Arkeolog Temukan Mumi dengan Kondisi Terikat Berusia 800-1000 Tahun, Diduga Orang Kaya di Zamannya

Reporter : Sugiono
Kamis, 2 Desember 2021 09:02
Arkeolog Temukan Mumi dengan Kondisi Terikat Berusia 800-1000 Tahun, Diduga Orang Kaya di Zamannya
Penemuan mumi di tengah-tengah alun-alun makin menambah keyakinan arkeolog bahwa dia adalah orang dengan status sosial yang tinggi.

Dream - Para arkeolog baru-baru ini berhasil menggali mumi yang diperkirakan berusia antara 800 dan 1.200 tahun. Mumi tersebut ditemukan di sebuah situs sejarah dekat Lima, ibu kota Peru.

Penemuan mumi tersebut dilakukan oleh para arkeolog dari National University of San Marcos. Mereka menemukan jasad yang diawetkan itu di bawah tanah yang terletak di tengah-tengah alun-alun situs arkeologi Cajamarquilla, sekitar 25 kilometer dari Lima.

Saat ditemukan, mumi tersebut dalam kondisi terikat dengan tangan menutupi wajahnya. Menurut para arkeolog, pemakaman dengan teknik mumifikasi seperti ini merupakan gaya pemakaman Peru Selatan.

1 dari 5 halaman

Usia mumi tersebut diperkirakan berasal dari masa pra-Hispanik atau sebelum datangnya bangsa Spanyol ke benua Amerika. Para arkeolog bahkan yakin mumi itu lebih tua dari peradaban Kekaisaran Inca.

Seperti diketahui, Kekaisaran Inca merupakan peradaban paling terkenal di Peru yang membangun kota Machu Picchu pada abad ke-15.

" Penemuan mumi ini memperlihatkan adanya interaksi dan hubungan dengan dunia roh di masa pra-Hispanik," kata Pieter Van Dalen Luna, salah satu arkeolog yang memimpin penggalian.

2 dari 5 halaman

Dia mengatakan mumi tersebut kemungkinan besar seorang pria muda berusia antara 25 dan 30 tahun. Pria itu diduga datang dari pegunungan ke Cajamarquilla, yang sebelumnya merupakan pusat bisnis yang ramai di era pra-Columbus.

Pekerjaan penggalian dimulai pada pertengahan Oktober dengan tim yang terdiri dari 40 orang, dipimpin oleh Van Dalen Luna dan arkeolog Yomira Huamán Santillán. Penemuan ini merupakan sebuah kejutan karena mereka sebenarnya tidak sedang mencari mumi.

" Seluruh tim benar-benar senang karena kami tidak berpikir ini akan terjadi. Kami tidak mengira nanti akan membuat penemuan penting," kata Huamán.

3 dari 5 halaman

Penemuan tak terduga lainnya adalah beberapa moluska laut di luar makam mumi. Menurut Van Dalen Luna, penemuan moluska laut ini agak aneh mengingat Cajamarquilla terletak sekitar 25 kilometer dari pantai.

Namun Van Dalen Luna memperkirakan moluska laut itu adalah persembahan yang dibawa oleh keturunan mumi tersebut.

" Setelah pemakaman, biasanya ada acara dan ritual yang berlangsung sepanjang masa. Artinya, keturunannya melakukan ziarah ke makam itu selama bertahun-tahun sambil membawa makanan dan persembahan di sana, termasuk moluska," ungkap Van Dalen Luna.

4 dari 5 halaman

Tidak hanya moluska, di luar makam mumi juga ditemukan tulang llama yang merupakan makanan utama masyarakat di masa itu.

Van Dalen Luna menduga, selain untuk dimakan peziarah, daging llama kemungkinan juga dipakai untuk persembahan di makam tersebut.

Melihat dari temuan yang ada, para arkeolog menyimpulkan pria yang dimumikan itu bukan warga biasa. Dia mungkin orang penting dalam masyarakat kontemporer di eranya.

5 dari 5 halaman

Penemuan mumi di tengah-tengah alun-alun makin menambah keyakinan arkeolog bahwa dia adalah orang dengan status sosial yang tinggi.

" Di antara kategori yang ada, orang ini bisa saja adalah seorang pedagang terkemuka di kota Cajamarquilla," kata Van Dalen Luna.

Saat ini Van Dalen Luna dan timnya akan melaksanakan analisis carbon dating yang memungkinkan mereka untuk mengetahui dengan tepat usia dan identitas mumi tersebut.

Beberapa mumi sebelumnya telah ditemukan di Peru dan negara tetangga Chille. Banyak di antara mumi yang ditemukan itu berusia lebih dari 1.000 tahun.

Sumber: CNN

Beri Komentar