senin, 8 Juli 2019.

Dalam bantahannya, Budi menyebut, Audrey tidak pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan tidak penah bekerja di NASA. " Audrey masih S1 dan sedang mengambil S2/S3 di Amerika," tulis Budi.

Dua buku yang diterbitkan Audrey yaitu, Mellow Yellow Drama dan Mencari Sila Kelima.

1 dari 6 halaman

Hoaks Tersebar karena Media

Peneliti media sosial dan pemilik Drone Emprit, Ismail Fahmi menyebarnya berta itu berawal dari unggahan akun @canzone pada 7 Juli 2019 pukul 09.45 WIB.

Tulisan itu awalnya meneruskan berita dari sebuah media online pada 10 November 2018 yang berjudul Mengenal Audrey Yu, Gadis Jenius yang Pernah Ditolak Semua Universitas di Indonesia.

" Twit tersebut tidak banyak mendapat respons dan sudah dihapus," tulis Ismail, Senin, 8 Juli 2019.

Tak lama, muncul cuitan dari pengguna Twitter @nithasist pada 10.24 WIB. Cuitan itu mendapat 19,4k retweet.

Selang empat jam, berita mengenai Audrey mulai muncul. Pada 14.37 WIB, media online lain mengangkat rumor tersebut. Judul yang diangkat yaitu, Sempat Ditolak Masuk TNI, Audrey Yu JIa Hui Kini Dikabarkan Dapat Tawaran Spesial dari Jokowi.

Berita itu kemudian diikuti laman berita media online lainnya pada pukul 14.46 WIB. Media online itu memuat berita berjudul, Viral, Audrey Yu Gadis Surabaya Super Pintar Kerja di NASA Siap Mengabdi di BPPT.

" Yang menarik, tak lama setelah itu media online lain mengangkat tulisan berseri, namun disebar ke situs-situs lokal mereka. Mulai dari Aceh di atas, kemudian ke Pekanbaru, Palembang, Manado, Lampung, Jambi, Kupang, Jabar, Kupang lagi, Batam, Wartakota, lalu Manado lagi," tulis Ismail.

 

2 dari 6 halaman

Peran Influencer

Selain media daring, sebaran kabar Audrey juga meningkat karena pengaruh sejumlah influencer, yaitu akun @narkosun, @MurtadhaOne, dan @katakitatweet.

Ismail mengatakan, dari analisis Drone Emprit, kabar ini viral karena peran besar media daring dalam membangun opini. " Media online tampak secara terjadwal membangun narasi melalui sindikasi situs-situs lokalnya, sehingga publik akan terus mendapat informasi yang sama berulang-ulang," ujar dia.

3 dari 6 halaman

Aktor Film Dewasa Jepang Terseret 2 Hoaks Sidang Pilpres di MK

Dream - Sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) tinggal menunggu hasil. Selama sidang bergulir, muncul sejumlah hoaks yang menyeret aktor film dewasa Jepang, Shigeo Tukoda.

Dikutip dari laman turnbackhoax, Shigeo Tukoda `dilibatkan` dalam dua hoaks. Pertama disebut sebagai ahli kungfu.

Pada foto yang diunggah akun Facebook, Faridha Tus Sa'adah, foto Shigeo Tukoda yang terlihat bersama dua wanita disandingkan dengan pengacara Tim Kampanye Nasional (TKN), I Wayan Sudirta.

Foto itu diberi keterangan yang menyebut seolah-olah ahli kungfu. " Gile loe Ndro. Tukang kungfu, diajak ke MK oleh cukong 01," ujar akun tersebut.

 Kabar palsu yang beredar di Facebook(turnbackhoax.id)

Kabar palsu yang beredar di Facebook (turnbackhoax.id)

4 dari 6 halaman

Jadi Profesor

 Kabar palsu yang beredar di Facebook(turnbackhoax.id)

Kabar palsu yang beredar di Facebook (turnbackhoax.id)

Sementara itu, hoaks ke dua mengenai analisis Profesor Tokuda. Dalam foto tersebut, Shigeo yang memakai jas membawa kertas bertulis huruf kanji.

Menurut laman turnbackhoax, tulisan itu dalam latin berbunyi: Prabowo wa Dikku o motte imasen. Artinya, Prabowo tidak punya penis, bukan `Prabowo Harimau Perkasa yang Belum bangkit` seperti ditulis akun Facebook Reza Ananta.

Adapun, foto Shigeo yang beredar tampaknya dibeli dari Getty Image.

Kabar bohong itu ditulis Reza Ananta di grup Prabowo Subianto Presiden RI 2019-2024.

5 dari 6 halaman

Viral Kabar Ahok Ketua Tim Pembangunan Ibu Kota Baru, Moeldoko: Super Hoaks

Dream - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko membantah kabar mengenai penunjukan mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang akan menjadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibu Kota Baru.

" Hoaks, super hoaks," kata Moeldoko, dikutip dari  Rabu, 12 Juni 2019.

Berita posisi baru Ahok yang akan memimpin pembangunan ibu kota  baru Indonesia itu muncul dalam pesan berantai di platform perpesanan, WhatsApp.

Untuk meyakinkan masyarakat, si pembuat informasi menyebutkan jika Ahok akan dilantik menjadi usai sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) yang tengah ditangani Mahkamah Konstitusi.

Tak hanya itu, pesan berantai juga mengatasnamakan pengacara senior dan Dubes Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis.

6 dari 6 halaman

Ini Pesan Berantainya

Berikut isi pesan berantai tersebut,

" Pengacara Todung Mulia Lubis skrg jd Dubes utk Norwegia
Kabar berhembus dr Istana Negara bhw Basuki Tjahaya Purnama akan diangkat sbg Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibu Kota Baru NKRI, pelantikan akan dilakukan akhir July setelah sengketa pilpres usai & MK menetapkan pemenang...Sejujurnya saya bnr2 gembira mendengar info ini kr sjk merebak informasi mengenai pemindahan Ibu Kota saya berulang x mengatakan hanya Ahok yg pas mnjd pemimpinnya dlm pelaksanaan gagasan tsb...Bravo BTP, saya selalu mendukung & bangga terhadapmu, jasa2mu bagi Indonesia khususnya Jakarta adalah bukti nyata yg tk terbantahkan."

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone