Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Dunia sudah melewati dua kali Idul Fitri dalam bekapan pandemi Covid-19. Selama itu pula, segala aktivitas serba terbatas. Semua orang ragu untuk saling berkunjung karena takut terjadi penyebaran virus corona.
Meski demikian, bukan berarti mengurangi makna Idul Fitri. Sebab, silaturahmi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bila masih ragu untuk berkumpul bareng keluarga besar meski dengan protokol ketat, kita bisa merayakan Lebaran dengan cara lain.
Di sinilah peran teknologi sangat penting. Kita bisa merayakan Idul Fitri secara daring. Sejumlah aplikasi di telepon pintar bisa menyambungkan tali silaturahim kita meski harus terpisah jarak.
Seberapa banyak anggota keluarga kita dan sejauh apapun mereka berada, tetap bisa berkumpul secara virtual. Lewat aplikasi pula kita bisa membuat acara reuni keluarga. Meski tak berjumpa secara fisik, cukuplah kita bermaaf-maafan, berbagi kisah, dan saling mendoakan, lewat panggilan video misalnya.
Kita juga tak perlu repot lagi menghantarkan makanan kepada kerabat, seperti tahun yang sudah-sudah. Sebab, saat ini sudah banyak aplikasi untuk memesan makanan maupun kue-kue Lebaran dan mengantarkan langsung kepada saudara-saudara kita.
Perlu diingat, Covid-19 masih ada. Kita tunda dulu acara kumpul-kumpul secara fisik karena masih rawan penularan virus corona. Bila terpaksa harus bertemu, patuhi protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.
Tapi yang jelas, kumpul-kumpul di layar ponsel lebih aman. Silaturahim secara daring tak mengurangi makna Idul Fitri kita, karena yang penting niat tulus kita untuk saling memaafkan di hari yang fitri.
Selamat Lebaran, Sahabat Deram. Mohon maaf lahir dan batin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya