Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca dari Sendawa Sapi, Kok?

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 19 Agustus 2019 12:13
Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca dari Sendawa Sapi, Kok?
Rumput laut merah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dunia.

Dream - Para ilmuwan berusaha menghentikan sapi bersendawa. Caranya, memproduksi rumput laut secara massal.

Pada 2014, lembaga sains nasional Australia CSIRO menemukan, dengan menambahkan Asparagopsis rumput laut merah muda ke dalam makanan sapi dapat mengurangi jumlah gas yang diproduksi sapi.

 Sapi makan rumput

Sekarang para ilmuwan ingin menanam massal Asparagopsis. Tapi, bukan untuk menghentikan sendawa sapi, melainkan mengurangi emisi gas rumah kaca dunia.

Profesor di University of the Sunshine Coast (USC), Nicholas Paul mengatakan rumput laut merah muda dapat membantu mengurangi 10 persen emisi gas rumah kaca di Australia dengan mengesankan.

" Ketika ditambahkan ke pakan sapi kurang dari dua persen dari bahan kering, rumput laut khusus ini benar-benar menghancurkan produksi metana," kata Paul dilaporkan CNet.

 

1 dari 5 halaman

Bahan Kimia Rumput Laut

" Rumput laut mengandung bahan kimia yang mengurangi mikroba di perut sapi yang menyebabkan mereka bersendawa saat mereka makan rumput," ujar dia menambahkan.

Tim USC yang dipimpin Paul saat ini bekerja di Bribie Island Research Centre di Moreton Bay, Australia untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menumbuhkan spesies rumput laut merah muda dengan lebih baik.

Cara terbaik untuk meningkatkan pasokan rumput laut merah muda yaitu menanamnya di luar laboratorium.

" Kami tahu komposisi kimia Asparagopsis dan kami tahu senyawa kimianya, jadi sekarang kami ingin memaksimalkan konsentrasi bahan kimia itu sehingga kami dapat menggunakan lebih sedikit rumput laut untuk efek yang sama," kata ilmuwan proyek Kelompok Penelitian Rumput Laut USC, Ana Wegner.

" Jika kita dapat mengetahui bagaimana meningkatkan rumput laut untuk memberi makan semua sapi dan domba dan kambing di seluruh dunia, maka itu akan memiliki dampak besar pada iklim," ujar Paul.

2 dari 5 halaman

Bocah Menangis Tak Izinkan Ayah Potong Sapi: 'Nanti Ketuker'

Dream - Minggu 11 Agustus 2019 kemarin, umat muslim di dunia merayakan Idul Adha. Tak pelak, lini masa twitter dibanjiri perbincangan terkait hari raya umat muslim ini.

Tak hanya ucapan saja, ada juga banyak hal-hal unik seputar perayaan Idul Adha yang buat ramai media sosial.

Salah satunya adalah video singkat dengan tagar #NantiKetuker yang sempat viral dan menjadi trending topic.

3 dari 5 halaman

Takut Ayah Tertukar

Video yang awalnya dibagikan oleh akun @amihanx itu memperlihatkan seorang anak perempuan yang tengah menangis sembari memeluk ayahnya.

Dari suara yang terdengar dalam video, anak gadis itu tidak mengizinkan sang ayah pergi memotong sapi di hari Idul Adha.

" Memang kenapa Ayah tidak boleh ikut motong sapi?"  tanya wanita yang merekam video.

Tak diduga, jawaban singkat namun menggelikan terlontar dari mulut bocah yang erat memeluk ayahnya sambil menangis.

" Nanti Ayah ketuker," jawab anak gadis tersebut.

4 dari 5 halaman

Buat Terpingkal

Sontak jawaban itu memecah suasana sampai membuat orang-orang di sekitar terpingkal. Setelah itu, ibu bocah tersebut memberi penjelasan.

" Nggak kok ayah cuma nonton, nggak dikirain sapi," timpalnya.

Jawaban polos sang anak yang khawatir terhadap Ayahnya inipun mengundang reaksi warganet.

" Lah iya video ini bikin ngakak," tulis @Koes_P.

" Ngakak yaAllah, nanti ketuker 😂😂😂 Maksud adeknya mungkin kalo nabi ismail kan yg berubah jadi hewan kurban, ini dia takut kalo hewan kurbannya berubah jadi ayahnya. Dia salah nangkep haha," komen @lisahemas.

Berikut videonya:

5 dari 5 halaman

Ini Videonya

AYAH AYAH JANGAN IKUT MOTONG SAPI DIRUMAH AJA NANTI KETUKER 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

nangis kejer beneran dia wkwk #iduladha pic.twitter.com/MlmGFIFy7T

— Ami:· (@amihanx) August 11, 2019

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie