Apa Kelebihan E-Commerce Kesehatan Pertama di Indonesia Ini?

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Kamis, 11 Juli 2019 10:24
Apa Kelebihan E-Commerce Kesehatan Pertama di Indonesia Ini?
Hidup sehat hanya dari genggaman tangan.

Dream - Gaya hidup sehat sudah menjadi standar hidup di kota besar belakangan ini. Sayangnya, perilaku pola hidup 'asal sehat' masih berkembang di masyarakat.

Misalnya saja, seseorang yang rutin berolahraga 3 kali seminggu namun tidak diimbangi dengan pola makan yang tepat. Akibatnya tubuh tidak dapat menerima manfaat olahraga secara optimal.

" Sayangi dan kenali diri sendiri. Dari rasa sayang itu mulai berpikir untuk mengonsumsi yang baik-baik untuk tubuh,” ujar Dr. Sophia Hage, spKO, di acara launching FITS.ID, Kuningan, Jakarta, Rabu 10 Juli 2019.

Sebagai wellness e-commerce pertama di Indonesia, FITS.ID hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang menginginkan sebuah platform digital, berisi merchant yang berfokus pada penjualan produk kesehatan.

Di dalam FITS.ID masyarakat akan menemukan fitur-fitur menarik seperti Hot Deals yang bertabur potongan harga dan Wellness Calculator, di mana FITS.ID dapat merekomendasikan produk asuransi dan wellness sesuai dengan kebutuhan.

 FITS.ID

Meskipun pilihan merchant sangat beragam, FITS.ID memiliki quality control yang baik untuk semua merchant. Seperti check ingredients untuk merchant makanan dan kosmetik.

Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi platform pilihan masyarakat menuju pola hidup sehat dan seimbang.

“ Kami akan fokus ke medical service sesuai visi kami yang ingin membuat kesehatan lebih mudah diakses. Kami mengajak seluruh praktisi medis di Indonesia untuk bersama-sama memudahkan masyarakat menemukan pelayanan medis yang mereka butuhkan,” jelas Sheila Rizkia, E-commerce Manager FITS.ID.


(ism, Laporan : Alfi Salima Puteri)

 

1 dari 3 halaman

E-Commerce Kesehatan Hadir Pertama Kali di Indonesia

Dream - Belanja online kini sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Khususnya yang berada di kota-kota besar, belanja melalui gadget menjadi solusi di tengah kesibukan aktivitas mereka.

Berdasarkan data dari Google and Temasek pada 2017, transaksi yang e-commerce di Indonesia mencapai Rp146,7 triliun. Hal itu menunjukkan angka belanja online di Tanah Air sangat diminati.

 E-Commerce Khusus Kesehatan Hadir Pertama Kali di Indonesia

Dalam hal ini, Fits.ID mengambil kesempatan untuk bersaing dengan e-commerceyang lain. Untuk memudahkan, Fits.ID hanya menjual jasa dan produk kesehatansaja.

"  Fits.ID hadir sebagai pioneer di bidang wellness e-commerce untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akan produk dan jasa kesehatan yang terpercaya," ujar Head of Marketing Strategic and Partnership Fits.ID, Pondra Nala Permana, dalam keterangan tertulis, Selasa 2 April 2019.

Nala menuturkan, Fits.ID tak hanya menjual barang dan jasa saja. Ia juga berkomitmen untuk mengajak masyarakat melakukan gaya hidup sehat.

E-commerce Manager Fits.ID, Shella Rizkia, menjamin semua produk kesehatan yang ada Fits.ID telah melewati tahap seleksi terlebih dahulu.

" Seluruh produk yang ada di Fits.ID telah kami kurasi untuk dapat menunjang kebutuhan masyarakat akan kesehatan raga, pikiran, dan jiwa. Karena kami percaya, konsep kesehatan itu tidak bisa berdiri sendiri," ucap Shella.

Tak hanya itu, Fits.ID juga memiliki fitur produk asuransi yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

2 dari 3 halaman

Cerita Intan Nuraini Terbantu Aplikasi Kesehatan

Dream - Intan Nuraini mengaku terbantu dengan aplikasi layanan kesehatan. Dia bisa dengan cepat mendapatkan informasi tentang kesehatan secara valid.

Pengalamannya itu terjadi saat mencari informasi untuk ibunya yang mengalami sakit pada kaki. Intan mencoba mencari informasi melalui aplikasi kesehatan tersebut.

Tidak hanya mendapatkan informasi cara mengatakan rasa sakit, ibu tiga anak ini pula bisa berkonsultasi langsung dengan dokter yang disediakan di aplikasi itu.

"Waktu itu ibuku dapat info tentang cara mengatasi sakit kaki. Hanya rebus apel bisa katanya. Jadi, aku langsung kasih tahu orangtuaku jangan langsung dipercaya. Cari tahu sumber dan tanya dokter," kata Intan Nuraini di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis 23 Mei 2019.

