TikTok Terancam Dilarang di Amerika

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 1 Agustus 2020 18:15
TikTok Terancam Dilarang di Amerika
Trump berdalih TikTok membahayakan keamanan AS.

Dream - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat kebijakan mengejutkan tentang nasib TikTok. Platform video pendek populer ini dilarang beroperasi di Negeri Paman Sam.

Kebijakan terbaru Trump ini dikhawatirkan bakal menggagalkan potensi akusisi Microsoft yang ingin membeli aplikasi ini dari perusahaan China yang menjadi induk usahanya.

" Karena kekhawatiran terhadap TikTok, kamu melarang mereka di AS," kata Trump kepada reporter saat hendak menaiki pesawat Air Force One.

Orang Nomor Satu AS itu mengatakan bisa melakukan kekuatan kebijakan ekonomi darurat atau perintah eksekutif terkait keputusannya tersebut. Namun tak dijelaskan perintah seperti apa yang akan dibuat.

" Saya punya otoritas itu," kata Trump.

 

1 dari 1 halaman

Dikabarkan Mau Dibeli Microsoft

Sebelumnya, publik AS menyoroti pemerintah AS yang dikabarkan diperintakan untuk menandatangani pembelian ByteDanse, perusahaan China yang memiliki platform sosial media, untuk menjual bisnis TikTok di AS. Isu ini berhembus dari seorang narasumber anonim yang mengetahui hal tersebut.

Langkah ini bertujuan untuk menyelesaikan persoalan kepemilikan saham asing di TikTok yang bisa membahayakan keamanan nasional.

Sebelumnya, Menteri Keuangan As, Steven Mnuchin mengatakan pemerintah AS akan mengeluarkan hasil penelitian terhadap keamanan nasional dari TikTok. Pemerintah AS juga menyaipkan sebuah rekomendasi kebijakan baru kepada Trump.

ByteDance telah diminta untuk mengubah struktur perusahaan dan dilaporkan tengah mencari peluang untuk menjual kepemilikan saham mayoritasnya di TikTok.

Kabar beredar menyebutkan Microsoft tengah dalam pembicaraan untuk mengakuisisi TikTok menurut laporan The New York Times. Manajemen Microsoft sendiri enggan berkomentar terkait hal itu.

Beri Komentar