Tak Lama Lagi Baju Bisa Dipakai untuk Charge Baterai Handphone

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 8 September 2021 10:35
Tak Lama Lagi Baju Bisa Dipakai untuk Charge Baterai Handphone
Baju ini punya baterai yang berupa serat pakaian.

Dream – Beberapa tahun belakangan dunia “ kesengsem” dengan pakaian cerdas, seperti kaos kaki dan baju renang pintar. Bahkan para inovator mulai berpikir untuk merancang pakaian yang berfungsi sebagai charger untuk mengisi daya baterai smartphone.

Dikutip dari World of Buzz, Rabu 8 September 2021, mayoritas pakaian itu dibekali dengan baterai lithium ion. Perangkat ini biasanya tidak tahan air dan susah dilipat.

Namun, sebuah studi dari Universitas Fudan, Tiongkok, mengembangkan baterai yang terbuat dari tekstil. Baterai ini terbuat dari serat yang bisa menyimpan listrik untuk mengisi daya gadget dan perangkat wearable lainnya.

Berdasarkan hasil studi yang diterbitkan pada 1 September, dikatakan bahwa baterai serat ini bisa menampung 85,69 watt jam listrik per kilogram. Kapasitas baterai ini lebih besar daripada iPhone 12 Max Pro yang berkapasitas 14 watt jam.

1 dari 5 halaman

Tahan Air dan Bisa Dilipat

Para peneliti membuat baterai lithium ion berbentuk serat dengan melilitkan kawat aluminium. Kawat ini dilapisi dengan lithium kobalt oksida untuk elektroda positif. Ada juga kawat tembaga berlapis graift untuk elektroda negatif. Kawat ini dibungkus dengan pelapis khusus untuk mencegah terjadi hubungan arus pendek.

Peneliti menemukan seiring bertambahnya panjang serat, resistansi internalnya berkurang. Kemudian, mereka juga merancang proses industri untuk menghasilkan baterai serat yang panjangnya beberapa meter dan bisa ditenun jadi tekstil.

Menariknya, bahan ini bisa mempertahankan 90,5 persen dari kapasitasnya setelah mengalami 500 putaran charge-discharge. Yang menarik, tekstil baterai bisa bekerja dengan baik, bahkan ketika dilipat, dicuci dengan air, dan ditusuk dengan pisau.

2 dari 5 halaman

Masih Perlu Diteliti Lebih Lanjut

Kepada Thepaper.cn, ketua tim peneliti, Peng Huisheng, mengatakan kepadatan energi serat ini memiliki energi yang masih kalah dari baterai konvensional.

“ Namun, dengan pendanaan dan dukungan teknis yang memadai, jenis bahan ini bisa digunakan secara komersial dalam dua hingga lima tahun,” kata Huisheng.

Kepadatan energi 85 watt jam per kilogram dan baterai sepanjang 1 meter bisa memberikan pasokan daya berkelanjutan untuk perangkat elektronik wearable, seperti smartphone, gelang, monitor detak jantung, dan oksimeter darah.

“ Banyak fungsi baterai lithium ion serat yang bisa dipakai dan telah direalisasikan. Tapi, masih ada jalan panjang untuk mempromosikan yang sebenarnya,” kata dia.

3 dari 5 halaman

Tak Cuma Top Up Saldo Kartu Tol, Ini Fungsi Lain NFC di Smartphone

Dream – Siapa di antara Sahabat Dream yang menganggap fitur NFC (Near Field Communication) di smartphone hanya untuk transaksi mengisi saldo uang elektronik? Ternyata fungsi NFC jauh lebih banyak dari yang kamu bayangkan lho.  

Di era modern, smartphone atau ponsel cerdas memang dituntut bisa memenuhi kebutuhan penggunanya. Selain tampil eye-catching melalui desain dan warna yang menawan, ponsel cerdas juga multifungsi.

Meski masih banyak yang hanya melihat fitur kamera atau kecepatan RAM, sebagian pengguna smartphone juga mulai membutuhkan kemudahan dan kepraktisan dalam hal transfer data dan melakukan transaksi secara digital. Fasilitas inilah yang tersedia melalui NFC.

 

© Dream

 

Dikutip dari keterangan tertulis Oppo Indonesia, Jumat 23 Juli 2021, para produsen smartphone mulai menyematkan NFC seperti juga dilakukan perusahaan pada smartphone seri R17 Pro dan Oppo Reno6.

Cara kerja NFC sebenarnya bisa digambarkan secara simpel. NFC menggunakan induksi elektromagnetik untuk mengirim dan menerima data melalui gelombang radio dengan kecepatan tinggi ketika memegang ponsel berdekatan satu sama lain.

Untuk mengaktifkan NFC, masuk ke menu Settings> Connection & Sharing, lalu aktifkan NFC. Hal ini harus secara otomatis mengaktifkan Android Beam untuk memungkinkan transfer data via NFC.

Lalu apa saja sih yang bisa kamu lakukan dengan fitur NFC?

4 dari 5 halaman

Bagikan Kontak dan Kirim Dokumen

Pertama: Berbagi nomor kontak.

NFC memungkinkan pengguna untuk mengirim nomor ponsel dan detail kontak ke ponsel lain tanpa harus memasukkan detail secara manual. Kamu cukup membuka “ Kontak” yang ingin dibagikan, lalu sentuh ponsel secara bersamaan. Pilih untuk mengirim. Kontak yang dikirim akan disimpan di daftar kontak perangkat lain.

Kedua: Mengirim gambar dan video

Kamu bisa membuka “ Gambar” di aplikasi gambar. Kemudian, tempatkan punggung perangkat bersamaan. Tekan “ Kirim” ketika diminta.

Ketiga, mengirim dokumen

Kalau ingin kirim buku online, PDF, atau dokumen lain, kamu bisa menggunakan Android Beam. Temukan dokumen di ponselmu. Buka menu Setting dan pilih Share > Android Beam. Dekatkan kedua perangkat, lalu tekan Kirim/ Send ketika diminta.

5 dari 5 halaman

Bayar Transaksi dengan Smartphone

Keempat, membagikan aplikasi

Kamu tak bisa mengirim aplikasi secara langsung ke ponsel orang lain. Namun, saat membuka aplikasi dan menyentuhkan ponsel secara bersamaan, kamu bisa mengarahkannya untuk membuka aplikasi PlayStore.

Dengan begitu, mereka bisa mengunduh dan memasangnya sendiri. Jika ponsel lain sudah memiliki aplikasi yang di-install, kamu dapat membukanya dengan mengirimkannya dari ponselmu.

Kelima, membayar melalui ponsel

Kamu harus mengunduh dan memasang Google Pay terlebih dahulu untuk melakukan pembayaran melalui ponsel yang memiliki NFC.

Pasang aplikasinya dan pastikan detail pembayaran anda disimpan, kemudian pegang ponselmu di dekat alat pindai pembayaran dan tekan Bayar untuk membayar. Kamu dapat melakukan pembayaran dengan menekan bagian belakang ponsel dengan perangkat apa pun dengan logo pembayaran.

Perlu diingat, kamu harus berhati-hati dan mematikan NFC saat tidak digunakan. Tujuannya agar menghemat baterai dan menghindari risiko keamanan.

Beri Komentar