Wanita 34 tahun ini mendapatkan kemudahan dengan layanan kesehatan yang menyediakan konsultasi dokter spesialis penyakit tertentu. Dia tidak harus datang ke rumah sakit hanya untuk menanyakan sesuatu gejala penyakit tertentu.

"Misalkan aku cuma mau nanya doang ke spesialis anak harus di-charge Rp300 sampai Rp350 ribu. Belum obat dan antrinya," kata dia.

3 dari 3 halaman

Robyn Soetikno: Buat Perubahan Lewat StartUp Kesehatan

Dream – Muda dan berkeinginan besar membuat perubahan. Dua karakter itu melekat dalam diri Tiffany Robyn Soetikno.

 Rintis Startup Kesehatan, Robyn Soetikno: Ingin Buat Perubahan

Di usia yang masih 24 tahun, Robyn bertekad memudahkan masyarakat mendapatkan informasi kesehatan yang lengkap dan bisa berinteraktif membahas dunia kesehatan.

Lulus pendidikan master dari jurusan International Health Management di Imperial College London, Robyn merintis usaha di dunia bisnis yang terbilang masih baru. Sebuah startup, perusahaan rintisan, khusus bidang kesehatan.

Meski masih belia, Robyn adalah Chief Operating Officer dari perusahaan PT Global Urban Esensial (GUE). Seperti usianya, singkatan nama perusahaannya pun kekinian. PT GUE. 

Di tengah serbuan bisnis startup, Robyn memilih ceruk berbeda. Lewat PT GUE, Robyn merintis e-commerce apotik GoApotik. Dia juga mengembangkan startup informasi kesehatan untuk para ibu hamil, TemanBumil dan GueSehat.

Kerja kerasnya untuk sementara terbayar. Di usia belianya, 24 tahun, Robyn menyabet penghargaan “ Indonesia Young Woman Future Business Leader 2017” yang diselenggarakan oleh majalah bisnis di Indonesia.

Memulai bisnis sendiri di usia belia tentu penuh tantangan. Berbagai kendala dihadapi Robyn saat merintis bisnis itu. 

Jurnalis Dream, Arie Dwi Budiawati berkesempatan untuk mengobrol panjang lebar dengan wanita kelahiran 1993 pada Rabu 21 Februari 2018 di Bintaro, Tangerang Selatan. Ini kisahnya.

Mengapa tertarik dengan startup bidang kesehatan?

Aku, kan, background-nya, psikologi dan kesehatan masyarakat. Kalau di masyarakat, kalau sakit, baru ke dokter.

Selain background tersebut, aku melihat kurangnya media yang menjembatani dialog tentang pengalaman kesehatan antar individu. Jadi kami  buatlah GueSehat, sebagai wadah dialog orang-orang yang ingin sehat tapi tidak sendirian.

Mulai dari kapan ide ini muncul?

GueSehat itu mulai ada Wordpress-nya pertengahan 2016, website live April 2017 dan aplikasi kami live September 2017.

Kalau TemanBumil?

Baru ada 2017, tapi untungnya sudah mencapai 100 ribu download. Itu aplikasi pertama di Indonesia untuk ibu hamil yang bertujuan untuk mendukung ibu hamil. Jadi, kami mengadakan survei 500 orang untuk responden di mana bilang penting banget dapat dukungan, atau dari suami atau orang tua. Tapi, dari 500, ada 2 persen yang nggak mendapat support dari suami, mungkin suami di luar kota atau bagaimana. Dia sendirian. Itu mempengaruhi juga kehamilan, terhadap kesehatan janinnya. Mental dan fisik ibu hamil harus sehat selama kehamilan. 

Di aplikasi ini kami fokus tentang informasi seputar pertumbuhan janin, agenda bagi para ibu hamil, dan beragam informasi lain yang mendukung kehamilan sang ibu.

Bagaimana dengan GoApotik?

GoApotik itu marketplace obat-obatan pertama di Indonesia. Jadi, kami kerja sama dengan apotik-apotik di Indonesia, ada distributor terpercaya, untuk membeli obat. Kami ada di Jabodetabek, dan akan expand ke Jawa Timur. Produk kami memang obat, ada juga produk kebutuhan bayi, seperti popok dan susu bayi.

Launching akhir tahun lalu. Sekarang yang download ada 3 ribu orang. Itu pertumbuhan organik. Jumlahnya meningkat 10 persen per bulan.

Targetnya? Tahun ini kami mau lebih efisien lagi supaya bisa kirim lebih cepat. Ada 70 apotik. Dengan expand ke Surabaya dan Bandung, kami bisa menambah 120 apotik tahun ini. 

Penggunanya beragam, tentu dari semua segmen.

Berapa targetnya?

Kalau TemanBumil, kami mau by November, dapat 100 ribu pengguna. Tapi, sudah dicapai bulan ini. Jadi kami merevisi target.

Apa rencana pengembangannya?

