Perlukah Menepuk-Nepuk Wajah Saat Memakai Skincare?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 24 Juni 2019 11:43
Perlukah Menepuk-Nepuk Wajah Saat Memakai Skincare?
Tidak hanya perlu memilih produk sesuai jenis kulit, kamu juga perlu memperhatikan cara pengaplikasiannya. Cara pengaplikasian yang kurang tepat akan membuat skincare cepat habis dan kurang efektif.

Dream - Tidak hanya perlu memilih produk sesuai jenis kulit, kamu juga perlu memperhatikan cara pengaplikasiannya.
 
Cara pengaplikasian yang kurang tepat akan membuat skincare cepat habis dan kurang efektif. Hal itu paling sering terjadi ketika mengaplikasikan serum.
 
" Dipakainya diteteskan di ujung jari dan diratakan ke wajah. Kalau dituang ke telapak tangan terlalu besar dan kurang enak dipijat ke wajah," tutur Nilot Messi, Technical Trainer di Gaya Spa Wellness, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. 
 
Beberapa produk skincare dianjurkan untuk ditepuk-tepuk saat memakainya. Namun hal tersebut tidak perlu dilakukan ketika memakai serum.
 
" Ditepuk-tepuk itu hanya kebiasaan supaya serumnya cepat menyerap. Tapi, serum yang bagus sangat cepat menyerap. Kalau lama, nggak bisa dibilang serum," katanya.
 
Jadi, Messi hanya menyarankan untuk menepuk-nepuk beberapa produk yang cukup lama terserap kulit seperti pelembap bertekstur gel atau cream.
 
Terutama jika kamu ingin menimpa produk itu dengan yang lainnya agar skincare dapat bekerja efektif.
 
" Produknya harus ditunggu sampai meresap baru boleh ditimpa produk lain. Makanya, kadang nggak efektif karena cara pakainya salah," tambahnya. (ism) 
 

1 dari 4 halaman

7 Bahan Skincare Ini Tidak Bisa Dipakai Bersamaan

Dream - Setiap harinya skincare baru selalu bermunculan. Semuanya menjanjikan efek yang sempurna. Akhirnya, kamu pun tertarik untuk mencobanya.

Tapi, tahukah kamu beberapa skincare tidak boleh dipakai bersamaan? Bahan-bahan itu bisa menyebabkan ruam maupun jerawat ketika dicampur.   Jadi setelah membeli produk baru, perhatikan bahan berikut yang tidak boleh dipakai bersamaan.
1. Vitamin C dan Retinol

Vitamin C dapat mencerahkan kulit, sementara retinol bisa menghilangkan tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis halus. Tapi jika kamu mencampurkan keduanya, kulitmu akan iritasi dan sensitif.   Cobalah menggunakan produk yang mengandung Vitamin C di siang hari dan retinol di malam hari untuk menjaga kesehatan kulit.

2 dari 4 halaman

Jangan Bersamaan

2. Benzoil Peroksida dan Hidrokuinon  

  #HOTD: Gaya Hijab Sporty Nabila Fatin Kamilasari

Hidrokuinon biasanya digunakan dalam produk yang dapat membantu menghilangkan hiperpigmentasi.   

Sedangkan Benzoil Peroksida sering ditemukan dalam produk yang mampu menghilangkan jerawat dan bakteri penyebabnya.  

Memakai kedua bahan ini secara bersamaan akan sangat berbahaya bagi kulit, jadi bagi waktu untuk menggunakannya.

3 dari 4 halaman

3. Vitamin C dan Asam Alfa Hidroksi [AHA]  

  Gaya hijab sporty

Seperti sebelumnya, Vitamin C merupakan zat pencerah yang juga berfungsi sebagai asam. Sedangkan AHA dan BHA juga mengandung asam. Ketika kedua zat asam ini dicampur, ada reaksi yang buruk dan kamu tidak akan merasakan efek positif dari Vitamin C maupun AHA.

4 dari 4 halaman

4. Asam Glikolat dan Asam Salisilat

Kedua asam ini dikenal karena mampu mengontrol produksi minyak di wajah. Ketika digunakan secara terpisah, mereka dapat menghilangkan minyak berlebih dan sebum dari kulit.   Namun saat digunakan bersamaan, mereka menjadi sangat kuat sehingga akan menyebabkan pengelupasan kulit. Jadi gunakan salah satu di pagi hari, dan yang lainnya di malam hari.
 

(ism, Sumber: misskyra.com)

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham