Profil Johny G Plate, Menkominfo Pengganti Rudiantara

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 23 Oktober 2019 10:05
Profil Johny G Plate, Menkominfo Pengganti Rudiantara
Namanya pernah masuk di skandal Panama Papper.

Dream - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kabinet terbarunya yaitu Johny Gerard Plate, menggantikan Rudiantara. 

Johny merupakan salah satu menteri yang dipilih dari kader partai. Johny merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I.

Dia memulai bisnisnya pada awal 1980-an, yang bergerak di bidang alat-alat perkebunan.

Dikutip dari WikiDPR, sejak 1982, Johny berkarir di bidang keuangan. Salah satu titik tertinggi karirnya yaitu sebagai CEO Bima Palma Group, Komisaris Air Asia pada 2005 dan Direktur Utama PT Air Asia Investama pada 2012 hingga 2013.

Sementara itu, berdasarkan laman Rekam Jejak, nama Plate dihubungkan dengan perusahaan yang didaftarkan dengan nama Serenity Pacific di British Virgin Islands Limited pada 18 Oktober 2007, dimana posisinya sebagai direktur. Johny sempat menyebut kabar itu sebagai lelucon.

Berdasar laman KPK, Johnny G. Plate tercatat 1 (satu) kali melaporkan LHKPN. Pelaporan harta kekayaan tersebut dilakukan pada 22 November 2014. Jumlah harta kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp 137.843.320.649.- dan USD 1.667.153.

Dari berita yang berkembang, tidak ada jejak kompetensi Johny di bidang telekomunikasi dan informatika.

1 dari 5 halaman

Celetuk-Celetuk Ringan Jokowi ke Para Menteri Baru

Dream - Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan susunan menteri kabinet barunya. Jokowi juga telah memilih nama kabinetnya kali ini dengan sebutan Indonesia Maju.

Sembari duduk di tangga beranda Istana Merdeka, Jokowi menyebut nama orang yang terpilih menjadi menteri sekaligus tugasnya. Jokowi juga sempat mengeluarkan celetukan ringan namun berisi pesan penuh makna ke beberapa menteri.

Celetukan ini pertama kali didengar saat Jokowi memperkenalkan Prabowo Subianto yang dipercaya menduduki jabatan sebagai Menteri Pertahanan.

" Saya nggak usah (sebut tugas), beliau lebih tahu daripada saya," kata Jokowi, Rabu 23 Oktober 2019.

Juga kepada Zainudin Amali. Jokowi mempercayakan posisi Menteri Pemuda dan Olahraga kepada politisi Golkar ini.

" Sepakbolanya, Pak," kata Jokowi.

Juga ketika mengumumkan nama Moeldoko dan Pramono Anung. Dua nama ini tetap menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan dan Sekretaris Kabinet.

" Yang di Istana tetap," kata dia.

2 dari 5 halaman

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan formasi lengkap 38 Menteri yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Dari 38 nama itu terdapat beberapa menteri Kabinet Kerja sebelumnya. 

Presiden Jokowi, Wakil Presiden KH Maruf Amin dan 38 menteri semua duduk lesehan di tangga veranda Istana Merdeka, Rabu 23 Oktober 2019. 

Semua dalam posisi duduk di anak tangga, mengenakan batik. Tak lagi mengenakan baju putih-putih. 

" Pagi hari ini saya ingin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju yang lima tahun ke depan fokus pengembamngan SDM dan penciptaan lapagan kerja dan pemberdayaan. Saya pekenalkan," tegas Jokowi. 