Kami ingin menambahkan beberapa fitur. Karena saat ini, banyak banget ibu hamil yang menggunakan TemanBumil, kemudian sudah melahirkan terus menanyakan bagaimana kelanjutannya.

Mereka ingin tahu bagaimana menyusui, menjaga anakku, rawat anakku. Karena itu kami akan launching TemanBumil untuk sesi ibu berikutnya dan untuk informasi anak 2-3 tahun. Rencananya akan launching di April 2018.

Apakah ada kerja sama dengan pihak lain untuk menjalankan bisnis startup ini?

GueSehat, ada fitur artikel, feed, dan direktori dokter. Kami punya direktori dokter terbesar di Indonesia. Ada 13 ribu dokter. Jadi, kami kerja sama dengan tenaga ahli, untuk review artikel dan review konten.

Kami juga ada fitur unik: sakit apa. Mendiagnosa penyakit berdasarkan gejala.

Misalnya ada sakit apa: sakit, pusing. Kayaknya bisa-bisa sakitnya A, B, atau C. Nah, kayak penyakitnya ini. Dokternya yang ini.

Ke depan, GueSehat akan memperluas komunitas. Awalnya, kami mau membuka dialog. Kami ajak teman-teman untuk menceritakan pengalaman kesehatannya. Kami buka fitur ini supaya dialog tercipta dan bisa saling bertukar pengalaman. Dan tentunya setiap artikel akan direview oleh ahli-ahli kesehatan dibidangnya tergantung dari angle tulisan tersebut.

Untuk yang menulis artikel kesehatan dan share ke GueSehat, kami ada program rewards yang menarik, esensinya adalah kami berusaha melakukan apresiasi terhadap penulis.

Siapa saja anggota komunitasnya?

GueSehat dan TemanBumil terbuka untuk siapa saja, kesehatan menjadi sangat penting saat ini, dan kami bersyukur banyak sekali komunitas yang secara aktif berdialog, baik itu di jejaring sosial media GueSehat seperti Instagram maupun di acara even-even kami.

Kami sangat senang bisa bertemu langsung dan mendapat masukan-masukan berharga untuk pengembangan aplikasi kami selanjutnya.

Dari 2016 ke 2018, ada startup-startup kesehatan yang sudah berjalan. Bagaimana dampaknya kepada masyarakat?

Tentunya kami berharap aplikasi GueSehat dan TemanBumil bisa membantu masyarakat dalam hal informasi kesehatan, pengembangannya sangat ditunjang oleh aktifnya masukan-masukan dari pengguna itu sendiri.

Banyak sekali pengguna aktif yang melakukan komunikasi kami via email maupun jejaring sosial media khususnya di TemanBumil.

Salah satu pengguna aktif TemanBumil, artis Sandra Dewi. Sandra bilang; dengan aplikasi ini, aku tahu perkembangan janinku. Ibu hamil ada yang gelisah bayinya sudah bisa apa.

Dengan aplikasi TemanBumil, minggu ini bayinya sudah bisa gini gini. Dia merasa nyaman dan secure selama kehamilan.

Anda masih muda, tapi punya tanggung jawab dan aktifitas mengatur banyak startup, apakah menemui tantangan? Seperti apa?

Tantangan pasti banyak, tapi aku bersyukur keluarga, teman dan team sangat support, sehingga seluruh proses ini bisa dibimbing dan diarahkan. Banyak sekali pembelajaran dalam prosesnya.

Ada lagi tantangannya? Kalau sekarang?

Pengembangannya, ini sangat tidak mudah, informasi berkembang semakin cepat dalam hitungan hari, bagaimana kami bisa terus bisa meningkatkan fitur-fitur yang bisa berguna dengan cepat tapi juga terukur dan akurat.

Anda berkarier di usia muda, bagaimana peran keluarga?

Beruntung sangat support dan bisa saling berdiskusi bertukar pikiran, dan kami sangat menaruh perhatian yang sangat besar untuk perkembangan dunia kesehatan di Indonesia.

Pengalaman keluarga aku jadikan pembelajaran terutama dalam mengembangkan aplikasi kesehatan dan fitur-fitur kesehatan.

Selain mentoring, adakah dukungan yang lain?

Tentunya perhatian, perhatian sekecil apapun dari keluarga tentunya sangat memotivasi.

Oh, ya Mbak Robyn terbilang sukses? Adakah motivasi untuk generasi muda untuk sukses?

Aku tentunya juga masih terus belajar, aku cuman mau sharing berdasarkan pengalaman selama ini, untuk memulai sesuatu dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu, di sekitar kita banyak hal-hal yang bisa kita perbuat dan mempunyai dampak positif yang besar terhadap orang banyak.

Lalu, sekarang apa cita-citanya?

Cita-citaku, pengen banget aplikasi GueSehat dan TemanBumil bisa punya dampak positif untuk penggunanya. Kedepannya bisa terus mengembangkan fitur-fitur yang makin mempermudah dan bermanfaat.

(Sah)

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal