Bergerak Menuju Bumi, Bentuk Asteroid Ini Seperti Pakai Masker

Reporter : Ulyaeni Maulida
Senin, 27 April 2020 18:36
Bergerak Menuju Bumi, Bentuk Asteroid Ini Seperti Pakai Masker
Seakan tau bumi sedang dalam masa pandemi covid-19.

Dream – Sebuah asteroid dilaporkan sedang bergerak ke orbit bumi. Namun asteroid tersebut tampak sedikit unik. Seakan tahu bumi sedang dalam masa pandemi wabah covid-19, asteroid itu terlihat seperti memakai masker.

Asteroid yang dikenal sebagai OR2 1998, berjarak sekitar 6.400.00 km dari bumi. Asteroid ini diklasifikasikan berpotensi berbahaya karaena diperkirakan akan melewati bumi pada hari Rabu mendatang.

1 dari 5 halaman

Tampak seperti pakai masker

Asteroid© Arecibo Observatory/NASA

Anne Virkki, Kepala radar planet di Observatorium Arecibo menjelaskan mengapa asteroid tersebut nampak seperti sedang menggunakan masker.

" Fitur topografi asteroid tersebut berskala kecil seperti bukit dan punggung bukit di salah satu ujung asteroid 1998 OR2. Tetapi karena kita semua berpikir tentang Covid-19, fitur ini membuatnya tampak seperti asteroid yang sedang memakai masker."

Meskipun diklasifikasikan sebagai potensi berbahaya, namun asteroid ini tidak akan menabrak bumi. Karena asteroid OR2 1998 tidak berada pada jalur yang dapat menabrak bumi.

(Sah, Sumber: worldofbuzz.com)

2 dari 5 halaman

Asteroid Sebesar Patung Liberty Dekati Bumi

Dream –  Sistem pelacakan asteroid otomatis NASA telah mendeteksi dua asteroid yang diperkirakan akan mendekati Bumi pada hari Rabu. Menurut data yang dikumpulkan oleh Pusat Studi Objek Dekat-Bumi (CNEOS), asteroid yang mendekat memiliki orbit alami yang dapat memotong jalur Bumi.

Asteroid pertama yang akan mendekati Bumi tanggal 15 April telah diidentifikasi sebagai 2020 FX3. Seperti yang ditunjukkan dalam basis data CNEOS, asteroid ini diperkirakan berdiameter 89.916 meter. Hampir sebesar Patung Liberty. Menurut CNEOS, 2020 FX3 saat ini melintasi ruang menuju bumi dengan kecepatan rata-rata hampir 37.014,91 km / jam.

Selanjutnya asteroid kedua yang dikenal sebagai 2020 GH2. Dibandingkan dengan 2020 FX3, ukuran 2020 GH2 jauh lebih kecil. Seperti yang dicatat oleh CNEOS, asteroid ini berukuran sekitar 29.8704 meter. Saat ini  2020 GH2 bergerak melalui tata surya dengan kecepatan rata-rata lebih dari 30.577,54 km / jam.

3 dari 5 halaman

Asteroid© Pixabay.com

Menurut NASA, FX3 2020 dan GH2 2020 diklasifikasikan sebagai asteroid Apollo. Ini berarti, kedua asteroid ini memiliki orbit alami yang melintasi jalur bumi saat bergerak mengelilingi Matahari.

Asteroid yang melintasi bumi adalah salah satu jenis yang paling berbahaya, karena kemampuannya dapat bertabrakan langsung dengan bumi. Jika FX3 2020 menabrak bumi, itu bisa menyebabkan dampak langsung ke Bumi.

4 dari 5 halaman

Dampak Potensial

Asteroid© Pixabay.com

 

Berdasarkan ukuran dan kecepatan kedua asteroid, dampak potensial yang dapat terjadi adalah ledakan dari tanah asteroid cukup kuat untuk menghancurkan area yang relatif besar seperti sebuah kota.

Disisi lain,  2020 GH2 kemungkinan besar tidak akan menyebabkan dampak siginifikan. Karena ukurannya terlalu kecil untuk melewati atmosfer Bumi.

Sebaliknya, 2020 GH2 mungkin akan berakhir terbakar di langit dan menyebabkan ledakan di udara yang kuat atau setara dengan beberapa ledakan  bom atom.

5 dari 5 halaman

Perkiraan Waktu

Asteroid© NASA

 

Menurut CNEOS, titik pertemuan asteroid FX3 2020 akan terjadi pada 15 April pukul 12:02 pm. Selama waktu ini, asteroid akan mendekati Bumi dari jarak 0,03612 unit astronomi atau sekitar 5.471.770 km jauhnya.

Sedangkan untuk GH2 2020, asteroid ini akan melewati bumi pada 15 April pukul 11:45 pm dari jarak 0,00240 unit astronomi atau sekitar 358.883,7 km jauhnya.

(Sumber : ibtimes.com)

Beri Komentar