Berikut Susunan Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin:

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD
2. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
3. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy 
4. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
5. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 
6. Menteri Sekretaris Negara Pratikno 
7. Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi Tito Karnavian 
8. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 
9. Menteri Agama Jenderal Purnawirawan TNI Fakhrul Razi
10. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly 
11. Menteri Keuangan Sri Mulyani 
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Tinggi Nadiem Anwar Makarim 
13. Menteri Kesehatan Jenderal TNI Dr Terawan Agus Putranto
14. Menteri Sosial Juliari Batubara
15. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah 
16. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto 
18. Menteri ESDM Arifin Tasrif 
19. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono 
20. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 
21. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate
22. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo 
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar
24. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 
25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil 
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
28. Menpan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo 
29. Menteri BUMN Erick Thohir
30. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki 
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio 
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga Jainudin Amali 
35. Kepala Staf Kepresidenan Jend Purnawirawan Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung ST Burhanuddin

3 dari 5 halaman

Pengumuman Kabinet Baru, Ini Wajah Lama di Jajaran Menteri Ekonomi Jokowi

Dream – Proses wawancara calon menteri di kabinet Joko Widodo-Maruf Amien berlangsung marathon selama dua hari. Sederet wajah baru dan lama silih berganti menemui presiden di Istana Negara, Jakarta.

Dari beberapa nama yang muncul, sorotan tertuju pada wajah-wajah lama yang masih dipercaya Jokowi untuk menjadi pembantunya selama 5 tahun ke depan.

Sebagian besar dari wajah lama para calon menteri itu kemungkinan akan menempati posisi tim ekonomi Jokowi.

Sebut saja nama Sri Mulyani Indrawati, Airlangga Hartarto, Basuki Hadimuljono, dan Siti Nurbaya Bakar.

Inilah perkiraan wajah lama di kabinet Jokowi-Jusuf Kalla yang masih akan dipertahankan sebagai tim ekonomi di kabinet kerja jilid II:

1. Airlangga Hartanto

 Jokowi dan Airlangga Hartanto mencoba mobil desa.

Politisi Golkar ini sempat sempat menyinggung pembicaraan dengan Jokowi seputar perdagangan dan pengembangan kawasan ekonomi khusus.

“ Presiden meminta dicarikan produk yang bisa menyelesaikan persoalan neraca perdagangan atau defisit perdagangan,” kata dia di Jakarta.

2. Sri Mulyani Indrawati

 Sri Mulyani Indrawati

Mantan direktur Bank Dunia ini kembali diminta Jokowi untuk menjaga stabilitas perekonomian di tengah ketidakpastian dan pelemahan ekonomi global.

" Oleh karena itu dibutuhkan policy yang terus menerus untuk menjaga perekonomian kita dari tantangan tersebut,” kata dia.

3. Siti Nurbaya Bakar

Presiden Jokowi untuk membantu mengembangkan lingkungna hidup dan kehutanan.

" Di dalam kaitan ini ada beberapa sektor tertentu menjadi sangat penting dan khususnya pengembangan lingkungan hidup atau KLHK, paling besar lapangan kerja perkebunan atau hutan rakyat dan hutan sosial," kata dia.

4. Basuki Hadimuljono

Wajah lama yang akan menghiasi kabinet baru Jokowi adalah Basuki Hadimuljono. Hampir bisa dipastikan penggemar musik cadas ini akan kembali mengemban amanat menjadi menteri pekerjaan umum.

 Basuki Hadimulyono

" Saya tadi dipanggil Bapak Presiden cuma diajak ngobrol pertama beliau menyampaikan untuk bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur seperti yang disampaikan dalam visinya," kata Basuki. 

5. Budi Karya Sumadi

 Menhub Minta Pemudik Juga Gunakan Jalur Selatan

" Saya ditugaskan untuk melanjutkan tugas sebagai Menteri Perhubungan," kalimat itu meluncur dari mulut Budi Karya Sumadi. 

Posisi Menhub dipastikan akan kembali dipercayakan kepada Budi Karya. Dalam perbincangan dengan Jokowi, Budi diminta untuk meningkatkan konektivitas yang kuat untuk logistik dan pariwisata.

“ Secara khusus, diharapkan koordinasi pariwisata dan logistik menjadi lebih baik,” kata dia.

6. Sofjan Djalil

 Diduga Ada Korupsi, Polisi Periksa Menteri Sofyan Djalil

Satu lagi mantan menteri yang akan tetap mendampingi tugas presiden Jokowi adalah Sofjan Djalil. Usai perbincangan dengan Jokowi, Sofjan mengatakan presiden kemungkinan akan kembali melanjutkan pekerjaannya sebagai Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

" Rasanya sih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai, masalah agraria, redistribusi, masalah lain-lain," ujarnya. 

