Masa-Masa Kelam Suhu Antivirus, John McAfee, yang Bunuh Diri di Penjara Spanyol

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 25 Juni 2021 14:45
Masa-Masa Kelam Suhu Antivirus, John McAfee, yang Bunuh Diri di Penjara Spanyol
Semua indikasi mengarah pada upaya bunuh diri.

Dream - Pendiri perusahaan antivirus komputer McAfee, John McAfee ditemukan tewas di dalam penjara di Barcelona, Spanyol. Departemen Keadilan Catalunya menyatakan kematian McAfee mengarah pada tindakan bunuh diri.

Semua indikasi mengarah pada dugaan McAfee mengakhiri sendiri hidupnya. Tim medis juga sempat melakukan tindakan resusitusi (bantuan napas buatan) namun tidak berhasil.

McAfee ditahan di penjara, menunggu ekstradisi ke AS, sejak penangkapannya pada Oktober 2020. Dia menghadapi tuduhan penggelapan pajak dan juga didakwa dengan penipuan sekuritas terkait dengan dugaan skema ponzi dan anjloknya cryptocurrency.

Pengadilan Spanyol telah menyetujui ekstradisi McAfee. Tetapi, McAfee masih punya kesempatan untuk naik banding.

 

1 dari 3 halaman

Sosok Penuh Kontroversi

Kisah McAfee selama dekade terakhir telah menjadi berita utama. McAfee sempat membuat startup digital berkaitan medis yang diduga untuk menutupi bisnis narkobanya.

Dia pernah mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat dua kali, pada tahun 2016 dan 2020. Dia juga seorang promotor cryptocurrency terkenal, yang pernah mengklaim untuk membebankan US$105 ribu, setara Rp1,5 miliar, untuk setiap tweet promosi jika ingin McAfee meningkatkan cryptocurrency atau penawaran koin di platform Twitter.

Pada tahun 2014, Intel mengganti nama perangkat lunak antivirus yang menyandang nama McAfee menjadi " Intel Security." Sebagai tanggapan, McAfee mengatakan kepada BBC dia bersyukur " perangkat lunak terburuk di planet ini" tidak lagi dikaitkan dengan namanya.

McAfee kemudian digugat Intel lantaran mendirikan perusahaan keamanan siber baru menggunakan namanya. Intel menuding McAfee dengan pelanggaran merek dagang.

McAfee kemudian membuat kesepakatan dengan Intel dan menyatakan tidak akan menggunakan namanya untuk produk atau layanan keamanan siber apa pun yang dia kerjakan.

2 dari 3 halaman

Terjerat Banyak Kasus Hukum

McAfee memiliki sejarah pertikaian dengan penegak hukum. Dia, keluarganya, dan body guardnya ditangkap oleh polisi Belize pada 2012 setelah tuduhan narkoba dan senjata api. Dia melarikan diri akhir tahun itu, setelah polisi Belize menyatakan dia sebagai tersangka pembunuhan tetangganya.

Cerita tersebut menjadi salah satu fokus dari film dokumenter Showtime 2016. Film itu berusaha membuktikan McAfee terlibat tidak hanya dalam pembunuhan itu, tetapi juga kejahatan lainnya.

Baru-baru ini pada 2019, McAfee menyebut kasus terhadapnya " sembrono" dan menolak untuk membayar denda US$25 juta, setara Rp361 miliar, akibat gugatan kematian yang salah. Dia juga mengklaim terkena denda US$200 juta, setara Rp2,8 triliun dalam kasus hukum lainnya, tetapi dia tidak dapat membayar salah satu dari mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, McAfee mengaku dalam pelarian dari CIA, men-tweet foto dirinya di atas kapal memegang pistol. McAfee juga telah men-tweet beberapa kali, sekali setelah penangkapannya di bulan Oktober, bahwa dia tidak akan bunuh diri, dan tweet-tweet itu sudah mengarah pada teori konspirasi tentang kematiannya, dikutip dari The Verge.

3 dari 3 halaman

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Beri Komentar