Inikah Proyek Infrastruktur Langit yang Disebut KH Ma`ruf Amin?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 18 Maret 2019 13:42
Inikah Proyek Infrastruktur Langit yang Disebut KH Ma`ruf Amin?
Istilah ini dilontarkan KH Ma`ruf Amin dalam debat Cawapres semalam.

Dream – Ada yang menarik dalam debat calon wakil presiden (cawapres) semalam. Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin, mengeluarkan pernyataan yang menarik soal pembangunan infrastruktur langit.

Ma’ruf mengatakan, pemerintah selama ini terus menggenjot pembangunan infrastruktur yang diharapkan mendorong pembukaan lapangan kerja baru. Selain di darat dan laut, pemerintah juga sudah mulai membangunan infrastruktur langit.

“ Ketika sedang ingin mendorong tenaga kerja, kita menguasi teknologi, terutama teknologi digital. Pemerintah sudah membangun infrastruktur, baik darat, laut, udara, dan infrastruktur langit,” kata dia di Jakarta, ditulis Senin 18 Maret 2019.

Lantas apa itu infrastruktur langit?

Ma’ruf menjelaskan infrastruktur langit tersebut adalah teknologi cloud computing untuk menunjang akses perusahaan startup.

" Infrastruktur langit adalah infrastruktur digital sehingga tumbuh usaha-usaha seperti startup bahkan juga unicorn dan sebentar lagi ada decacorn. Maka, tenaga kerja kita harus siap," kata dia.

1 dari 3 halaman

Proyek Palapa Ring yang Dimaksud?

Belum lama ini Indonesia memang telah memiliki sebauh satelit baru bernama Palapa Ring. Dikutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia. Panjangnya mencapai 36 ribu kilometer.

Proyek tersebut terdiri atas 7 lingkar kecil serat optik untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku, serta 1 backhaul untuk menghubungkan semuanya.

Pembangunan serat optik ini bertujuan untuk menjangkau 440 kota/kabupaten di seliruh Indonesia.

Proyek Palapa Ring ini akan mengintegrasikan jaringan yang sudah ada (existing network) dengan jaringan baru (new network) pada wilayah timur Indonesia (Palapa Ring-Timur). Palapa Ring-Timur akan dibangun sejauh 4.450 km yang terdiri dari sub marine cable sejauh 3.850 km dan land cable sepanjang 600 KM dengan landing point sebanyak 15 titik pada 21 kota/kabupaten.

Jaringan tersebut berkapasitas 100 GB (Upgradeable 160 GB) dengan mengusung konsep ring, dua pair (empat core). Strategi pembangunan proyek Palapa Ring ini adalah dengan membentuk suatu konsorsium yang anggota konsorsium terdiri dari penyelenggara telekomunikasi di Tanah Air.

 

2 dari 3 halaman

Semua Palapa Ring Beroperasi Penuh di Paruh I-2019

Dua paket proyek yang sudah beroperasi, yaitu Palapa Ring barat dan tengah. Untuk Palapa Ring timur, menurut data pertengahan Januari 2019, progress-nya mencapai 89,57 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal I 2019. Pada kuartal II 2019, diharapkan semua jaringan Palapa Ring bisa terhubung. 

Kominfo menyebut jaringan ini menjadi tumpuan semua penyelenggara dan pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia. Jaringan tersebut terintegrasi dengan yang telah ada milik penyelenggara telekomunikasi.

" Sovereignty/kedaulatan negara dan ketahanan nasional melalui ketersediaan infrastruktur telekomunikasi yang terintegrasi,” tulis Kominfo.

Dikatakan juga akselerasi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sosial ekonomi melalui ketersediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi berkapasitas besar yang terpadu bisa memberikan jaminan kualitas internet dan komunikasi yang berkualitas tinggi, aman, dan murah.(Sah)

3 dari 3 halaman

Satelit Nusantara Penghubung 25 Ribu Desa

Dream - PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) untuk pertama kalinya, meluncurkan satelit broadband menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS). Satelit tersebut diberi nama Satelit Nusantara Satu.

Direktur Jaringan PSN, Heru Dwikartono, mengatakan, Satelit Nusantara Satu dilincurkan di Cape Canaveral Flrodia, Amerika Serikat, Kamis 21 Februari 2019, sekitar pukul 20.45 waktu setempat atau Jumat 22 Februari 2019 pukul 08.45 WIB.

" Kehadiran Satelit Nusantara Satu ini pencapaian besar PSN untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kancah dunia digital, ini sesuai dengan tagline yakni Nusantara Satu, Satukan Indonesia," ujar Heru di kantor pusat PSN, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat 22 Februari 2019.

Nantinya, satelit ini akan menempati slot orbit 146 derajat Bujur Timur tepat di atas langit Papua. Setidaknya butuh waktu dua minggu bagi Satelit Nusantara Satu untuk bisa mencapai orbitnya.

Indonesia telah meluncurkan Satelit HTS berkecepatan maksimal 15 Gbps (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)© Dream.co.id

Indonesia telah meluncurkan Satelit HTS berkecepatan maksimal 15 Gbps (Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)

Setelah itu, perlu tiga minggu lagi untuk melakukan beberapa pengujian agar satelit benar-benar bisa digunakan. " Jadi (total) dua minggu ditambah tiga minggu lagi," ucap dia.

Satelit Nusantara Satu, kata Heru, memiliki kapasitas 26 transponder co-brand dan 12 transponder Extended C-brand, 8 spot beam Ku-band dengan total bandwidth mencapai 15 Gbps. Kecepatan itu lebih besar tiga kali lipat dibanding satelit konvensional yang dimiliki Indonesia saat ini.

Heru berharap, Satelit Nusantara Satu yang memiliki cakupan seluruh Indonesia itu mampu menghadirkan internet berkecepatan tinggi di 25 ribu desa. Dengan internet berkecepatan tinggi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain satelit ini, PSN juga berencana akan meluncurkan Satelit Nusantara Dua pada 2020 dan Satelit Nusantara Tiga pada 2022.

Beri Komentar