ShopeePay Jadi e-Wallet Terbanyak Dipakai Orang Indonesia, Ini Alasannya

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 5 November 2020 11:12
ShopeePay Jadi e-Wallet Terbanyak Dipakai Orang Indonesia, Ini Alasannya
Masyarakat Indonesia banyak menggunakan lima platform dompet digital.

Dream - Masa pandemik Covid-19 merupakan musim panen bagi para perusahaan platform dompet digital. Dengan aktivitas belanja yang makin banyak dilakukan secara online, masyarakat mulai banyak yang bertransaksi e-commerce maupun toko offline menggunakan dompet digital.

Managing Director Ipsos in Indonesia, Soeprapto Tan melaporkan terjadi peningkatan penggunaan pembayaran non tunai (cashless payment) sebesar 44 persen selama pandemi Covid-19 ini.

Dari hasil survei yang dilakukan Ipsos terungkap jika ShopeePay menjadi platform dompet digital terbanyak yang digunakan masyarakat Indonesia. Platform ini mengalahkan Ovo, Gopay, Dana dan LinkAja.

Survei Ipsos yang dilakukan secara online ini melibatkan 1000 responden dengan rentang usia responden 18 tahun ke atas.

" Brand Shopee sangat besar dan mereka juga menawarkan kemudahan jadi pengguna ShopeePay merasa nyaman untuk menggunakan Shopee. banyak program promo yang diberikan free ongkir ada 1 rupiah itu yang membuat masyarakat merasa nyaman menggunakan ShopeePay," kata Associate Project Director Ipsos in Indonesia, Indah Tanip.

 

1 dari 1 halaman

ShopeePay Duduki Peringkat Atas

ShopeePay berhasil unggul sebagai merek dompet digital yang memiliki penetrasi tertinggi dalam tiga bulan terakhir, yakni 48 persen dari total pengguna dompet digital di Indonesia.

Platform dompet digital kedua dengan jumlah pengguna terbanyak adalah OVo sebesar 46 persen, GoPay 35 persen, kemudian Dana 26 persen dan LinkAja 16 persen.

Survei menemukan masyarakat banyak menggunakan ShopeePay karena kemudahan dalam penggunaan, mulai dari isi ulang, real time, hingga menawarkan banyak promosi.

Menurut Indah kedepannya penggunakan dompet digital akan terus meningkat sebab masih banyak penawaran dan promo-promo yang ditawarkan dan menguntungkan dibandingkan menggunakan uang cash.

" Kampanye integritas e-wallet didukung pemerintah, cash back masih menarik minat, free ongkir masih cukup diminati. Kedepannya akan gimana pasti ada perubahan karena kedepannya pasti bergerak (inovasi)," tutur Indah.(Sah)

Beri Komentar