Dalam perbincangan tersebut, Sofjan mengatakan presiden lebih banyak membahas tentang masalah tanah yang produktif berkeadilan, reforma agraria dan kepastian hukum bidang pertanahan, dan sertifikat inclusion

" Alasan mengapa saya menerima? Presiden mempercayai saya itu sudah sebuah kehormatan bisa mengabdi kepada negara, bangsa, masyarakat. Kenapa di jabatan ini mungkin pak presiden menganggap apa yang telah dilakuan selama ini tugas yang belum selesai."

7. Luhut Binsar Pandjaitan

 Luhut B Pandjaitan

Mantan perwira TNI ini menjadi satu-satunya menteri koordinator yang kembali dipanggil presiden Jokowi. Usai bertemu presiden, Luhut B Pandjaitan mengungkapkan jika bidang kerjanya akan diperluas. 

" Mengkoordinasikan nanti semua di jabatan saya diberikan ini dari menko maritim ditambah investasi dan beberapa lain di bawahnya," ujar Luhut

Disinggung soal posisi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) apakah akan dilebur, Luhut mengaku belum mengetahui. " Saya belum tahu biar presiden yang umumkan."

4 dari 5 halaman

Sri Mulyani Indrawati Tetap Jabat Menteri Keuangan

Dream - Sri Mulyani Indrawati dipastikan tetap duduk di kursi jajaran menteri kabinet baru. Presiden Joko Widodo meminta mantan direktur Bank Dunia itu untuk kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan.

" Bapak Presiden meminta saya untuk tetap menjadi Menteri Keuangan," ujar Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2019.

Sri mengatakan perbincangannya dengan presiden terkait sejumlah hal. Beberapa di antaranya mengenai penciptaan lapangan kerja, mendorong perekonomian dan meningkatkan kualitas penciptaan kesempatan kerja serta UKM.

Selain itu, Jokowi memberikan kepercayaan penuh kepada Sri menjalankan wewenang. Terutama dalam mengeluarkan kebijakan fiskal.

" Menggunakan seluruh kebijakan fiskal di dalam membantu para menteri-menteri terkait dalam mewujudkan ketahanan ekonomi," kata dia.

Sri menjadi satu-satunya calon menteri yang terbuka mengenai posisi yang akan diembannya. Berbeda dengan calon lainnya yang masih menunggu pengumunan Jokowi.

Datang Berkemeja Putih

Sri Mulyani tampak mengenakan busana putih hitam, seperti para tokoh yang dipanggil ke Istana kemarin.

Sri Mulyani merupakan tokoh wanita pertama yang menjalani pemanggilan calon menteri ke Istana, dan diprediksi merupakan salah satu menteri yang tak bakal diganti Jokowi. 

Kemarin, sejumlah nama datang ke Istana termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. 

Berikut nama-nama tokoh yang menghadap Jokowi di hari pertama kemarin: 

(Sah, Sumber: Merdeka.com)

5 dari 5 halaman

Airlangga Hartarto Dipanggil ke Istana: Siap Bantu Jokowi

Dream - Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, juga datang ke Istana Negara. Dia termasuk salah satu nama yang memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo.

" Kami insyaallah menyatakan siap untuk mendukung Pak Presiden (Jokowi) dan Pak Ma'ruf Amin (Wapres), siap sampai 2024," ujar Erlangga di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019.

Menurut Airlangga, tidak hanya dirinya yang menyatakan siap mendukung Jokowi, namun juga Partai Golkar. Dia mengakui ada sejumlah kader Golkar yang dipanggil Jokowi.

 

" Kader Golkar insyaallah ada yang dipanggil dan ada yang tidak dipanggil," kata dia.

Tapi, Airlangga enggan menyebut posisi apa yang akan ditempati. Dia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Jokowi. " Saya kira menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden," kata dia.

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal