Peneliti Temukan Air Laut di Jakarta Tercemar Paracetamol

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 1 Oktober 2021 13:36
Peneliti Temukan Air Laut di Jakarta Tercemar Paracetamol
Ada dua lokasi yang tercemar limbah paracetamol yang tinggi.

Dream – Sebuah penelitian awal yang dimuat jurnal Science Direct menemukan kondisi mengejutkan tentang kondisi perairan di Teluk Jakarta dan pantai utara Jawa Tengah. Di kedua lokasi tersebut peneliti menemukan air yang sudah tercemar berbagai limbah salah satunya paracetamol.

Dalam abstract dari jurnal yang dimuat Science Direct, diketahui para peneliti meneliti kandungan air laut yang dihimpun dari 5 lokasi, yaitu 4 titik di Teluk Jakarta dan 1 titik di pantai utara Jawa Tengah.

“ Hasilnya menunjukkan parameter nutrisi melebihi baku mutu air laut Indonesia,” tulis para peneliti di jurnal tersebut.

Selain tercemar kandungan farmasi, air laut ini juga mengandung beberapa logam lainnya.

Yang menarik, terdapat kandungan paracetamol tinggi di dua lokasi, yaitu Angke dengan kadar 610 ng/L dan Ancol 420 ng/L. Kandungan paracetamol ini lebih tinggi dari titik-titik lainnya.

“ Sampai saat ini, ini adalah studi pertama yang melaporkan keberadaan paracetamol (acetaminophen) di perairan di sekitar Indonesia,” tulis para peneliti.

1 dari 4 halaman

Berdampak kepada Peternakan Kerang dan Lingkungan

Mereka menyebut konsentrasi cemaran yang tinggi ini bisa meningkatkan risiko kerusakan lingkungan, terutama peternakan kerang.

Para peneliti juga mengungkap bahwa perlu ada penelitian lebih lanjut tentang temuan yang mengejutkan ini.

Sekadar informasi, penelitian air laut itu dilakukan oleh Wulan Kougouw, Zainal Arifin, George W. J Olivier, dan Corina Ciocan. Para peneliti ini berasal dari School of Pharmacy and Biomolecular Science dan Center for Aquatic Enviroment, University of Brighton, Inggris, serta Research Center for Oceanography, Indonesia Institite of Science, Indonesia.

Para peneliti juga mengakui data awal penelitian ini masih harus ditelaah lebih lanjut untuk bisa memastikan kandungan zat di kelima titik perairan tersebut. 

2 dari 4 halaman

Geger Foto Mahluk Misterius Mirip 'Naga Laut' dan 'Kraken' di Dasar Samudera

Dream - Seorang pengguna Google Maps melihat bentuk misterius di bawah laut yang diyakini sebagai 'naga laut' di situs populer. Usai diposting di media sosial Reddit, penemu menuliskan " Penemuan Naga Laut" menyertai postingannya.

Sontak foto tersebut mengundang perhatian warganet. Meskipun banyak yang tidak yakin akan penemuan misterius itu.

Ada salah satu netizen yang menyebutkan bahwa mahluk itu lebih mirip ular daripada seekor naga. Alih-alih hewan, netizen lain menyebut benda misterius itu adalah sebuah batu.

" Keren lebih mirip ular menurut saya," ucap salah satu pengguna, dikutip dari laman dailystar.co.uk.

" Itu batu," timpal pengguna lain.

3 dari 4 halaman

Penemuan Mahluk Mengerikan

Ilustrasi© Reddit.com

Pengunggah foto mendapat penolakan dari banyak pengguna medsos. Namun ia tetap meyakini bahwa apa yang ditemukannya lewat Google Maps tersebut merupakan seekor naga laut.

Temuan aneh sebelumnya juga datang dari seseorang yang menemukan mahluk misterius dari rekaman satelit Google Maps. Seseorang, sebelumnya juga mengunggah gambar mengerikan yang ia sebut sebagai 'kraken'.

Perlu diketahui Kraken adalah monster laut dari mitologi Yunani yang kabarnya memiliki ukuran dan kekuatan yang luar biasa.

Pengunggah foto kraken tersebut mengira temuan aneh itu bisa jadi adalah Cthulhu, yang merupakan gambaran fiksi yang berbentuk seperti gurita raksasa yang hidup di bawah Samudra Pasifik.

4 dari 4 halaman

Reaksi Heboh Warganet

Ilustrasi© Google.com

Pengunggah pun menuliskan caption yang mengundang perhatian warganet. Ia menanyakan apakah mahluk itu paus, kraken atau Cthulhu.

" Saya tidak tahu persis bagaimana Google merekam objek tertentu melalui satelit atau apakah ada kasus gangguan vulkanik yang tercatat, tetapi ini tampaknya bukan jenis kapal apa pun dan panjangnya melebihi paus biru. Biarkan aku tahu apa yang kalian pikirkan!" tulis pengunggah.

Beberapa warganet pun mengira gambar itu menunjukkan sebuah batu, sementara yang lain melontarkan pendapatnya bahwa itu tampak seperti cumi-cumi raksasa vs paus.

Namun banyak juga pengguna internet lainnya memilih mengolok-olok pengunggah karena baterai ponselnya habis.

Beri Komentar