Peristiwa Ini Bisa Sebabkan Dunia Offline Berbulan-bulan, Sudah Siap Tanpa HP?

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 15 September 2021 08:13
Peristiwa Ini Bisa Sebabkan Dunia Offline Berbulan-bulan, Sudah Siap Tanpa HP?
Peristiwa ini bisa membuat internet dunia padam berbulan-bulan. Sudah siap tanpa HP?

Dream - Bayangkan jika dunia tanpa internet berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Tentu kalian tidak akan tahan offline selama itu. Jangankan seminggu, satu jam tak pegang ponsel rasanya dunia seakan kiamat.

Tapi kemungkinan itu bisa saja terjadi. Sebuah studi baru memeringatkan bahwa bada matahari super yang terjadi sekali dalam seratus tahun bisa menyeret dunia dalam 'kiamat internet'.

Peristiwa alam ini diprediksi bisa menyebabkan sebagian besar perangkat selular penduduk Bumi offline selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, demikian dilansir gadgets.ndtv.com.

1 dari 3 halaman

Matahari secara terus menerus membombardir Bumi dengan partikel elektromagnetik. Partikel-partikel, yang membentuk angin matahari, selalu ddikirim ke kutub oleh perisai magnet Bumi sehingga melindungi planet kita dari kerusakan.

Namun setiap seabad sekali, angin matahari ini berubah menjadi badai matahari, yang menurut para peneliti, bisa menyebabkan dampak serius pada kehidupan modern.

Dalam studi berjudul 'Solar Superstorms: Planning for an Internet Apocalypse' yang dipresentasikan pada konferensi komunikasi data SIGCOMM 2021, Sangeetha Abdu Jyothi dari University of California, menulis bahwa kemajuan teknologi modern bersamaan dengan aktivitas matahari yang lemah. Namun matahari diperkirakan menjadi lebih aktif dalam waktu dekat.

2 dari 3 halaman

Ilmuwan memperkirakan kemungkinan cuaca ruang angkasa ekstrem yang secara langsung berdampak pada Bumi antara 1,6 dan 12 persen pada dekade berikutnya.

Menurut penelitian, infrastruktur regional akan menghadapi risiko kerusakan bahkan saat terjadi badai matahari besar karena serat optik tidak terpengaruh oleh arus yang diinduksi secara geomagnetik.

Jika bada matahari mengganggu sejumlah kabel-kabel itu, maka bisa menyebabkan putusnya konektivitas antarnegara, meskipun infrastruktur lokal tetap utuh.

" Infrastruktur kami tidak siap untuk peristiwa matahari berskala besar. Kami memiliki pemahaman terbatas tentang tingkat kerusakan yang akan terjadi," tulis Abdu Jyothi.

3 dari 3 halaman

Para peneliti belajar dari ketidaksiapan dunia dalam menghadapi kondisi darurat pandemi. Mereka memikirkan ketahanan internet di masa depan.

Menurut Abdu Jyothi, untuk badai matahari yang parah, Bumi hanya memiliki waktu sekitar 13 jam untuk bersiap. Dalam sejarah, baru ada dua badai matahari parah, yaitu pada tahun 1859 dan 1921.

Beri Komentar