NASA Rekam Suara Mars

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 6 Oktober 2019 11:02
NASA Rekam Suara Mars
Bagaimana suara desiran angin di Mars?

Dream - Mars terus menjadi teka-teki. Meski begitu, Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) menguji beberapa fenomena alam di Mars.

Melalui penjelajah NASA, InSight dilengkapi dengan " telinga" yang sangat istimewa. Alat yang tertanam di InSight itu bernama Seismic Experiment for Interior Structure (SEIS), yang dapat menangkap getaran halus seperti angin sepoi-sepoi.

Instrumen ini dibuat badan antariksa Perancis, Centre National d'Études Spatiales (CNES).

SEIS dirancang untuk mendengarkan marsquake. Para ilmuwan ingin mempelajari bagaimana gelombang seismik di planet Mars.

Tetapi, setelah seismometer diturunkan oleh lengan robot InSight, Mars tampak malu-malu. Gemuruh pertama Mars baru muncul sampai April 2019.

Gemuruh itu punya sinyal seismik frekuensi tinggi yang mengejutkan tim sains. Lebih dari 100 peristiwa yang terdeteksi hingga saat ini, sekitar 21 sangat dianggap sebagai gempa.

 

1 dari 5 halaman

Gempa

Kenakan headphone untuk mendengarkan dua dari gempa terdeteksi SEIS.  Peristiwa itu terjadi pada 22 Mei 2019 (atau menggunakan hari misi di Mars, sol 173) dan 25 Juli 2019 (Sol 235).

Suara itu berada jauh di bawah jangkauan pendengaran manusia. Sonifikasi dari SEIS ini harus dipercepat dan sedikit diproses agar dapat terdengar melalui headphone.

 

2 dari 5 halaman

Suara Mekanik dan Hembusan Angin

Selain susara gempa, SEIS juga merekam hembusan angin di Mars. Ilmuwan perlu memilah suara mana saja yang benar-benar berasal dari hembusan angin Mars.

" Sangat menyenangkan, terutama pada awalnya, mendengar getaran pertama dari pendarat," kata Constantinos Charalambous, anggota tim sains InSight di Imperial College London dilaporkan NASA.

" Kau membayangkan apa yang sebenarnya terjadi di Mars saat InSight duduk di lanskap terbuka," ucap dia.

 

3 dari 5 halaman

Suara `Tik`

Charalambous dan Nobuaki Fuji dari Institut de Physique du Globe de Paris menyediakan sampel audio untuk cerita ini, termasuk yang di bawah ini, yang juga paling baik didengar dengan headphone dan menangkap berbagai suara yang mereka dengar.

Tim InSight sempat mendengar suara aneh saat malam yang dijuluki dinks and donks.

Suara itu diduga muncul karena kontraksi panas, mirip suara `tik` usai mesin mobil mati dan mulai dingin.

Kamu dapat mendengar sejumlah dink dan donks ini dalam rangkaian suara berikutnya, yang direkam tepat setelah matahari terbenam pada 16 Juli 2019 (Sol 226).

Dengarkan baik-baik dan Anda juga dapat mendengar siulan menakutkan yang menurut tim mungkin disebabkan gangguan pada alat elektronik seismometer.

4 dari 5 halaman

Keren, Ilustrasi Penampakan Tesla Roadster Mejeng di Mars

Dream – Tutup matamu dan bayangkan tahun ini adalah 2062. Di tahun itulah Elon Musk ingin mewujudkan mimpinya menerbangkan Roadster ke Mars

Dikutip dari Motor1, Minggu 4 Agustus 2019, seorang seniman bernama Andrei Lacatusu, mencoba menggambarkan mimpi Musk lewat sebuah karya seni lukis. Dia menggunakan Telsa Roadster, mobil yang diinginkan Musk, sebagai objek saat tengah berada di Mars. 

Dalam karya seni ini, terlihat Roadster tertutup debu Planet Merah. Di sampingnya seorang astronot sedang duduk di bibir tebing.

Tak hanya itu, terlihat juga sampah-sampah berserakan, seperti plastik dan kemasan makanan cepat saji.

Karya seni ini menggambarkan apa yang sekiranya terjadi jika Tesla berada di Mars 50 tahun kemudian. Kalau mimpi Musk benar, karya ini bisa menjadi kenyataan.

5 dari 5 halaman

Penampakan Tesla Roadster di Mars

 Penampakan Tesla Roadster di Mars

(Foto: Motor1)

Karya seni ini menggambarkan apa yang sekiranya terjadi jika Tesla berada di Mars 50 tahun kemudian. Kalau mimpi Musk benar, karya ini bisa menjadi kenyataan.

Sekadar informasi, Space X sedang mengembangkan Starship. Kapal plesir luar angkasa ini dipersenjatai dengan oksigen cair dan metana. Ini menjadi pesawat luar angkasa pertama yang terbang ke Mars.

Musk mengatakan Mars bisa menjadi sebuah planet pada 2050.

Namun, menerbangkan mobil ke sana lebih sulit daripada yang dibayangkan. Meluncurkan Tesla Roadster ke orbit, memerlukan roket Falcon Heavy-nya Tesla meskipun misi ini berakhir tidak sempurna. Pendorong inti tidak mendaratkan mobil dengan sempurna seperti yang direncanakan.

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan