Perlindungan Optimal, Ini Jumlah Sunscreen yang Harus Dipakai

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 3 Februari 2020 13:12
Perlindungan Optimal, Ini Jumlah Sunscreen yang Harus Dipakai
Pemakaian sunscreen tak boleh diabaikan.

Dream - Pemakaian sunscreen sangat dianjurkan untuk mencegah pigmentasi serta tanda penuaan. Sayangnya, tidak sedikit yang mengabaikan pemakaian sunscreen.

Padahal, pemakaian sunscreen pun tidak menjamin kulit terlindungi sepenuhnya dari sinar matahari. Kamu harus memakainya dengan benar untuk bisa mendapatkan perlindungan ekstra.

Sahabat Dream tidak harus memakai sunscreen dengan SPF tinggi jika hanya beraktivitas di dalam ruangan. Cukup gunakan yang mengandung sun protection formula (SPF) 30 atau 50 jika sering terpapar matahari dan polusi.

Setelah itu, gunakan sunscreen setiap 3-4 jam sekali untuk memaksimalkan kembali perlindungannya. Aplikasikan lebih sering ketika sering berkeringat atau luntur akibat cuci muka.

 

1 dari 6 halaman

Perhatikan Formula dan Dosis

Menurut Spesialis Kulit dan Kelamin, Arini Astasari, sunscreen sebaiknya dipakai sebanyak 2 miligram per sentimeter persegi.

" Biasanya, dianjurkan 2 miligram per sentimeter persegi. Tapi, sunscreen itu tergantung formulanya juga. Ada yang cream, lotion dan lain-lain," ungkapnya di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu 2 Februari 2020.

Mungkin terdengar agak sulit untuk menakarnya secara tepat. Secara umum, penggunaan sunscreen berformula cream pada wajah atau leher sebanyak setengah sendok teh.

Pada lengan dan torso sebanyak satu sendok teh. Untuk di kaki sebanyak 2 sendok teh. Takaran ini tidak berlaku untuk sunscreen berformula lotion atau spray.

Baca aturan pakai pada produk jika bingung dengan takarannya. Beberapa produk pun bisa menggunakan takaran yang berbeda-beda. Pakailah dengan jumlah cukup agar lebih aman dan tidak menyebabkan jerawat.

2 dari 6 halaman

Jangan Lupa Pakai Sunscreen dalam Ruangan, Ini Alasannya

Dream - Sunscreen merupakan satu-satunya pelindung kulit dari paparan sinar ultraviolet. Kamu wajib memakainya saat keluar rumah. Namun menurut pakar, pemakaian di dalam ruangan pun diperlukan.

Teknologi dan radiasi berbahaya dari gadget sangat berbahaya bagi kulit. Hal tersebut tentu sangat dekat dengan keseharian kita.

 © Dream

" Meningkatnya ketergantungan digital berhasil mengekspos kulit pada paparan cahaya biru yang berbahaya. Meskipun banyak orang yang telah memahami tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari sinar UVA, tapi mereka belum menyadari efek buruk blue rays pada kulit," kata dokter kulit, Rashmi Sharma seperti dikutip dari Times of India.

3 dari 6 halaman

Cahaya Biru

Cahaya biru merupakan salah satu penyebab masalah kulit utama karena memicu penuaan dini seperti keriput, pengenduran dan hiperpigmentasi. Cahaya biru memiliki kemampuan untuk menembus ke lapisan kulit lebih dalam dibandingkan dengan sinar UVA serta memicu masalah kulit,

Maka dari itu, kamu perlu memakai sunscreen dan melindungi kulit di dalam maupun luar ruangan. " Pastikan menggunakan pelindung cahaya biru pada gadgetmu untuk mengurangi efek buruknya. Gunakan sunscreen meskipun kamu berada di dalam ruangan," sarannya.

Dharma Rajput, seorang pakar kecantikan menyarankan untuk memakai sunscreen berbahan Kaolin clay dan lidah buaya yang mampu menghilangkan kotoran serta memberikan perlindungan sempurna pada kulit.

" Gunakan satu sendok penuh sunscreen organik dengan perlindungan dari sinar UVA dan UVB. Lalu, aplikasikan kembali setiap dua hingga tiga jam," imbuh Rajput.(Sah)

4 dari 6 halaman

Jangan Lupa Gunakan Sunscreen di 4 Area Tubuh Ini

Dream - Setiap wanita pasti sudah tahu bahaya paparan sinar matahari. Saat melihat cuaca sangat terik di luar, kamu akan spontan membuka tas dan mengoleskan tabir surya ke beberapa bagian tubuh yang terkena paparan sinar.

Namun sayangnya masih ada sebagian yang sering lupa bahkan mengabaikannya perawatan tubuh yang penting ini.

Dermatologis asal Los Angeles, Michael Kassardjian menyatakan paparan sinar matahari bisa menyebabkan berbagai masalah kulit seperti terbakar bahkan kanker. 

 shutterstock© shutterstock.com

" Aku telah melihat beberapa bagian kulit pasien yang terkena kanker akibat tidak memakai tabir surya secara rutin atau dipakai kembali setelah luntur," katanya.

Dilansir dari Misskyra, berikut beberapa area tubuh yang harus dipulas tabir surya sebelum beraktivitas.

5 dari 6 halaman

1. Tangan Bagian Atas

Gunakan tabir surya di tanganmu, terutama bagian atas (telapak) karena area tersebut paling sering terpapar sinar matahari.

" Bagian atas tangan sangat rentan terpapar sinar UV dan berpotensi kanker serta penuaan dini," ungkapnya.

Ia juga menyarankan untuk memakai tabir surya yang cukup di pagi hari agar kamu mendapat perlindungan ekstra ketika memakainya kembali.

 shutterstock© shutterstock.com

2. Bibir

Sebaiknya kamu mulai menggunakan lip balm yang mengandung SPF untuk melindungi bibir dari paparan sinar UV. " Bibir seringkali jadi area yang terlewati ketika ingin melindungi kulit dari sinar UV" .

Kanker kulit juga bisa muncul di area bibir. Bahkan kankernya bisa lebih agresif daripada area tubuh lainnya dan membutuhkan perawatan yang lebih serius seperti operasi.

6 dari 6 halaman

3. Dada Bagian Atas

" Area ini sangat penting untuk yang suka berlari," ungkap Dermatologis, Rajani Katta. " Mereka tidak lupa menggunakan tabir surya di wajah, tapi ternyata cukup sulit mengingat pengaplikasian di area dada, terutama bagian atasnya," katanya.

Meski menggunakan T-shirt, tapi dada bagian atas sesekali terpapar sinar matahari. Apalagi kalau sering beraktivitas di luar ruangan.

 shutterstock© shutterstock.com

4. Belakang Leher

Area ini pun kerap terpapar sinar matahari langsung tapi seringkali terlewati ketika memakai tabir surya. Jangan lupa memakai tabir surya yang cukup agar perlindungannya lebih efektif.

" Aku sering menghilangkan sel basal bahkan melanoma dari sisi serta belakang leher, yang mana bisa dicegah dengan pemakaian tabir surya secara rutin," tutup Kassardjian.

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair